620 Anak Terpapar Radikalisme Sepanjang 2026, Banyak yang Terlihat Seperti 'Good Boy'

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 02 September 2026 | 13:45 WIB
620 Anak Terpapar Radikalisme Sepanjang 2026, Banyak yang Terlihat Seperti 'Good Boy'
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Jakarta pada Rabu (2/9/2026) menyatakan anak santun dapat terpapar radikalisme digital.
  • BNPT mencatat 620 anak terpapar radikalisme pada Januari hingga Agustus 2026, meningkat dari 112 anak di tahun 2025.
  • Pemerintah berkomitmen menciptakan lingkungan aman di sekolah, sosial, dan ruang digital untuk melindungi anak dari kekerasan.

Suara.com - Penampilan seorang anak yang terlihat santun dan berperilaku baik ternyata tidak selalu menggambarkan apa yang mereka konsumsi dan serap di ruang digital.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyoroti fenomena tersebut di tengah meningkatnya jumlah anak dan remaja yang terpapar paham radikalisme melalui media sosial dan game online.

Berdasarkan data yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), sepanjang Januari-Agustus 2026 tercatat 620 anak terpapar paham radikalisme. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan catatan pada 2025 yang mencapai 112 anak dari 26 provinsi.

"Angka yang menggambarkan betapa kekerasan memang masih menjadi persoalan yang begitu dekat dengan lingkungan sosial kita," kata Mu'ti dalam konferensi pers bersama BNPT di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Mu'ti mengatakan persoalan tersebut perlu menjadi perhatian karena anak-anak yang terpapar tidak selalu menunjukkan tanda-tanda yang mudah dikenali oleh lingkungan sekitarnya.

“Banyak anak yang mereka terlihat begitu santun, terlihat sebagai good boy atau nice girl, tanpa kita sadari mereka sebenarnya terpapar oleh berbagai paham kekerasan yang sebagiannya berakar dari ekstremisme dan paham-paham yang lainnya,” ujarnya.

Paparan Ruang Digital

Mu'ti mengatakan paparan dari media dapat memengaruhi anak hingga mendorong mereka menjadi pelaku kekerasan. Menurutnya, persoalan tersebut tidak terlepas dari kurangnya bimbingan dan pengarahan yang diterima anak dari lingkungan sekitarnya.

“Karena kita tahu bahwa banyak mereka, anak-anak muda kita ini yang terpengaruh, terpapar, bahkan kemudian menjadi aktor kekerasan itu karena mereka mengikuti apa yang mereka saksikan di media dan mereka kurang mendapatkan bimbingan dan juga kurang mendapatkan pengarahan dari kita semuanya,” ujar Mu'ti.

baca juga

Ia menyampaikan kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sosial dan ruang digital.

Mu'ti menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak. Menurutnya, perlindungan tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sekolah, lingkungan sosial, hingga ruang digital.

Upaya tersebut dinilai penting agar anak-anak tidak mudah terpapar berbagai konten maupun paham kekerasan yang dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Tetap Masuk Saat Karhutla Kalteng, Mendikdasmen: Jangan Paksa Anak Jika Berisiko Kesehatan

Sekolah Tetap Masuk Saat Karhutla Kalteng, Mendikdasmen: Jangan Paksa Anak Jika Berisiko Kesehatan

News | Rabu, 02 September 2026 | 12:16 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Terkini

Novel Yang Menari dalam Bayangan Inang Mati: Menyingkap Jati Diri dan Kekayaan Budaya Bali

Novel Yang Menari dalam Bayangan Inang Mati: Menyingkap Jati Diri dan Kekayaan Budaya Bali

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Survei Voxpol Center: Mayoritas Responden Dukung UU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor

Survei Voxpol Center: Mayoritas Responden Dukung UU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Perkuat Layanan Purnajual Kia Sales Indonesia Tambah Jaringan Dealer Resmi

Perkuat Layanan Purnajual Kia Sales Indonesia Tambah Jaringan Dealer Resmi

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo

Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo

Bali | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Kakak Beradik Pelaku Pembunuhan Gara-gara Domino di Abdya Ditangkap

Kakak Beradik Pelaku Pembunuhan Gara-gara Domino di Abdya Ditangkap

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Disorot Publik, Gibran Akhirnya Mundur dari Jabatan

Disorot Publik, Gibran Akhirnya Mundur dari Jabatan

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Tekan Emisi, PLN Indonesia Power Uji Co-Firing Hidrogen-Amonia

Tekan Emisi, PLN Indonesia Power Uji Co-Firing Hidrogen-Amonia

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Syarat Kerja Selangit, Gaji UMR: Ekspektasi yang Tak Masuk Akal?

Syarat Kerja Selangit, Gaji UMR: Ekspektasi yang Tak Masuk Akal?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Tak Perlu KTP DKI, Seluruh Pasien TBC Bebas Berobat di Fasilitas Kesehatan Jakarta

Tak Perlu KTP DKI, Seluruh Pasien TBC Bebas Berobat di Fasilitas Kesehatan Jakarta

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:18 WIB

BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat

BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat

Jakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:17 WIB

×