Ratusan Guru di Jawa Timur Belajar AI dan Literasi Keuangan, Siap Hadapi Era Digital

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Ratusan Guru di Jawa Timur Belajar AI dan Literasi Keuangan, Siap Hadapi Era Digital
Kumpul Seru Guru Jago yang digelar Suara.com bersama Bank Jago di Kota Pahlawan, Sabtu (1/8/2026).
baca 10 detik
  • Suara.com dan Bank Jago menggelar pelatihan bagi ratusan guru Jawa Timur di Surabaya pada 1 Agustus 2026.
  • Pelatihan ini bertujuan membekali para pendidik dengan keterampilan literasi digital, kecerdasan buatan, serta pemahaman keuangan yang baik.
  • Para peserta mendapatkan materi penting mengenai pemanfaatan teknologi modern dan strategi evaluasi kesehatan keuangan pribadi secara bijak.

Suara.com - Transformasi digital telah mengubah cara belajar, bekerja, hingga mengelola keuangan. Perubahan tersebut dinilai berlangsung jauh lebih cepat dibanding kemampuan sebagian masyarakat dalam beradaptasi, termasuk di lingkungan pendidikan, sehingga ratusan guru dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur memadati acara Kumpul Seru Guru Jago yang digelar Suara.com bersama Bank Jago di Kota Pahlawan, Sabtu (1/8/2026).

Forum ini menjadi ajang membekali para pendidik dengan kemampuan literasi digital, kecerdasan buatan (AI), dan literasi keuangan agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman yang semakin cepat.

Peserta datang dari Jember, Kediri, Mojokerto, Tulungagung, Ponorogo, Probolinggo, Ngawi, Pasuruan, Surabaya, Lamongan, Madiun, hingga Sidoarjo. Sebagian rela berangkat sejak tengah malam demi mengikuti pelatihan yang menghadirkan praktisi media, pakar keuangan, dan komunitas pendidikan tersebut.

Sebagai pembuka, pesan disampaikan CEO Suara.com, Suwarjono, saat membuka pelatihan literasi digital dan literasi keuangan bagi ratusan guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Jawa Timur di Surabaya.

Kumpul Seru Guru Jago yang digelar Suara.com bersama Bank Jago di Kota Pahlawan, Sabtu (1/8/2026).
Kumpul Seru Guru Jago yang digelar Suara.com bersama Bank Jago di Kota Pahlawan, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Suwarjono, perubahan perilaku generasi muda akibat perkembangan teknologi kini menjadi tantangan terbesar dunia pendidikan. Anak-anak yang lahir di era digital sudah sangat akrab dengan gawai, media sosial, dan teknologi berbasis internet sehingga metode pembelajaran lama tidak lagi cukup efektif.

"Kalau kita tidak mengikuti perkembangan teknologi, ini akan menjadi persoalan serius. Anak-anak sekarang belajar jauh lebih cepat melalui gadget daripada yang kita bayangkan," ujarnya.

Ia menilai guru harus segera bertransformasi agar mampu mengikuti pola belajar generasi digital yang lebih visual, serba instan, dan terbiasa mencari informasi secara mandiri melalui internet.

Suwarjono menegaskan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan alat kerja yang wajib dipahami tenaga pendidik.

Menurutnya, AI bukan hadir untuk menggantikan manusia, tetapi membantu menyelesaikan pekerjaan secara jauh lebih cepat dan efisien.

baca juga

"Orang yang tidak memakai AI nantinya akan dilibas oleh mereka yang menggunakan AI. Bukan karena AI menggantikan manusia, tetapi karena produktivitas mereka menjadi jauh lebih tinggi," tegasnya.

Ia menjelaskan berbagai pekerjaan guru seperti menyusun materi pembelajaran, membuat presentasi, menyusun administrasi hingga mencari referensi kini dapat dipercepat menggunakan berbagai platform AI.

Meski demikian, ia mengingatkan hasil AI tidak boleh langsung dipercaya sepenuhnya. Guru tetap harus melakukan verifikasi, pengecekan fakta, serta menambahkan konteks lokal yang tidak dimiliki mesin.

"AI tidak pernah 100 persen benar. Pengalaman, empati, dan nilai-nilai yang dimiliki guru tetap tidak bisa digantikan oleh teknologi," katanya.

Literasi Keuangan Sama Pentingnya dengan Literasi Digital

Selain penguasaan teknologi, Suwarjono juga menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat, termasuk guru.
Ia mengatakan literasi keuangan tidak hanya sebatas mengamankan uang, tetapi juga memahami cara memperoleh pendapatan, mengelolanya secara sehat, hingga mengembangkan investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Umum TP PKK Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Bantuan untuk Siswa dan Guru di Biak Numfor

Ketua Umum TP PKK Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Bantuan untuk Siswa dan Guru di Biak Numfor

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Sudah Medical Check Up, Tapi Kapan Terakhir Kali Melakukan Financial Check Up?

Sudah Medical Check Up, Tapi Kapan Terakhir Kali Melakukan Financial Check Up?

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Terkini

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

Mendagri Beri Penghargaan untuk Empat Kategori Pelayanan Daerah Regional Maluku dan Nusa Tenggara

Mendagri Beri Penghargaan untuk Empat Kategori Pelayanan Daerah Regional Maluku dan Nusa Tenggara

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

Takut Diburu Polisi Usai Hajar Pak Ogah hingga Luka Parah, Satu Pelaku Menyerah Diantar Kakak

Takut Diburu Polisi Usai Hajar Pak Ogah hingga Luka Parah, Satu Pelaku Menyerah Diantar Kakak

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 10:10 WIB

6 Zodiak yang Perlu Ekstra Sabar saat Berteman Dekat dengan Gemini

6 Zodiak yang Perlu Ekstra Sabar saat Berteman Dekat dengan Gemini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:10 WIB

Krisis Air Bersih Meluas, 27.180 Warga Karawang Terdampak Kekeringan

Krisis Air Bersih Meluas, 27.180 Warga Karawang Terdampak Kekeringan

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 10:02 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz Jika Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Lengser

Iran Mau Buka Selat Hormuz Jika Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Lengser

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:01 WIB

Masih Ada yang Belum Dapat Bantuan, Penyaluran Jadup Korban Bencana di Tapanuli Tengah Dipercepat

Masih Ada yang Belum Dapat Bantuan, Penyaluran Jadup Korban Bencana di Tapanuli Tengah Dipercepat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:01 WIB

Review Film Resident Evil: Sebuah Adaptasi Terbaik dari Waralaba Gim Horor

Review Film Resident Evil: Sebuah Adaptasi Terbaik dari Waralaba Gim Horor

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 10:00 WIB

Menikmati Film dari Becak Listrik di Becak Drive-in Cinema

Menikmati Film dari Becak Listrik di Becak Drive-in Cinema

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 10:00 WIB

Jelang Pilkades Serentak 2026, Ini Pesan Tegas Kapolres ke Calon Kades

Jelang Pilkades Serentak 2026, Ini Pesan Tegas Kapolres ke Calon Kades

Bekaci | Jum'at, 18 September 2026 | 09:57 WIB

×