Peringati HUT Ke-23, PPAD Ajak Anggotanya Jadi Teladan Kehidupan Bermasyarakat

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:47 WIB
Peringati HUT Ke-23, PPAD Ajak Anggotanya Jadi Teladan Kehidupan Bermasyarakat
Peringatan HUT ke-23 PPAD. (dok. PPAD)
baca 10 detik
  • Plt Ketua Umum Komarudin Simanjuntak menyatakan PPAD lahir pada tahun 2003 saat era Reformasi.
  • Selama 23 tahun berdiri, PPAD berkomitmen menjalankan kegiatan penguatan kebangsaan dan mendukung kebijakan pemerintah sah.
  • Pada Jumat 7 Agustus 2026, Komarudin mengimbau seluruh anggota PPAD agar menjadi teladan di masyarakat.

Suara.com - Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) genap berusia 23 tahun. Dalam peringatan HUT ke-23, seluruh anggota PPAD agar menjadi teladan di kehidupan bermasyarakat.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPAD Komarudin Simanjuntak mengatakan, perjalanan selama 23 tahun bukanlah waktu yang singkat.

Komarudin mengatakan, jika lahirnya PPAD pada tahun 2003 tidak dapat dipisahkan dari dinamika kehidupan nasional pada awal era Reformasi. 

“Saat itu, bangsa Indonesia tengah memasuki babak baru demokrasi yang ditandai dengan berbagai perubahan mendasar dalam sistem ketatanegaraan dan kehidupan politik nasional,” kata Komarudin, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/8/2026).

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPAD Komarudin Simanjuntak (dok. PPAD)
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPAD Komarudin Simanjuntak (dok. PPAD)

Reformasi, membawa tuntutan agar TNI kembali pada jati dirinya sebagai alat pertahanan negara yang profesional. 

Berbagai kebijakan strategis kemudian ditempuh, antara lain berakhirnya Dwifungsi ABRI, penghapusan Fraksi ABRI di DPR/MPR, serta penataan kembali peran TNI dalam sistem demokrasi Indonesia.

Dalam situasi tersebut, para purnawirawan TNI AD memandang perlu adanya wadah yang dapat menghimpun potensi, pengalaman, dan pemikiran para purnawirawan secara terorganisasi.

“Organisasi ini diharapkan menjadi saluran untuk menyampaikan pandangan, saran, dan masukan secara bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi, tanpa terlibat sebagai kekuatan politik praktis,” ujarnya.

“Atas dasar itulah lahir Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) sebagai organisasi kemasyarakatan yang berfungsi sebagai kekuatan moral bangsa,” imbuh Komarudin.

baca juga
Peringatan HUT ke-23 PPAD. (dok. PPAD)
Peringatan HUT ke-23 PPAD. (dok. PPAD)

Sejak awal berdiri, lanjut Komarudin, PPAD berkomitmen menjalankan tujuan organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), yakni berperan serta dalam mendukung kebijakan pemerintah yang sah dan konstitusional, hasil dari proses demokrasi melalui pemilihan umum. 

Dalam setiap langkah pengabdiannya, PPAD senantiasa berpedoman pada Politik Negara dan Politik Kesejahteraan sebagai landasan dalam memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara.

“Selama dua puluh tiga tahun perjalanan organisasi, PPAD telah melaksanakan berbagai kegiatan di tingkat pusat maupun daerah yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai kebangsaan, pembinaan jiwa korsa, peningkatan kesejahteraan anggota, pengabdian kepada masyarakat, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” jelas Komarudin.

Memasuki usia ke-23, tantangan bangsa yang dihadapi Indonesia tentu berbeda dengan dua dekade yang lalu. 

Dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, tantangan ekonomi global, ancaman terhadap persatuan bangsa, serta berbagai bentuk disinformasi dan polarisasi sosial menuntut seluruh komponen bangsa untuk terus memperkuat sinergi nasional.

“PPAD memandang bahwa seluruh program dan aktivitas organisasi harus senantiasa selaras dengan visi dan misi Pemerintah Republik Indonesia dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur,” katanya.

