Dinkes DKI: Tak Ada Nakes Pemprov yang Cibir Pasien BPJS Yurizal

Muhamad Yasir

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:21 WIB
Dinkes DKI: Tak Ada Nakes Pemprov yang Cibir Pasien BPJS Yurizal
Almarhum Yusrizal pasien BPJS (Instagram/urra.official)
baca 10 detik
  • Dinas Kesehatan DKI Jakarta memastikan tidak ada tenaga kesehatan Pemprov DKI yang mencibir pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan.
  • Kasus bermula dari unggahan keluhan antrean rumah sakit di media sosial pada 22 Juli 2026 sebelum Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026.
  • Konsil Kesehatan Indonesia sedang menyelidiki sepuluh tenaga medis terkait dugaan komentar nirempati.

Suara.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memastikan tidak ada tenaga kesehatan atau nakes yang terlibat dalam kasus komentar bernada mencibir terhadap pasien BPJS Kesehatan, almarhum Yurizal Tri Chaerawan.

Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengaku telah menelusuri informasi mengenai tenaga kesehatan yang diduga memberikan komentar nirempati kepada korban.

"Dari lima tenaga kesehatan dan tenaga medis yang terindikasi melakukan pencibiran, tidak ada satupun yang merupakan nakes yang bekerja di fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI," kata Ani dikutip dari ANTARA, Jumat (7/8/2026).

Meski demikian, Ani menegaskan pembinaan terhadap tenaga kesehatan tetap menjadi perhatian.

Menurut dia, penanganan dugaan pelanggaran etik merupakan tanggung jawab bersama antara Dinas Kesehatan, organisasi profesi, dan pimpinan rumah sakit tempat tenaga kesehatan tersebut bekerja.

"Secara detail, tanggung jawab tindakannya akan dilanjutkan pimpinan dari rumah sakit," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pengelola mal hinggta gedung perkantoran menghentikan tren pemasangan pagar tinggi. [Suara.com/Adiyoga]
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Dinkes menelusuri kemungkinan adanya tenaga kesehatan di bawah naungan Pemprov DKI yang ikut memberikan komentar tidak berempati terhadap Yurizal.. [Suara.com/Adiyoga]

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah meminta Dinkes menelusuri kemungkinan adanya tenaga kesehatan di bawah naungan Pemprov DKI yang ikut memberikan komentar tidak berempati terhadap Yurizal.

Pramono juga mengingatkan seluruh nakes di Jakarta agar tidak meremehkan pasien BPJS karena hak peserta BPJS Kesehatan dilindungi undang-undang.

Kasus ini bermula dari unggahan Yurizal Tri Chaerawan di media sosial Threads pada 22 Juli 2026. Saat itu, peserta BPJS Kesehatan tersebut mengeluhkan harus menunggu sekitar delapan jam untuk mendapatkan ruang rawat inap di rumah sakit.

baca juga

Unggahan itu kemudian memicu berbagai komentar bernada negatif yang diduga berasal dari sejumlah tenaga kesehatan. Polemik semakin meluas setelah Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026.

Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), dr. Elda Putri Rahardini.

UGM telah membuka investigasi atas dugaan pelanggaran etik tersebut dan menyatakan akan menjatuhkan sanksi apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap kode etik, disiplin profesi, maupun aturan akademik.

Di sisi lain, dr. Elda bersama sejumlah tenaga kesehatan lain yang sempat mengomentari unggahan Yurizal telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Kasus ini juga mendapat perhatian Kementerian Kesehatan dan Konsil Kesehatan Indonesia (KKI).

KKI mengidentifikasi sedikitnya 10 tenaga kesehatan dan tenaga medis yang diduga menyampaikan komentar tidak berempati terhadap almarhum Yurizal dan kini tengah melakukan investigasi lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Yurizal, DPR Minta Kemenkes Sanksi Nakes yang Terbukti Langgar Etik

Kasus Yurizal, DPR Minta Kemenkes Sanksi Nakes yang Terbukti Langgar Etik

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Akui Komentar Tak Berempati ke Pasien, Perawat RSA UGM Dihentikan Praktik dan Terancam Sanksi Berat

Akui Komentar Tak Berempati ke Pasien, Perawat RSA UGM Dihentikan Praktik dan Terancam Sanksi Berat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:04 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Terkini

Dinkes DKI: Tak Ada Nakes Pemprov yang Cibir Pasien BPJS Yurizal

Dinkes DKI: Tak Ada Nakes Pemprov yang Cibir Pasien BPJS Yurizal

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Viral Gaji Manajer KDMP Tembus Rp 16 Juta, Purbaya: Kegedean! Paling UMP Lebih Sedikit

Viral Gaji Manajer KDMP Tembus Rp 16 Juta, Purbaya: Kegedean! Paling UMP Lebih Sedikit

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:21 WIB

The Caffeine Club Hadir di Bandung, Bisa Ngopi Setiap Hari Selama Sebulan

The Caffeine Club Hadir di Bandung, Bisa Ngopi Setiap Hari Selama Sebulan

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Gubernur Sulsel Minta Tambah Sekolah Rakyat di Makassar, Siapkan Lahan 20 Hektare

Gubernur Sulsel Minta Tambah Sekolah Rakyat di Makassar, Siapkan Lahan 20 Hektare

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Indonesia Lolos Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026

Indonesia Lolos Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:17 WIB

140 Ton Sampah Kedaung Kali Angke Dibersihkan, DLH Kerahkan Alat Berat dan Belasan Truk

140 Ton Sampah Kedaung Kali Angke Dibersihkan, DLH Kerahkan Alat Berat dan Belasan Truk

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:15 WIB

6 Cara Mengatasi Jam Tangan Berembun di Bagian Dalam Kaca

6 Cara Mengatasi Jam Tangan Berembun di Bagian Dalam Kaca

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:15 WIB

FPI hingga Emak-emak Petamburan Aksi di Tanah Abang, Suarakan Tolak Peredaran Tramadol

FPI hingga Emak-emak Petamburan Aksi di Tanah Abang, Suarakan Tolak Peredaran Tramadol

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Istana Bantah Rumor Surpres Ganti Kapolri: Sampai Hari Ini Belum Ada

Istana Bantah Rumor Surpres Ganti Kapolri: Sampai Hari Ini Belum Ada

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan

Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:10 WIB

×