- Pemerintah menargetkan pembangunan fisik dan operasional 30 ribu Koperasi Merah Putih rampung pada 16 Agustus 2026.
- Pemerintah merekrut 30 ribu manajer untuk mengelola kegiatan usaha dan menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat desa.
- Sebanyak 3.258 koperasi dibentuk di Sumatera Selatan dan disiapkan untuk peluncuran serentak pada 17 Agustus 2026.
Suara.com - Pemerintah menargetkan pembangunan 30 ribu unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) rampung pada 16 Agustus 2026, sehari sebelum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Target tersebut tidak hanya mencakup pembangunan fisik koperasi, tetapi juga kesiapan operasional serta sumber daya manusia yang akan mengelola kegiatan usaha di tingkat desa.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan percepatan pembangunan terus dilakukan di berbagai wilayah Indonesia menjelang momentum Hari Kemerdekaan.
“Target yang bertepatan dengan momentum HUT ke-81 RI ini diproyeksikan menjadi pendorong utama pemerataan dan kemandirian ekonomi desa,” kata Zulkifli Hasan di Jakarta, Minggu.
Hingga saat ini, sebanyak 9.294 unit Koperasi Merah Putih telah menyelesaikan pembangunan fisik. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah karena proses pembangunan disebut mencapai 150 hingga 200 unit setiap hari.
Namun, pemerintah tidak hanya mengejar penyelesaian bangunan. Kesiapan koperasi untuk benar-benar menjalankan kegiatan usaha juga mulai digenjot.
Sebanyak 1.061 koperasi telah dinyatakan siap beroperasi penuh. Di sisi lain, pemerintah tengah melakukan rekrutmen terhadap 30 ribu manajer koperasi yang nantinya bertugas mengelola kegiatan usaha di tingkat desa.
“Mereka akan menjadi motor penggerak koperasi, mengawasi disiplin pangan, memastikan manfaat ekonomi kembali kepada masyarakat desa,” kata dia.
3.258 Koperasi Dibentuk di Sumsel
Pengembangan Koperasi Merah Putih juga berlangsung di daerah. Di Sumatera Selatan, sebanyak 3.258 Koperasi Merah Putih telah dibentuk dan mencakup seluruh desa serta kelurahan di provinsi tersebut.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 521 titik yang tersebar di 17 kabupaten dan kota telah menyelesaikan pembangunan fisik hingga 100 persen.
Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan Morena mengatakan seluruh koperasi di wilayah tersebut sedang dipersiapkan untuk peluncuran serentak pada 17 Agustus 2026.
Saat ini, persiapan masih dilakukan, termasuk mengisi berbagai kebutuhan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebelum diluncurkan.
Pemerintah daerah berharap keberadaan koperasi tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa.
“Koperasi dapat menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, pemasaran produk lokal, pengembangan usaha masyarakat, serta penggerak perputaran ekonomi yang manfaatnya kembali kepada warga desa,”kata dia.