Sebagai organisasi kemasyarakatan, kata Komarudin, PPAD tetap konsisten menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan pemikiran, pengalaman, dan masukan yang konstruktif demi kepentingan nasional.

Peringatan HUT ke-23 PPAD. (dok. PPAD)
Peringatan HUT ke-23 PPAD. (dok. PPAD)

Sejalan dengan hal tersebut, PPAD juga mencermati pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan dalam konferensi pers pada tanggal 5 Agustus 2026 di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, yang didampingi Panglima TNI, Kapolri, Kepala Badan Intelijen Negara, dan Jaksa Agung Republik Indonesia. 

Dalam kesempatan tersebut ditegaskan pentingnya menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional sebagai prasyarat utama keberhasilan pembangunan. 

PPAD memandang bahwa stabilitas nasional hanya dapat diwujudkan apabila seluruh komponen bangsa menjaga persatuan, menghormati konstitusi, mengedepankan dialog, serta mendukung program-program pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“PPAD mengajak seluruh anggotanya di seluruh Indonesia untuk terus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, menjaga semangat persaudaraan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta senantiasa menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tuturnya.

Komarudin yakin jika Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi bangsa yang maju apabila seluruh elemen bangsa mampu menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, menghormati hukum dan konstitusi, serta mendukung pembangunan nasional secara bertanggung jawab. 

“PPAD akan terus berkomitmen menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap teguh memegang nilai-nilai kejuangan, nasionalisme, dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Purbaya: Siapapun Tak Ikuti Saya, Anggarannya Akan Dipotong, Termasuk Polisi-TNI

Purbaya: Siapapun Tak Ikuti Saya, Anggarannya Akan Dipotong, Termasuk Polisi-TNI

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Terkini

Bukan Buat Ekskul! Polisi Tepis Klaim Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel Terkait Latihan Menembak

Bukan Buat Ekskul! Polisi Tepis Klaim Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel Terkait Latihan Menembak

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:48 WIB

4 HP Samsung Memori Besar Harga Murah Mulai Rp1 Jutaan

4 HP Samsung Memori Besar Harga Murah Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:48 WIB

Peringati HUT Ke-23, PPAD Ajak Anggotanya Jadi Teladan Kehidupan Bermasyarakat

Peringati HUT Ke-23, PPAD Ajak Anggotanya Jadi Teladan Kehidupan Bermasyarakat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Hanya Bayar Enam Kali Angsuran, Debitur Bank Pollux Ini Divonis 2 Tahun Penjara

Hanya Bayar Enam Kali Angsuran, Debitur Bank Pollux Ini Divonis 2 Tahun Penjara

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Ulasan Ghost Doctor: Menggali Makna Empati dan Kemanusiaan di Dunia Medis

Ulasan Ghost Doctor: Menggali Makna Empati dan Kemanusiaan di Dunia Medis

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:45 WIB

BATIC 2026 Membuka Jalan Menuju Masa Depan AI, Konektivitas Hingga Infrastruktur Digital

BATIC 2026 Membuka Jalan Menuju Masa Depan AI, Konektivitas Hingga Infrastruktur Digital

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Penimbun Sampah Ilegal Kramat Jati Didenda Rp 15 Juta

Penimbun Sampah Ilegal Kramat Jati Didenda Rp 15 Juta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Kementerian ESDM Bantah Beri Tambahan Kuota Nikel 25 Juta Ton untuk Weda Bay

Kementerian ESDM Bantah Beri Tambahan Kuota Nikel 25 Juta Ton untuk Weda Bay

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Indonesia Bangun AI Factory Terbesar di ASEAN Bersama NVIDIA, Siap Jadi Hub AI Regional!

Indonesia Bangun AI Factory Terbesar di ASEAN Bersama NVIDIA, Siap Jadi Hub AI Regional!

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Kasus Yurizal, DPR Minta Kemenkes Sanksi Nakes yang Terbukti Langgar Etik

Kasus Yurizal, DPR Minta Kemenkes Sanksi Nakes yang Terbukti Langgar Etik

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:40 WIB

×