DPR Tak Perlu Tunggu Desember untuk Sahkan RUU Perampasan Aset

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:43 WIB
DPR Tak Perlu Tunggu Desember untuk Sahkan RUU Perampasan Aset
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri) bersama Saan Mustopa (kiri) berjabat tangan dengan perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Teguh Istiyanto (kanan) dan Supriyono (kedua kanan) alias Botok saat audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/sgd/tom]
baca 10 detik
  • Direktur Kebijakan Celios Media Wahyudi menilai DPR bisa mengesahkan RUU Perampasan Aset pada masa sidang sekarang tanpa menunggu Desember 2026.
  • Pimpinan DPR sebelumnya berjanji mengesahkan RUU tersebut paling lambat 15 Desember 2026 disertai ancaman siap mundur jika target gagal tercapai.
  • Media mengingatkan masyarakat harus tetap mengawal isu strategis lain seperti program MBG dan Kopdes Merah Putih melalui tekanan publik.

Suara.com - Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyudi Askar, menilai DPR sebenarnya tak memiliki alasan lagi untuk menunggu hingga Desember 2026 dalam mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Menurut dia, jika memang ada kemauan politik, regulasi tersebut dapat disahkan pada masa sidang yang sedang berjalan.

Hal ini merespons komitmen pimpinan DPR yang menjanjikan RUU Perampasan Aset rampung dan diketok dalam rapat paripurna paling lambat 15 Desember 2026.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan beberapa pimpinan DPR lain bahkan menyatakan siap mengundurkan diri jika target tersebut tidak tercapai.

Media mempertanyakan alasan parlemen masih membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mengesahkan RUU yang telah dibahas selama bertahun-tahun.

"Soal apakah ini hanya strategi DPR saja, saya tidak tahu. Tetapi sebetulnya, RUU Perampasan Aset ini kan sudah dibahas bertahun-tahun ya. Andai DPR mau mengesahkan, itu sebetulnya juga gak perlu nunggu Desember. Di masa sidang ini juga bisa disahkan sebetulnya," kata Media ditemui Suara.com usai kajian di Masjid Kampus UGM, Kamis (27/8/2026).

Disebutkan Media, kebuntuan politik, ekonomi, dan hukum hari ini terjadi akibat lambannya DPR merespons agenda penindakan korupsi.

Ia membandingkan kelambanan ini dengan penyusunan UU P2SK yang bisa dikebut hanya dalam hitungan minggu tanpa uji publik yang memadai.

Menteri Perekonomian dalam Kabinet Bayangan itu menyatakan bahwa janji pimpinan DPR mengenai tenggat pengesahan RUU Perampasan Aset harus dibuktikan melalui tindakan konkret, bukan sekadar komitmen politik.

baca juga

"Kita semua masyarakat ya mengapresiasi perjuangan Mas Botok, masyarakat Pati yang datang ke Jakarta. Sebagai tekanan politik ini sudah luar biasa, tetapi memang saya berharap ya RUU Perampasan Aset ini ya segera diketok saja gitu gak usah aneh-aneh, gak usah macam-macam, dan gak usah nunggu lagi," tegasnya.

Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Media Wahyudi Askar di Masjid Kampus UGM, Kamis (27/8/2026). [Suara.com/Hiskia]
Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Media Wahyudi Askar di Masjid Kampus UGM, Kamis (27/8/2026). [Suara.com/Hiskia]

Dalam kesempatan ini, Media turut mengingatkan bahwa RUU Perampasan Aset bukanlah obat mujarab yang serta-merta menghentikan praktik korupsi di Indonesia. Masih banyak persoalan besar lain yang tak kalah krusial untuk terus dikawal publik.

"Short term-nya sebetulnya yang dituntut oleh banyak masyarakat adalah penghentian MBG dan masalah Kopdes Merah Putih yang anggarannya ratusan triliun. Jadi kita tentu juga gak ingin masalah ini kemudian teralihkan," ujarnya.

