Karyawan Koperasi di Tangerang Disekap-Ditelanjangi Bos, Disuruh Berbuat Tak Senonoh

Bangun Santoso

Senin, 03 Agustus 2026 | 19:06 WIB
Karyawan Koperasi di Tangerang Disekap-Ditelanjangi Bos, Disuruh Berbuat Tak Senonoh
Ilustrasi penyekapan. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Polresta Tangerang menyelidiki laporan dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap karyawan berinisial PG sejak akhir Juli 2026.
  • Peristiwa terjadi di Panongan setelah korban ingin mengundurkan diri dan mengembalikan seluruh aset kepada perusahaan koperasi.
  • Korban mengalami luka serius, pengeroyokan, serta pelecehan seksual selama kejadian yang kini ditangani Unit PPA Satreskrim.

Suara.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten, tengah menangani dan menyelidiki laporan dugaan kasus penyekapan disertai penganiayaan terhadap seorang pria berinisial PG (25), sebagai karyawan di salah satu Perusahaan Koperasi Simpan Pinjam di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Penanganan perkara ini dilakukan sebagai tindak lanjut pelaporan Polisi atas dasar viralnya sebuah konten di media sosial (medsos) terkait aksi kekerasan disertai pelecehan yang diduga dialami seorang karyawan sejak 28 Juli 2026.

Kepala Seksi Humas Polresta Tangerang Ipda Tri Leksono di Tangerang, Senin mengatakan bahwa bahwa penanganan perkara tersebut saat ini telah masuk ke Unit PPA Satreskrim. Di mana, tim penyidik akan menindak secara profesional, proporsional, transparan, dan akuntabel.

"Dari pihak kepolisian, Polresta Tangerang sudah menerima laporan tersebut. Dan TKP terjadi di wilayah Panongan sekira tanggal 28 sampai 29 Juli," katanya.

Ia mengungkapkan, kini polisi telah melakukan tahapan penyelidikan awal dengan memeriksa dan memintai keterangan terhadap korban sebagai dasar upaya pengungkapan pada perkara yang ditanganinya.

"Dari pihak kami sudah melakukan mengambil dan wawancara kepada korban, ini dilakukan sebagai mengambil keterangan awal atas kejadian itu," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Tri bilang, untuk kronologi maupun motif atas dugaan aksi penyekapan hingga penganiayaan terhadap karyawan seperti apa yang telah muncul di jagat media sosial.

Pihaknya masih belum bisa memberikan penjelasan, pasalnya hal ini masih dalam proses pendalaman keterangan korban oleh penyidik.

Namun demikian, jajarannya menegaskan akan menangani kasus tersebut secara profesional dan terang benderang sesuai fakta yang ditemukan nantinya.

baca juga

"Kita untuk itu masih proses penyelidikan, karena di situ juga kita belum mendapat keterangan jelas. Ibaratnya dari keterangan kronologinya kita belum mendapati pastinya itu dia bekerja di koperasi apa," ukap dia.

Sementara itu, Kuasa hukum korban, Risman Harefa mengatakan bahwa kliennya telah mengadukan sepenuhnya ke polisi atas insiden dugaan penyekapan dan penyiksaan yang terjadi pada 28-29 Juli 2026, selama lima jam lebih, sejak pukul 23.00 WIB hingga pukul 04.30 WIB.

"Kami berharap klien kami mendapat keadilan. Karena selain dikeroyok, korban juga ditelanjangi dan dipaksa melakukan hal yang tidak senonoh," ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil keterangan resmi dari kliennya bahwa awal mula dugaan penyiksaan hingga penyekapan itu didasari atas pengunduran diri korban kepada atasannya sekaligus mengembalikan seluruh aset perusahaan. Namun bukannya diperbolehkan pulang, korban justru ditahan oleh atasannya.

"Korban mengundurkan diri, menyampaikan kepada bosnya dan mengembalikan aset. Namun saat itu bosnya tidak langsung menerima, melainkan orangnya ditahan dulu untuk menunggu karyawan lain sambil mereka mengkonsumsi minuman keras," terangnya.

Risman menyebut, atas tindakan kekerasan yang diterima korban pun mengalami luka yang cukup serius.

Selain memar korban juga diduga menjadi korban pelecehan seksual dan hasil pemeriksaan dokter juga menemukan dugaan pecah pembuluh darah kecil di bagian otak.

"Korban disuruh video call istrinya. Pada saat disuruh itu dia dikasih handphone untuk menonton film. Dan aksi itu sudah tersebar luas di Medos," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekerasan Seksual Siswi di Bali, Sekolah Harus Pasang CCTV hingga Larang Guru Berduaan dengan Murid

Kekerasan Seksual Siswi di Bali, Sekolah Harus Pasang CCTV hingga Larang Guru Berduaan dengan Murid

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih

Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:15 WIB

Diupah 50.000 Ringgit, Pilot Malaysia Nyabu Saat Terbangkan Pesawat dari Kuala Lumpur ke Jakarta

Diupah 50.000 Ringgit, Pilot Malaysia Nyabu Saat Terbangkan Pesawat dari Kuala Lumpur ke Jakarta

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:23 WIB

Diringkus Polisi! Pemuda 20 Tahun Pelaku Pelecehan di Karawaci Tak Berkutik Usai Videonya Viral

Diringkus Polisi! Pemuda 20 Tahun Pelaku Pelecehan di Karawaci Tak Berkutik Usai Videonya Viral

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:23 WIB

Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi

Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:59 WIB

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa

Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Digelar Selasa Depan, Ini Susunan Hakim Sidang Eks Menag Yaqut

Digelar Selasa Depan, Ini Susunan Hakim Sidang Eks Menag Yaqut

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Robert Budi Hartono Jadi Pengendali Baru, Ini Daftar Pemegang Saham BCA

Robert Budi Hartono Jadi Pengendali Baru, Ini Daftar Pemegang Saham BCA

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:18 WIB

BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap

BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Ratusan Pedagang STC Demo HGB Ruko, Wali Kota Pekanbaru Angkat Bicara

Ratusan Pedagang STC Demo HGB Ruko, Wali Kota Pekanbaru Angkat Bicara

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!

Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:07 WIB

Karyawan Koperasi di Tangerang Disekap-Ditelanjangi Bos, Disuruh Berbuat Tak Senonoh

Karyawan Koperasi di Tangerang Disekap-Ditelanjangi Bos, Disuruh Berbuat Tak Senonoh

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Penampakan Polisi Bersenjata Lengkap Jelang Kick Off Indonesia vs Vietnam Jadi Sorotan Media Asing

Penampakan Polisi Bersenjata Lengkap Jelang Kick Off Indonesia vs Vietnam Jadi Sorotan Media Asing

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit

Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×