“Ini semua berkat bimbingan guru-guru SRMA 26 Makassar, baik wali asuh maupun wali asrama, terutama guru pembimbing Bahasa Indonesia saya. Saya berharap ke depan dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Muh. Amirullah yang mengaku sempat tidak menyangka mampu meraih medali emas pada kompetisi Matematika tingkat provinsi.
“Saya sangat kaget dengan hasilnya karena soalnya begitu rumit. Namun saya mampu meraih medali emas berkat bimbingan guru-guru, khususnya Ibu Kiki sebagai guru Matematika. Harapan saya, kemampuan matematika saya terus berkembang dan dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Bagi para pendidik, capaian tersebut bukan semata-mata soal medali, melainkan hasil dari proses panjang membangun rasa percaya diri, karakter, dan semangat belajar anak-anak.***