- Kepolisian Jakarta Barat mengungkap kasus pembobolan ATM minimarket oleh satu keluarga pada Februari 2026.
- Aksi pencurian tersebut gagal karena gas oksigen untuk mengelas mesin ATM habis di lokasi kejadian.
- Polisi telah menangkap ibu dan anak, sedangkan ayah tiri berinisial RH masih dalam pencarian orang.
“Saya dan penyidik yakin ini bukan baru pertama kali. Kalau orang sudah berani menggunakan alat canggih dan modus-modus yang luar biasa, berarti dia sudah lebih dari sekali melakukan hal tersebut,” kata Nasriadi.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya baju merah marun, pakaian menyerupai seragam minimarket, satu unit telepon seluler, dan tong sampah.
Sementara peralatan las yang digunakan untuk membobol mesin ATM dibuang oleh para pelaku ke Kali Angke.
Hingga kini, petugas masih berupaya menemukan peralatan tersebut karena memiliki bobot yang cukup berat.
“Sampai saat ini unit Resmob masih terus mencarinya,” ucapnya.