- Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki temuan 995 pucuk senjata dan narkoba di sekolah swasta Pondok Pinang.
- Polisi dan pihak yayasan memastikan sekolah tersebut tidak pernah memiliki kegiatan ekstrakurikuler menembak.
- Penyidik berencana memeriksa Indra Wargadalem selaku mantan ketua yayasan, guna mendalami asal-usul seluruh barang bukti tersebut.
Kasus ini bermula dari olah tempat kejadian perkara (TKP) pada 10 Juli 2026.
Polisi menemukan 995 pucuk senjata yang terdiri atas 776 unit revolver airsoft gun, 215 unit pistol airsoft gun, empat senapan angin, satu pucuk senjata api merek Francispa, serta empat laras senjata panjang.
Dalam pengembangan penyelidikan, polisi kembali menemukan tiga pucuk airsoft gun jenis FN90, AK-47, dan M4 Carbine. Penyidik juga mengamankan dua linting yang diduga ganja serta satu paket yang diduga sabu.
Penyelidikan semakin berkembang setelah pihak yayasan mengungkap masih adanya satu ruangan menyerupai bunker yang belum dapat dibuka karena seluruh kuncinya disebut masih dikuasai IWD. (Antara)