- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco bertemu Penasihat Khusus Presiden Muhadjir Effendy di Senayan pada Agustus 2026.
- Kedua pejabat membahas pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi serta upaya menekan masa tunggu jemaah Indonesia.
- DPR memberikan apresiasi atas perbaikan kualitas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang dinilai semakin matang.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima kunjungan strategis dari Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy, di ruang pimpinan Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membahas peta jalan perbaikan kualitas layanan haji Indonesia di masa depan.
Dalam diskusi formal tersebut, Senin (10/8/2026), Dasco dan Muhadjir membedah sejumlah isu krusial yang menjadi perhatian publik, mulai dari fasilitas fisik hingga manajemen keberangkatan jemaah.
“Banyak hal yang didiskusikan. Contohnya soal peningkatan kualitas pelayanan. Lalu soal pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi, dan usaha pemerintah menekan masa tunggu keberangkatan jemaah haji secara bertahap sampai DAM," kata Dasco, Selasa (11/8/2026).
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah rencana pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi. Proyek ini diharapkan dapat menjadi pusat akomodasi yang terintegrasi bagi jemaah Indonesia, sehingga standarisasi layanan dapat lebih terkontrol dan efisien.
Selain infrastruktur, perhatian serius juga diberikan pada nasib calon jemaah yang masih berada dalam daftar tunggu.
DPR dan pemerintah, kata Dasco, bersepakat mencari formula efektif guna menekan masa antrean haji yang saat ini masih menjadi tantangan besar di berbagai wilayah di Indonesia.
DPR Apresiasi Capaian Haji 2026
Dasco menyampaikan bahwa parlemen memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan haji tahun 2026.
Secara umum, pelaksanaan tahun ini dinilai jauh lebih matang dan menunjukkan grafik kemajuan yang signifikan jika disandingkan dengan periode sebelumnya.
Meski demikian, Dasco menegaskan bahwa catatan evaluasi tetap ada demi menjamin kepuasan jemaah yang terus meningkat.
“DPR RI tetap bakal mengawal perbaikan penyelenggaraan haji. Ini agar pelayanan terhadap jemaah semakin baik dari tahun ke tahun," kata dia.
Dasco menjelaskan, evaluasi yang dilakukan nantinya dalam rangka meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Langkah ini diambil agar seluruh pemangku kepentingan memiliki parameter yang jelas dalam memperbaiki sistem setiap tahunnya.