Tingkat Kepuasan Kinerja Prabowo Menurun, Dasco: Jadi Bahan Evaluasi Jika Sesuai Keadaan

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:44 WIB
Tingkat Kepuasan Kinerja Prabowo Menurun, Dasco: Jadi Bahan Evaluasi Jika Sesuai Keadaan
Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Dasco menanggapi survei SMRC di Kompleks Parlemen Jakarta yang menunjukkan kepuasan publik terhadap Prabowo sebesar 51,1 persen.
  • Gerindra mempelajari dan mengkaji berbagai data survei tersebut sebagai bahan masukan penting untuk mengevaluasi kinerja pemerintah.
  • Pemerintah diharapkan mengambil langkah antisipasi yang tepat apabila hasil kajian survei terbukti relevan dengan situasi di masyarakat.

Suara.com - Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, memberikan respons terkait hasil survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden RI Prabowo Subianto berada di angka 51,1 persen.

Dasco menyatakan bahwa pihaknya telah mencatat hasil survei tersebut, termasuk survei-survei lain yang beredar di media massa.

Ia menegaskan bahwa data-data tersebut sedang dipelajari secara internal.

"Ya ada beberapa survei, misalnya SMRC, kemudian Pak Burhanuddin Muhtadi yang dipublish melalui melalui media massa," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/7/2026).

"Nah, tentunya kami juga sedang mempelajari, juga kami kaji, dan tentunya juga hasil survei juga itu adalah berupa masukan-masukan yang nantinya kita akan komparasikan dan kami berharap pihak pemerintah dalam hal ini kemudian mengimbangi apabila memang hasil kajiannya ada beberapa hal yang kemudian memang terjadi pada saat ini, demikian," katanya menambahkan.

Prabowo Jajal Perdana KA Nusantara Explorer. (Suara.com/Novian)
Prabowo Jajal Perdana KA Nusantara Explorer. (Suara.com/Novian)

Dasco menjelaskan, bahwa hasil survei tersebut merupakan masukan penting bagi pemerintah untuk melihat realita yang ada di tengah masyarakat.

Ia menekankan pentingnya langkah antisipasi dari pihak pemerintah jika hasil kajian tersebut terbukti relevan dengan situasi terkini.

Saat ditanya mengenai apakah hasil survei ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kinerja pemerintah ke depan, Wakil Ketua DPR RI ini memberikan konfirmasi.

"Iya, kalau memang hasil kajiannya kan ada yang kemudian memang sesuai dengan keadaan pada saat itu," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:17 WIB

Guru TK Se-Indonesia Ngadu ke Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK

Guru TK Se-Indonesia Ngadu ke Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:04 WIB

Ngaku Baru Tahu Negara Bocor Setelah Jadi Presiden, Prabowo Dinilai Cuma Omon-omon Tanpa Solusi

Ngaku Baru Tahu Negara Bocor Setelah Jadi Presiden, Prabowo Dinilai Cuma Omon-omon Tanpa Solusi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:12 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

SPBUN-SGN Temui Dasco, Apresiasi DPR Fasilitasi Mediasi Buruh dengan Manajemen

SPBUN-SGN Temui Dasco, Apresiasi DPR Fasilitasi Mediasi Buruh dengan Manajemen

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:56 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×