Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:48 WIB
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah
Charina Anggie Simbolon, menjadi salah satu lulusan terbaik atau Sapta Abdi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII. (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Tidak semua prestasi lahir dari jalan yang mulus. Bagi Charina Anggie Simbolon, menjadi salah satu lulusan terbaik atau Sapta Abdi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII merupakan puncak perjalanan panjang yang dipenuhi penolakan, doa, dan keteguhan hati. Perempuan asal Kota Batam, Kepulauan Riau itu berjuang mewujudkan cita-cita ayahnya menjadi seorang perwira.

Anggie lahir dan besar di lingkungan rumah dinas Kodim di Batam. Ayahnya merupakan prajurit TNI Angkatan Darat berpangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu), sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga. Kesederhanaan keluarga membentuknya menjadi pribadi yang selalu bersyukur dan pantang menyerah.

"Saya hidup dan tumbuh dengan kesederhanaan. Orang tua saya menidik saya untuk selalu bersyukur apa pun yang kita miliki," tuturnya saat ditemui di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (31/7/2026).

Di balik kesederhanaan itu, sang ayah menyimpan mimpi yang belum sempat terwujud. Keinginan menjadi seorang perwira akhirnya dititipkan kepada keempat anaknya. "Nak, karena papa tidak bisa, silakan kalian berempat berjuanglah menjadi seorang perwira, apa pun yang kalian mau, sekolah di kedinasan mana pun," ujar Anggie kenang pesan ayahnya.

Perjalanan menuju IPDN tidak berlangsung mudah. Selepas lulus SMA, anak kedua tersebut beberapa kali mengikuti berbagai seleksi, mulai dari Akademi Kepolisian, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan, hingga seleksi IPDN tahun 2021, tetapi belum berhasil. Di tengah kondisi keluarga yang masih harus membiayai adik-adiknya, ia sempat ingin bekerja. Namun, keinginan itu tidak diizinkan sang ayah.

Masa penantian itu membawanya menjadi relawan selama sembilan bulan di sebuah shelter yang mendampingi korban perdagangan manusia maupun kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pengalaman tersebut membuatnya semakin memahami arti perjuangan dan rasa syukur.

"Saya belajar bahwa hidup itu memang penuh perjuangan. Walaupun saya merasa saya gagal, tapi Tuhan tuh masih memberikan saya keluarga yang hangat untuk selalu men-support," ujarnya.

Berbekal pengalaman dan tekad yang kuat, Anggie kembali mengikuti seleksi IPDN pada 2022. Saat hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) muncul di layar komputer dengan nilai memuaskan, air matanya langsung mengalir. "Itu saya nangis. Saya berterima kasih sama Tuhan. Terima kasih Tuhan, mungkin ini memang langkahku untuk banggakan Papa-Mama," terang Anggie.

Setelah dinyatakan lulus seluruh tahapan seleksi, Anggie resmi menjadi Praja IPDN. “Saya selalu mengandalkan Tuhan di dalam hidup saya,” ujarnya.

baca juga

Kesempatan menjadi Praja IPDN itu tidak disia-siakannya. Setelah beradaptasi pada tahun pertama, Anggie berhasil menjadi peringkat pertama di program studinya pada tingkat dua dan kembali mempertahankan prestasi tersebut pada tingkat tiga. Konsistensi itu mengantarkannya menjadi penyandang Sapta Abdi Praja atau salah satu lulusan terbaik IPDN Angkatan XXXIII.

Bagi Anggie, penghargaan itu bukanlah pencapaian terbesar. Momen yang paling membahagiakan justru ketika kedua orang tuanya menyaksikan dirinya dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Pamong Praja Muda.

"Ini yang aku bisa kasih. Ini undangan, kalian (mama-papa) bisa duduk tenang, kalian bisa menyaksikan aku menjadi sepuluh besar, kalian bisa menyaksikan aku dilantik sama Pak Prabowo. Itu suatu kebanggaan untuk orang tua saya, dan itu suatu hal yang sangat saya syukuri," ungkapnya.

Kini, setelah resmi menjadi aparatur sipil negara (ASN), Anggie ingin terus mengembangkan diri, termasuk melanjutkan pendidikan magister di luar negeri. Pengalaman mendampingi masyarakat yang membutuhkan juga memperkuat tekadnya menjadi pelayan publik. "Saya ingin menjadi seorang ASN yang benar-benar melayani, bukan untuk dilayani," jelasnya.

Anggie menitipkan pesan kepada generasi muda agar tidak takut bermimpi meski berasal dari keluarga sederhana. "Ayo, jangan putus asa, jangan ragu dengan apa yang kamu miliki. Yang penting kamu niat, kamu punya motivasi, kamu belajar dengan sungguh-sungguh, dan itu semua harus kamu tutup dengan doa," pesannya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NIK dan IKD Jadi Fondasi Transformasi Digital Pemerintah, Perkuat Integrasi Layanan Publik

NIK dan IKD Jadi Fondasi Transformasi Digital Pemerintah, Perkuat Integrasi Layanan Publik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat

Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Ketua Umum TP PKK Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Bantuan untuk Siswa dan Guru di Biak Numfor

Ketua Umum TP PKK Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Bantuan untuk Siswa dan Guru di Biak Numfor

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi

Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:22 WIB

Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government

Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:15 WIB

Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry

Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:10 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×