AI hingga Global Minimum Tax Jadi Tantangan Baru, Konsultan Pajak Diminta Tak Berhenti Belajar

Galih Prasetyo

Rabu, 26 Agustus 2026 | 05:00 WIB
AI hingga Global Minimum Tax Jadi Tantangan Baru, Konsultan Pajak Diminta Tak Berhenti Belajar
AI hingga Global Minimum Tax Jadi Tantangan Baru, Konsultan Pajak Diminta Tak Berhenti Belajar [Istimewa]
baca 10 detik
  • Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld mengingatkan konsultan pajak untuk memperbarui kompetensi pada Seminar Nasional IKPI 2026 di Jakarta.
  • Perubahan lanskap perpajakan global didorong oleh perkembangan kecerdasan buatan, pertukaran data otomatis, dan penerapan pajak minimum global.
  • IKPI memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui lima pilar pendidikan dan sertifikasi spesialis untuk meningkatkan daya saing global anggota.

Suara.com - Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Vaudy Starworld mengingatkan para konsultan pajak untuk terus memperbarui kompetensi di tengah perubahan lanskap perpajakan global yang berlangsung semakin cepat.

Menurut Vaudy, perkembangan artificial intelligence (AI), pertukaran data otomatis antarnegara, hingga penerapan global minimum tax telah mengubah tuntutan terhadap profesi konsultan pajak. Kompetensi yang sebelumnya dianggap memadai kini harus terus diperbarui agar tetap relevan.

Hal itu disampaikan Vaudy dalam Seminar Nasional IKPI 2026 yang digelar di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

“Lanskap perpajakan dunia berubah sangat cepat. Digitalisasi, Artificial Intelligence, pertukaran data otomatis, global minimum tax, hingga perdagangan elektronik menuntut kita untuk tak berhenti belajar,” kata Vaudy.

Ia menegaskan usia IKPI yang telah mencapai 61 tahun tidak boleh membuat organisasi maupun anggotanya tertinggal dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Tantangan profesi saat ini, kata dia, bukan hanya memahami regulasi, tetapi juga menguasai teknologi yang semakin terintegrasi dalam praktik perpajakan.

“Organisasi boleh berusia 61 tahun, tetapi kompetensi anggotanya tidak boleh tertinggal di masa lalu. Kompetensi anggota harus terus diperbaharui dan ditingkatkan,” ujarnya.

Untuk menjawab perubahan tersebut, IKPI memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui lima pilar pendidikan bagi anggota. Langkah ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan konsultan pajak menghadapi kebutuhan profesi yang semakin kompleks.

Program tersebut mencakup pendidikan formal bersama sejumlah perguruan tinggi, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta Pendidikan Profesi Akuntansi dan Konsultan Pajak (PPAK).

baca juga

IKPI juga mendorong berbagai sertifikasi spesialis, antara lain di bidang transfer pricing, kepabeanan, dan kuasa hukum perpajakan.

Selain kemampuan teknis, organisasi tersebut turut memberikan perhatian pada pengembangan soft skill dan pengelolaan kantor konsultan pajak.

Vaudy menilai penguatan kompetensi menjadi semakin penting karena konsultan pajak kini tidak cukup hanya memahami aturan perpajakan di dalam negeri.

Mereka juga dituntut mampu membaca perkembangan regulasi dan praktik perpajakan internasional.

Perubahan tersebut semakin terasa seiring meningkatnya digitalisasi dan keterhubungan sistem perpajakan antarnegara.

Karena itu, konsultan pajak harus mampu beradaptasi dengan teknologi sekaligus memahami perkembangan kebijakan global.

Vaudy mengatakan IKPI ingin memastikan pengembangan kompetensi berjalan seiring dengan kebutuhan dunia perpajakan yang terus berubah.

Penguasaan teknologi dan pengetahuan internasional dinilai menjadi bagian penting dari profesionalisme konsultan pajak masa kini.

“IKPI berkomitmen mencetak konsultan pajak yang tidak hanya unggul secara kuantitas, tetapi juga berintegritas, adaptif, dan berdaya saing global,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

86.000 Km Fiber Jadi Fondasi Era AI Indonesia, RAIA Grid Resmi Diluncurkan

86.000 Km Fiber Jadi Fondasi Era AI Indonesia, RAIA Grid Resmi Diluncurkan

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Purbaya Mau Periksa Pajak Injourney usai Pengusaha Keluhkan Biaya Logistik Tinggi

Purbaya Mau Periksa Pajak Injourney usai Pengusaha Keluhkan Biaya Logistik Tinggi

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Google Gratiskan Gemini AI Plus 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Cara Klaimnya

Google Gratiskan Gemini AI Plus 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Cara Klaimnya

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Review Drama Guilty The AI Said, Ketika Algoritma Menggeser Empati Keadilan

Review Drama Guilty The AI Said, Ketika Algoritma Menggeser Empati Keadilan

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Jangan Asal Hitung, Pajak Air Permukaan Perusahaan Sawit Jadi Polemik

Jangan Asal Hitung, Pajak Air Permukaan Perusahaan Sawit Jadi Polemik

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Terkini

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:28 WIB

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:27 WIB

Amanda Rigby Blasteran Mana? Ternyata Statusnya WNA

Amanda Rigby Blasteran Mana? Ternyata Statusnya WNA

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 15:22 WIB

Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya

Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:20 WIB

Manfaatkan Potongan Harga Belanja Harian dari BRI JCB Platinum

Manfaatkan Potongan Harga Belanja Harian dari BRI JCB Platinum

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 15:19 WIB

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:17 WIB

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:16 WIB

9 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Inverter Terbaik dan Murah

9 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Inverter Terbaik dan Murah

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 15:15 WIB

Respons Aduan Kekeringan, Pemprov DKI Kirim 5.000 Liter Air ke Pondok Labu

Respons Aduan Kekeringan, Pemprov DKI Kirim 5.000 Liter Air ke Pondok Labu

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:14 WIB

'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur

'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur

Kaltim | Selasa, 15 September 2026 | 15:13 WIB

×