Bakar Ban Saat Diadang Polisi, Massa Demo Mahasiswa Akhirnya Diizinkan Menuju DPR

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:28 WIB
Bakar Ban Saat Diadang Polisi, Massa Demo Mahasiswa Akhirnya Diizinkan Menuju DPR
Massa aksi demo mahasiswa membakar ban setelah tertahan oleh barikade aparat kepolisian di kolong flyover Ladokgi, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Mahasiswa dan masyarakat sipil membakar ban di kolong flyover Ladokgi.
  • Aksi tersebut dilakukan karena massa tertahan barikade polisi saat hendak demo di Gedung DPR RI.
  • Polisi akhirnya membuka akses jalan sehingga massa dapat melanjutkan perjalanan menuju titik aksi.

Suara.com - Massa mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil sempat membakar ban setelah tertahan oleh barikade aparat kepolisian di kolong flyover Ladokgi, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Aksi pembakaran ban terjadi ketika massa yang hendak bergabung dalam demonstrasi di depan Gedung DPR RI belum diizinkan melanjutkan perjalanan.

Massa sebelumnya tertahan di titik pengadangan aparat dan mendesak agar akses menuju kawasan parlemen segera dibuka.

Sejumlah massa mahasiswa tertahan oleh aparat kepolisian saat hendak melakukan aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (Suara.com/Faqih)
Sejumlah massa mahasiswa tertahan oleh aparat kepolisian saat hendak melakukan aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (Suara.com/Faqih)

Situasi sempat memanas di tengah kepulan asap dari ban yang dibakar.

Massa tetap bertahan di lokasi sambil meneriakkan tuntutan agar barikade polisi dibuka dan mereka diperbolehkan melanjutkan perjalanan menuju Gedung DPR RI.

Namun, ketegangan tersebut tidak berlangsung lama.

Aparat kepolisian kemudian membuka akses dan mempersilakan massa melintas menuju kawasan DPR.

Massa pun secara bertahap bergerak melanjutkan perjalanan menuju DPR.

Aksi massa di sekitar kawasan Senayan berlangsung di tengah demonstrasi yang lebih dulu digelar sejumlah kelompok di depan Gedung DPR RI.

baca juga

Di antara massa yang telah lebih dulu berunjuk rasa adalah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang membawa tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Wakil DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Molor, Puan Maharani Punya Keberanian Sama?

3 Wakil DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Molor, Puan Maharani Punya Keberanian Sama?

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:14 WIB

Dihadang Barikade Polisi, Massa Mahasiswa Tertahan di Senayan Park Saat Menuju Gedung DPR

Dihadang Barikade Polisi, Massa Mahasiswa Tertahan di Senayan Park Saat Menuju Gedung DPR

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:48 WIB

Polisi Pamerkan 201 Molotov dan Puluhan Sajam Sitaan dari Kelompok Anarko

Polisi Pamerkan 201 Molotov dan Puluhan Sajam Sitaan dari Kelompok Anarko

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Terkini

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

×