PDIP Sentil Gaya Komunikasi Prabowo, Sindir Menteri Lebih Sering Ketemu Seskab Teddy: Tahu Apa Dia?

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:19 WIB
PDIP Sentil Gaya Komunikasi Prabowo, Sindir Menteri Lebih Sering Ketemu Seskab Teddy: Tahu Apa Dia?
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Sitorus (e media DPR)
baca 10 detik
  • Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus mengkritik minimnya komunikasi langsung antara presiden dan menteri teknis di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
  • Deddy menyatakan para menteri lebih sering berkoordinasi dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya alih-alih kepala negara.
  • Kurangnya fungsi pengawasan efektif dari DPR turut memicu kebijakan pemerintah jarang mendapat koreksi yang berarti.

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus melayangkan kritik tajam terkait pola kepemimpinan presiden yang dinilainya kurang terlibat langsung (hands on) dalam menangani isu-isu krusial negara.

Deddy Sitorus menyoroti minimnya interaksi langsung antara presiden dan para menteri teknis.

Menurutnya, jajaran menteri justru lebih sering berkoordinasi dengan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, ketimbang langsung dengan kepala negara.

"Menurut saya, Presiden tidak secara langsung hands on terhadap kritikal-kritikal isu yang terjadi. Saya tidak melihat tuh Presiden sering bertemu menteri teknis. Mereka mungkin ketemunya cuma dengan Teddy (Sekretaris Kabinet)," ujar Deddy saat acara rilis survei nasional Tempo di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Ia pun mempertanyakan pemahaman serta kapasitas Teddy dalam tata kelola pemerintahan dan perumusan kebijakan publik.

Bahkan, Deddy secara gamblang membandingkan kemampuan Teddy dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Teddy tahu apa soal governance, soal policy? Mungkin masih lebih pinteran AHY, biarpun dia cuma mayor. Walaupun Teddy lebih tinggi level (pangkat di TNI). Saya nggak paham, enggak tahu gimana dia akan atasin persoalan-persoalan governance di republik ini," kata Deddy.

Lebih lanjut, Deddy menegaskan bahwa kurangnya komunikasi intensif antara presiden dan para menteri menjadi masalah serius dalam jajaran eksekutif. Hal itu dinilai membuat kerja kabinet tidak berjalan secara efektif dan terarah.

"Menjadi problem ketika kemudian Presiden tidak secara intens dengan menteri-menteri. Ini persoalan menurut saya. Saya tidak melihat ada mobilisasi orkestrasi kabinet yang betul-betul efektif," tegasnya.

baca juga

Tak hanya menyoroti eksekutif, Anggota Komisi II DPR itu juga mengkritik tumpulnya fungsi pengawasan dari parlemen saat ini. Ia menilai DPR telah kehilangan taji dalam menjalankan mekanisme check and balances terhadap jajaran pemerintah.

"Kita sekarang kekurangan orang yang berani bicara dan DPR bukan lagi sebagai pengawas yang baik. Salah satu problem kita di politik ini karena kita tidak memahami fungsi DPR itu sebagai mekanisme check and balance," jelas Deddy.

Kondisi parlemen dan partai politik yang pasif ini, menurutnya, menjadi pemicu utama kenapa kebijakan pemerintah jarang mendapat koreksi yang berarti. Jika saluran resmi di parlemen tersumbat, gerakan publik akan menjadi konsekuensi yang tidak terelakkan.

"Ketika fungsi itu nggak jalan, rakyat lah yang turun ke bawah. Posisi partai-partai politik dan parlemen ini menurut saya menjadi isu juga yang membuat kabinet itu tidak melakukan koreksi-koreksi terhadap kebijakan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Minta Program Sekolah Rakyat Gencar Dipromosikan ke Publik

Purbaya Minta Program Sekolah Rakyat Gencar Dipromosikan ke Publik

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Relawan Prabowo Kecam Budi Arie soal Spekulasi Percepatan Pemilu, Helmi: Lu Jual Kami Beli!

Relawan Prabowo Kecam Budi Arie soal Spekulasi Percepatan Pemilu, Helmi: Lu Jual Kami Beli!

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Legislator PDIP Soroti Data Desil Tak Akurat, Ancam Anak Indonesia Putus Sekolah

Legislator PDIP Soroti Data Desil Tak Akurat, Ancam Anak Indonesia Putus Sekolah

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Dedi Mulyadi Unggul Jauh dari Prabowo dalam Survei Capres 2029

Dedi Mulyadi Unggul Jauh dari Prabowo dalam Survei Capres 2029

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Survei Tempo Data Science: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Anjlok Jadi 37 Persen

Survei Tempo Data Science: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Anjlok Jadi 37 Persen

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:09 WIB

Sempat Jadi Omongan, Ternyata Ini Alasan Presiden Prabowo Baru Tiba di NTT 11 Hari Pascagempa

Sempat Jadi Omongan, Ternyata Ini Alasan Presiden Prabowo Baru Tiba di NTT 11 Hari Pascagempa

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:06 WIB

Prabowo Dukung RUU Perampasan Aset, Kini Bola Ada di DPR

Prabowo Dukung RUU Perampasan Aset, Kini Bola Ada di DPR

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Terkini

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:30 WIB

×