Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik

Muhamad Yasir

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:07 WIB
Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik
Jenazah Sutrimo saat dievakusasi. [istimewa]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian Sutrimo ke tahap penyidikan.
  • Penyidik belum menetapkan tersangka karena masih menunggu hasil laboratorium forensik dari proses ekshumasi.
  • Tim forensik menghadapi tantangan pembusukan jasad Sutrimo yang dimakamkan selama 19 hari di Banyumas.

Suara.com - Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka dalam kasus kematian Sutrimo, Karumga eks Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk menentukan penyebab kematian Sutrimo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, kasus tersebut kini telah naik ke tahap penyidikan. Sebanyak 27 saksi telah diperiksa untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum hingga setelah Sutrimo meninggal dunia.

Para saksi berasal dari berbagai pihak, mulai dari pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, pemandi jenazah, warga sekitar lokasi kejadian, keluarga, teman Sutrimo, hingga perangkat desa.

Polisi juga memeriksa pihak-pihak terkait dua laporan polisi yang sebelumnya dibuat di Bareskrim Polri dan Polresta Banyumas.

Budi mengatakan, pemeriksaan terhadap para saksi masih akan terus dikembangkan. Namun, penetapan tersangka belum dapat dilakukan karena penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dari proses ekshumasi.

“Masih berjalan. Kami menunggu dari hasil laboratorium forensik terkait tentang hasil ekshumasi,” kata Budi kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).

Menurut dia, pemeriksaan forensik mencakup pemeriksaan luar dan pemeriksaan bagian dalam jasad Sutrimo. Sampel yang diambil kemudian diuji, termasuk untuk mengetahui kandungan zat tertentu serta pemeriksaan DNA dan jaringan tubuh.

“Pemeriksaan bagian dalam ada DNA, jaringan, termasuk zat yang ditemukan ini masih menunggu hasil 1 sampai 2 minggu. Nanti itu yang disampaikan oleh ahlinya,” jelas Budi.

Budi menegaskan, hasil laboratorium menjadi salah satu bagian penting dalam proses penyidikan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

baca juga
Proses ekshumasi jenazah Sutrimo (42) di Pemakaman Umum Bantaragung, Desa Wlahara, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Rabu (12/8/2026). [Istimewa]
Proses ekshumasi jenazah Sutrimo (42) di Pemakaman Umum Bantaragung, Desa Wlahara, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Rabu (12/8/2026). [Istimewa]

Jasad Membusuk Jadi Tantangan

Sebelumnya, tim forensik juga masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel jasad Sutrimo. Pemeriksaan tersebut meliputi toksikologi, histopatologi, dan DNA.

Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PDFMI) Brigjen Sumy Hastry Purwanti mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium belum selesai. Tim juga mempertimbangkan riwayat kesehatan Sutrimo yang disebut memiliki diabetes dan penyakit jantung.

Pemeriksaan menjadi tantangan karena jasad Sutrimo telah dimakamkan selama 19 hari sebelum diekshumasi. Kondisi pembusukan membuat tim forensik harus mengandalkan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel yang masih dapat diperoleh.

Saat ekshumasi di Banyumas pada 12 Agustus 2026, tim forensik tidak menemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun tajam pada pemeriksaan luar dan dalam secara visual.

Namun, sejumlah sampel tetap diambil untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk jaringan, swab, lambung, dan jantung.

Pemeriksaan toksikologi dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya zat beracun atau senyawa tertentu yang berkaitan dengan kematian.

Dengan hasil laboratorium yang masih ditunggu, polisi hingga kini belum menetapkan tersangka. Hasil pemeriksaan forensik dalam satu hingga dua pekan ke depan akan menjadi salah satu dasar penting bagi penyidik untuk menentukan arah perkara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jasad Membusuk Jadi Tantangan Tim Forensik Ungkap Kematian Sutrimo

Jasad Membusuk Jadi Tantangan Tim Forensik Ungkap Kematian Sutrimo

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Tak Ada Luka Kekerasan di Jasad Sutrimo, Tim Forensik Telusuri Dugaan Tewas Diracun

Tak Ada Luka Kekerasan di Jasad Sutrimo, Tim Forensik Telusuri Dugaan Tewas Diracun

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:38 WIB

Terkini

Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati

Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Fajar Emas Kembali Menyapa: Bromo Resmi Dibuka Besok Setelah 13 Hari Melawan Api

Fajar Emas Kembali Menyapa: Bromo Resmi Dibuka Besok Setelah 13 Hari Melawan Api

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Membaca Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi:Cinta Tak Harus Memiliki

Membaca Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi:Cinta Tak Harus Memiliki

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026

Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia

Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun

Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:49 WIB

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:44 WIB

×