- Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan karhutla di Sumatra Selatan.
- Anggota TNI di Lubuk Linggau menemukan inovasi bahan pemadam kebakaran alternatif berbahan baku ubi atau singkong.
- Prabowo meminta sisa 1.900 hektare lahan terbakar segera dipadamkan serta pengembangan inovasi ubi skala besar.
![Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Provinsi Sumatra Selatan, Palembang, Senin (24/8/2026). [Suara.com/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/24/47173-prabowo-pimpin-rapat-penanganan-karhutla.jpg)
Sisa 1.900 Hektare Diminta Segera Dipadamkan
Selain mengembangkan inovasi bahan pemadam, Prabowo meminta Panglima TNI menguji kemampuan Tim Alpha untuk mendukung penanganan karhutla di Sumatra Selatan.
Presiden menegaskan seluruh sumber daya, teknologi, dan inovasi yang tersedia harus dimanfaatkan untuk mempercepat pemadaman. Berbagai metode juga akan terus dievaluasi agar penanganan karhutla berjalan lebih efektif.
Dalam rapat tersebut, Prabowo juga menyoroti masih adanya sekitar 1.900 hektare lahan terbakar di Sumatra Selatan. Ia meminta jajaran terkait segera menyelesaikan pemadaman dan mengevaluasi berbagai kendala di lapangan.
“Kalau begitu saya tekankan, usahakan yang sekarang ini 1.900 hektare ini bisa segera dipadamkan. Apa saja nanti kendala yang kalian hadapi di lapangan, Anda evaluasi dan kalau perlu tambahan bantuan dari atas, ya kita akan usahakan segera mungkin,” pungkas Prabowo.