Oleh karena itu, ia mendorong agar gelombang tekanan masyarakat sipil dan demonstrasi publik terus bermunculan menyasar sektor-sektor strategis lainnya, tidak hanya terpaku pada RUU Perampasan Aset.

"Dan saya berharap demonstrasi, tekanan publik berikutnya juga bermunculan untuk MBG, untuk Kopdes, untuk sektor-sektor lain dan itu juga harus direspon oleh DPR gitu dan semoga saja DPR tidak munafik," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalur Rel Terkepung Massa Aksi DPR, Perjalanan KRL Tanah Abang Terhenti

Jalur Rel Terkepung Massa Aksi DPR, Perjalanan KRL Tanah Abang Terhenti

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo

Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Komisi XI DPR Setuju Destry Damayanti Diangkat Jadi Gubernur BI

Komisi XI DPR Setuju Destry Damayanti Diangkat Jadi Gubernur BI

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Detik-detik Massa Aksi Coba Robohkan Pagar Gedung DPR RI

Detik-detik Massa Aksi Coba Robohkan Pagar Gedung DPR RI

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:20 WIB

166 Puskesmas Rusak Pascagempa NTT! Menkes Ajak Anggota DPR Super Kaya Ikut Donasi

166 Puskesmas Rusak Pascagempa NTT! Menkes Ajak Anggota DPR Super Kaya Ikut Donasi

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Solidaritas AMPB dan Ojol Retak Usai Audiensi DPR, Relawan: Karena Rupiah Kalian Tinggalkan Kami

Solidaritas AMPB dan Ojol Retak Usai Audiensi DPR, Relawan: Karena Rupiah Kalian Tinggalkan Kami

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Kecewa AMPB Pulang Duluan, Ojol Beri Waktu 1x24 Jam Massa Pati Minta Maaf

Kecewa AMPB Pulang Duluan, Ojol Beri Waktu 1x24 Jam Massa Pati Minta Maaf

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!

Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Mahasiswa Mundur Tertib Pukul 18.00 WIB, Massa Lain Masih Bertahan di DPR

Mahasiswa Mundur Tertib Pukul 18.00 WIB, Massa Lain Masih Bertahan di DPR

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Kecewa AMPB Balik Kanan, Ojol Ancam Usir Massa Pati Jika Kembali Demo di Jakarta

Kecewa AMPB Balik Kanan, Ojol Ancam Usir Massa Pati Jika Kembali Demo di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Terkini

Siapa Ahmad Ramzy, Pengacara yang Bikin Ruben Onsu Jadi Tersangka

Siapa Ahmad Ramzy, Pengacara yang Bikin Ruben Onsu Jadi Tersangka

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Apa Perbedaan Konduktor dan Isolator Panas Beserta Contoh Bendanya?

Apa Perbedaan Konduktor dan Isolator Panas Beserta Contoh Bendanya?

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:37 WIB

Jalur Rel Terkepung Massa Aksi DPR, Perjalanan KRL Tanah Abang Terhenti

Jalur Rel Terkepung Massa Aksi DPR, Perjalanan KRL Tanah Abang Terhenti

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Lebih dari Konflik Istana, The King's Warden Soroti Mirisnya Pendidikan Era Joseon

Lebih dari Konflik Istana, The King's Warden Soroti Mirisnya Pendidikan Era Joseon

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet

Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Massa Demo di Senayan Makin Ramai, Raker DPR Bersama Menkes Diakhiri Lebih Awal

Massa Demo di Senayan Makin Ramai, Raker DPR Bersama Menkes Diakhiri Lebih Awal

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo

Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bahas Transformasi Digital, Kementerian PANRB Bahas Peluang Kerja Sama dengan TBI

Bahas Transformasi Digital, Kementerian PANRB Bahas Peluang Kerja Sama dengan TBI

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:30 WIB

×