- Sejumlah selebriti mengikuti demonstrasi di DPR mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
- Wanda Hamidah hadir mendukung massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu sekaligus membagikan tiga ratus nasi kotak.
- Jovial Da Lopez bersama adiknya turut hadir untuk melihat antusiasme masyarakat dan mendukung hukuman mati koruptor.
Suara.com - Sejumlah selebriti dan publik figur ikut demonstrasi di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Mereka datang untuk menyuarakan dukungan terhadap tuntutan masyarakat sipil, termasuk desakan agar DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.
Salah satunya aktivis sekaligus selebriti Wanda Hamidah. Ia mengaku sengaja datang langsung ke lokasi untuk mendukung massa, khususnya Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang datang dari Jawa Tengah.
"Saya ke sini mau mendukung rakyat Pati yang sudah datang jauh-jauh dari luar Jakarta," tutur Wanda kepada wartawan di Jakarta, Kamis, (27/8/2026).
Tak hanya hadir, Wanda bersama kelompoknya juga menyiapkan 300 nasi kotak untuk konsumsi massa aksi. Makanan tersebut disiapkan dari posko yang mereka gunakan selama aksi berlangsung.
Wanda juga menyoroti pengerahan aparat di sekitar kompleks parlemen.
Ia berharap pengamanan tidak berujung pada tindakan represif terhadap masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi.
"Mudah-mudahan nggak ricuh. Mudah-mudahan aparat menjaga hawa nafsunya untuk mempersekusi rakyat Indonesia yang semata-mata menuntut keadilan," kata Wanda.
![Ratusan nasi kota dibagian aktivis sekaligus selebriti Wanda Hamidah kepada massa aksi demo di DPR. [Instagram Wanda Hamidah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/27/56749-demo-27-agustus.jpg)
Selain Wanda, YouTuber Jovial Da Lopez juga terlihat berada di tengah massa. Ia datang bersama sang adik, Andovi Da Lopez.
Pemilik kanal YouTube SkinnyIndonesian24 itu mengatakan kehadirannya untuk melihat langsung antusiasme masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
"Sejauh ini aman-aman aja, sih. Enggak ada yang aneh-aneh," tegas Jovial.
Pria yang akrab disapa Kak Jo itu turut mendukung tuntutan AMPB agar DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.
Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi juga perlu dibarengi pembenahan sistem penindakan agar hukuman yang diberikan benar-benar menimbulkan efek jera.
Termasuk mengenai wacana hukuman mati bagi koruptor, Jovial menyatakan dukungannya.
"Hukum mati koruptor? Setuju banget. Seratus persen setuju biar pada jera," ungkap Kak Jo seraya tertawa.
Kehadiran para selebriti tersebut menambah warna dalam aksi di depan Kompleks Parlemen. Mereka bergabung bersama elemen masyarakat sipil yang menyuarakan sejumlah tuntutan kepada pemerintah dan DPR.
Reporter: Alif Bintang