Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 01 September 2026 | 10:08 WIB
Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang
Ilustrasi Gunung Fuji Jepang (Pixabay.com/olivergotting)
baca 10 detik
  • Pendaki Indonesia berusia 57 tahun meninggal dunia di jalur pendakian Gunung Fuji.

  • Korban terpisah dari rombongan tur sebelum ditemukan tidak sadarkan diri di stasiun ketujuh.

  • Hasil pemeriksaan medis menduga kuat korban meninggal akibat serangan jantung di lokasi.

Suara.com - Seorang pendaki Indonesia berusia 57 tahun meninggal dunia akibat dugaan serangan jantung saat menaklukan jalur Gunung Fuji, Jepang. WNI itu sempat terpisah dari rombongan tur sebelum akhirnya ditemukan tidak sadarkan diri oleh pendaki lain.

Kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa korban tiba di stasiun kelima sekitar pukul 11.00 waktu setempat untuk memulai pendakian. Namun, ia gagal kembali ke titik kumpul usai jeda makan siang hingga rombongan memutuskan lanjut berjalan.

Laporan NHK menyebutkan, insiden tragis ini terungkap setelah sesama pendaki menemukan tubuh korban tergeletak telungkup di stasiun ketujuh sekitar pukul 17.00. Penemuan ini langsung direspon oleh pengelola pondok gunung untuk evakuasi darurat.

Petugas lokasi segera membawa tubuh korban turun kembali menuju stasiun kelima untuk mendapatkan pertolongan medis utama. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat di Kota Fujikawaguchiko, sebelum akhirnya dokter menyatakan korban telah meninggal.

Dugaan awal medis mengarah pada serangan jantung mendadak yang dialami korban di tengah jalur pendakian. Kondisi fisik yang menurun di ketinggian diduga menjadi faktor pemicu utama kematian korban.

Rombongan tur yang diikuti korban memilih untuk melanjutkan perjalanan meski satu anggotanya belum kembali ke rombongan. Keputusan tersebut membuat korban harus bertahan sendirian di jalur trek hingga ditemukan pingsan.

Proses evakuasi dari stasiun ketujuh menuju stasiun kelima membutuhkan waktu karena medan gunung yang cukup terjal. Staf pondok gunung bekerja keras menurunkan korban sebelum menyerahkannya ke pihak medis kota.

Peristiwa ini menambah deretan insiden keselamatan pendaki di puncak tertinggi Jepang selama musim pendakian berlangsung. Jalur Gunung Fuji dikenal memiliki tantangan cuaca ekstrem dan tekanan udara yang memicu masalah kesehatan mendadak.

Pihak kepolisian Jepang kini tengah berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia untuk mengurus proses pemulangan jenazah. Evaluasi terkait prosedur keselamatan agen tur pendakian juga mulai menjadi sorotan otoritas setempat.

baca juga

Gunung Fuji sendiri merupakan destinasi favorit warga dunia yang terletak di perbatasan Prefektur Shizuoka dan Yamanashi. Ketinggiannya yang mencapai 3.776 meter kerap memicu masalah fisik bagi pendaki yang kurang bersiap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Perbatasan China

45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Perbatasan China

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Banjir Bandang Nepal Dipastikan Tidak Menelan Korban Warga Negara Indonesia

Banjir Bandang Nepal Dipastikan Tidak Menelan Korban Warga Negara Indonesia

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:24 WIB

LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions

LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Terkini

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 10:01 WIB

Dreams of Joy: Antara Impian Seorang Gadis vs Kelamnya Tiongkok Era Mao

Dreams of Joy: Antara Impian Seorang Gadis vs Kelamnya Tiongkok Era Mao

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 10:00 WIB

Review The Whisper Man: Drama Kriminal Penuh Misteri dan Emosi yang Haru

Review The Whisper Man: Drama Kriminal Penuh Misteri dan Emosi yang Haru

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 09:58 WIB

Api Meluas di Perkebunan Makaeling, ERT Gosowong Bergerak Bantu Pemadaman

Api Meluas di Perkebunan Makaeling, ERT Gosowong Bergerak Bantu Pemadaman

Jakarta | Selasa, 01 September 2026 | 09:57 WIB

Ramalan Zodiak Pisces September 2026: Keuangan Jadi Fokus Utama, Karier dan Asmara Diuji??

Ramalan Zodiak Pisces September 2026: Keuangan Jadi Fokus Utama, Karier dan Asmara Diuji??

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 09:56 WIB

Pecco Bagnaia Merasa Berada di Titik Terendah dalam Kariernya, Putus Asa?

Pecco Bagnaia Merasa Berada di Titik Terendah dalam Kariernya, Putus Asa?

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 09:53 WIB

AS Pakai Minyak Venezuela untuk 'Aset Cadangan', Klaim Ancaman Iran Tak Mempan

AS Pakai Minyak Venezuela untuk 'Aset Cadangan', Klaim Ancaman Iran Tak Mempan

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:50 WIB

Kementerian ESDM Uji Data Desil Penerima untuk Cegah Masalah Pembatasan Pertalite

Kementerian ESDM Uji Data Desil Penerima untuk Cegah Masalah Pembatasan Pertalite

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:46 WIB

AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 91 Dolar AS per Barel

AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 91 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:33 WIB

Segera Koleksi, Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp2.664.00/Gram

Segera Koleksi, Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp2.664.00/Gram

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:32 WIB

×