- Suara.com dan Bank Jago menggelar pelatihan bagi ratusan guru Jawa Timur di Surabaya pada 1 Agustus 2026.
- Pelatihan ini bertujuan membekali para pendidik dengan keterampilan literasi digital, kecerdasan buatan, serta pemahaman keuangan yang baik.
- Para peserta mendapatkan materi penting mengenai pemanfaatan teknologi modern dan strategi evaluasi kesehatan keuangan pribadi secara bijak.
Suara.com - Transformasi digital telah mengubah cara belajar, bekerja, hingga mengelola keuangan. Perubahan tersebut dinilai berlangsung jauh lebih cepat dibanding kemampuan sebagian masyarakat dalam beradaptasi, termasuk di lingkungan pendidikan, sehingga ratusan guru dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur memadati acara Kumpul Seru Guru Jago yang digelar Suara.com bersama Bank Jago di Kota Pahlawan, Sabtu (1/8/2026).
Forum ini menjadi ajang membekali para pendidik dengan kemampuan literasi digital, kecerdasan buatan (AI), dan literasi keuangan agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman yang semakin cepat.
Peserta datang dari Jember, Kediri, Mojokerto, Tulungagung, Ponorogo, Probolinggo, Ngawi, Pasuruan, Surabaya, Lamongan, Madiun, hingga Sidoarjo. Sebagian rela berangkat sejak tengah malam demi mengikuti pelatihan yang menghadirkan praktisi media, pakar keuangan, dan komunitas pendidikan tersebut.
Sebagai pembuka, pesan disampaikan CEO Suara.com, Suwarjono, saat membuka pelatihan literasi digital dan literasi keuangan bagi ratusan guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Jawa Timur di Surabaya.

Menurut Suwarjono, perubahan perilaku generasi muda akibat perkembangan teknologi kini menjadi tantangan terbesar dunia pendidikan. Anak-anak yang lahir di era digital sudah sangat akrab dengan gawai, media sosial, dan teknologi berbasis internet sehingga metode pembelajaran lama tidak lagi cukup efektif.
"Kalau kita tidak mengikuti perkembangan teknologi, ini akan menjadi persoalan serius. Anak-anak sekarang belajar jauh lebih cepat melalui gadget daripada yang kita bayangkan," ujarnya.
Ia menilai guru harus segera bertransformasi agar mampu mengikuti pola belajar generasi digital yang lebih visual, serba instan, dan terbiasa mencari informasi secara mandiri melalui internet.
Suwarjono menegaskan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan alat kerja yang wajib dipahami tenaga pendidik.
Menurutnya, AI bukan hadir untuk menggantikan manusia, tetapi membantu menyelesaikan pekerjaan secara jauh lebih cepat dan efisien.
"Orang yang tidak memakai AI nantinya akan dilibas oleh mereka yang menggunakan AI. Bukan karena AI menggantikan manusia, tetapi karena produktivitas mereka menjadi jauh lebih tinggi," tegasnya.
Ia menjelaskan berbagai pekerjaan guru seperti menyusun materi pembelajaran, membuat presentasi, menyusun administrasi hingga mencari referensi kini dapat dipercepat menggunakan berbagai platform AI.
Meski demikian, ia mengingatkan hasil AI tidak boleh langsung dipercaya sepenuhnya. Guru tetap harus melakukan verifikasi, pengecekan fakta, serta menambahkan konteks lokal yang tidak dimiliki mesin.
"AI tidak pernah 100 persen benar. Pengalaman, empati, dan nilai-nilai yang dimiliki guru tetap tidak bisa digantikan oleh teknologi," katanya.
Literasi Keuangan Sama Pentingnya dengan Literasi Digital
Selain penguasaan teknologi, Suwarjono juga menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat, termasuk guru.
Ia mengatakan literasi keuangan tidak hanya sebatas mengamankan uang, tetapi juga memahami cara memperoleh pendapatan, mengelolanya secara sehat, hingga mengembangkan investasi.
Fenomena generasi muda yang mampu memperoleh penghasilan tambahan melalui teknologi digital menjadi bukti bahwa peluang ekonomi kini semakin luas.
Namun di sisi lain, kemudahan teknologi juga menghadirkan ancaman berupa pinjaman online hingga investasi yang tidak dipahami risikonya.
"Jangan sampai HP hanya digunakan mencari utang lewat pinjaman online. Teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan, bukan menambah beban keuangan," ujarnya.
Bank Jago Ajak Guru Cek Kesehatan Keuangan
Dalam kesempatan yang sama, Certified Financial Planner Bank Jago, Andina Ratri Aryani, mengajak para guru mengevaluasi kondisi keuangan pribadi melalui serangkaian indikator sederhana.
Ia meminta peserta menilai apakah sudah memiliki anggaran bulanan, dana darurat, investasi rutin, tabungan pensiun, perlindungan asuransi, hingga sumber pendapatan tambahan.
Menurut Andina, besarnya pendapatan belum tentu mencerminkan tingkat kesejahteraan seseorang.
Ia memberi ilustrasi dua orang guru dengan penghasilan berbeda.
Guru pertama memperoleh penghasilan Rp10 juta tetapi seluruh pendapatannya dialokasikan untuk kebutuhan dan investasi produktif. Sementara guru kedua memperoleh Rp7 juta dengan pengeluaran Rp5 juta sehingga masih memiliki sisa uang tunai.
"Belum tentu yang memiliki sisa uang lebih banyak adalah yang lebih kaya. Kekayaan ditentukan oleh bagaimana aset bertumbuh, bukan sekadar berapa uang yang tersisa setiap bulan," jelasnya.
Ia juga mengingatkan guru untuk tidak mudah tergoda belanja impulsif melalui platform digital maupun fasilitas kredit konsumtif.
Menurutnya, kemampuan mengelola arus kas, membangun dana darurat, berinvestasi secara rutin, dan menciptakan sumber pendapatan tambahan menjadi fondasi penting dalam mencapai kesehatan finansial.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas guru menghadapi tantangan era digital, sekaligus membekali mereka dengan pemahaman mengenai kecerdasan buatan dan pengelolaan keuangan yang sehat agar mampu menjadi pendidik sekaligus teladan di tengah perubahan zaman.
Tak hanya itu, dua praktisi media, Rendy Adrikni Sadikin selaku Head of Community Suara.com dan Chandra Iswinarno selaku Coordinator Local Media Community turut serta mengisi sesi dalam acara ini.
Sementara itu, beberapa peserta yang hadir cukup antusias hingga acara ini usai, terlebih lagi beberapa nama mendapatkan door prize yang sangat menarik, diantaranya Ayuning Nazirit, Diah, Siti Qoiriyah, Subari, Hendra Suhermawati, Miftahul Arifin, Aprilia Mahtuhasari.