Gus Ipul Larang Jajaran Kemensos Utak-atik Anggaran: Jangan Ajak Saya dan Wamen Korupsi

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:03 WIB
Gus Ipul Larang Jajaran Kemensos Utak-atik Anggaran: Jangan Ajak Saya dan Wamen Korupsi
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf memperingatkan jajaran Kementerian Sosial agar meninggalkan kebiasaan korupsi dan penyimpangan anggaran masa lalu.
  • Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul dalam pembukaan rangkaian peringatan HUT RI di kantor Kemensos pada Selasa, 11 Agustus 2026.
  • Gus Ipul menegaskan bahwa ia dan Wakil Menteri Sosial berkomitmen menolak segala bentuk pelanggaran aturan karena penyimpangan pasti terungkap.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengingatkan seluruh jajaran Kementerian Sosial agar tidak melakukan korupsi maupun penyimpangan anggaran. Ia meminta kebiasaan mengutak-atik anggaran yang terjadi pada masa lalu ditinggalkan.

Gus Ipul menegaskan dirinya bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo tidak ingin mengambil sesuatu yang bukan menjadi hak mereka selama menjalankan tugas di Kementerian Sosial.

"Jangan korupsi, udah lupakan kebiasaan lama yang biasa utak-atik anggaran, utak-atik ini, udah lewat masa itu. Dan untuk itu jangan ajak-ajak saya dengan Pak Wamen untuk korupsi, untuk melanggar aturan," kata Gus Ipul dalam oembukaan rangkaian peringatan HUT RI di kantor Kemensos, Selasa (11/8/2026).

Ia juga secara tegas meminta agar tidak ada pihak yang mengajak dirinya juga Wamensos untuk melakukan korupsi atau melanggar aturan. Gus Ipul memastikan bahwa ucapan tersebut tidak sekadar bualan.

"Saya enggak mau dengan Pak Wamen ini melakukan penyimpangan-penyimpangan, mengambil yang bukan hak kami berdua. Kami tidak mau. Ini bukan lip service, ini komitmen, ini tekad," ujar Gus Ipul.

Menurutnya, setiap tindakan penyimpangan berpotensi terungkap di kemudian hari. Ia mengaku memiliki banyak catatan dan terus menerima laporan mengenai berbagai hal yang terjadi pada periode sebelumnya.

"Kalau enggak ketahuan sekarang, besok. Kalau enggak besok, lusa. Catatan saya ini banyak. Catatan-catatan saya ini banyak, laporan terus masuk. Apa yang terjadi di 2024, apa yang terjadi di 2025," ujar Gus Ipul.

Ia pun menyinggung kemungkinan adanya persoalan yang baru terungkap beberapa tahun setelah kejadian.

"Kalau saya sama Pak Wamen sekarang melakukan hal yang tidak benar, mungkin sekarang enggak ketahuan, tapi 2-3 tahun lagi pasti ketahuan," pesannya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma ke Kantong Yaqut, Duit Kasus Kuota Haji Mengalir ke Puluhan Orang

Bukan Cuma ke Kantong Yaqut, Duit Kasus Kuota Haji Mengalir ke Puluhan Orang

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:48 WIB

1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp8,6 Miliar

1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp8,6 Miliar

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Yaqut Diduga Gelar Pertemuan di Hotel, Siapkan USD 1 Juta untuk Pengaruhi Pansus Haji

Yaqut Diduga Gelar Pertemuan di Hotel, Siapkan USD 1 Juta untuk Pengaruhi Pansus Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Gus Yaqut Diduga Terima Uang USD 271.500 dari Kasus Kuota Haji

Gus Yaqut Diduga Terima Uang USD 271.500 dari Kasus Kuota Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Terkini

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

×