Ngamuk! Serangan Drone Iran Hantam Pangkalan Militer AS di 4 Negara Timur Tengah

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 03 September 2026 | 07:50 WIB
Ngamuk! Serangan Drone Iran Hantam Pangkalan Militer AS di 4 Negara Timur Tengah
Serangan rudal Iran ke pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Samudra Hindia memicu kekhawatiran baru tentang kemampuan jarak jauh rudal milik Teheran. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Iran menggempur pangkalan militer Amerika Serikat di UEA, Bahrain, Kuwait, Yordania, dan Irak.

  • Serangan gabungan rudal dan drone menyasar sistem radar serta markas komandan militer AS.

  • Aksi ini dipicu tuduhan serangan AS yang menewaskan warga pada acara pernikahan di Iran.

Suara.com - Perang di kawasan Timur Tengah melonjak drastis usai armada militer Iran menggempur habis sejumlah pangkalan Amerika Serikat di beberapa negara tetangga. Langkah serentak ini menjadi babak baru konfrontasi terbuka yang langsung mengancam keselamatan personel serta instalasi pertahanan militer Paman Sam.

Serangan udara masif tersebut dilancarkan secara beruntun dengan fokus utama melumpuhkan pusat kendali radar dan titik konsentrasi pasukan AS. Wilayah Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, hingga Irak kini berada dalam zona bahaya akibat gempuran armada tak berawak tersebut.

Aksi balasan ini mengonfirmasi bahwa Iran tidak lagi ragu menerobos batas wilayah udara negara tetangga demi menyasar titik vital militer Amerika. Eskalasi mendadak ini berpotensi menyeret seluruh kawasan Timur Tengah ke dalam pusaran perang terbuka yang kian meluas.

Rudal Iran (Tasnimnews)
Rudal Iran (Tasnimnews)

Angkatan Darat Iran mengonfirmasi pengerahan armada drone canggih dalam jumlah besar untuk menghancurkan pertahanan udara lawan. Langkah ini sengaja diambil untuk melumpuhkan sistem pemantauan dini milik pasukan sekutu.

"Puluhan drone serang milik angkatan darat telah menyerang sistem radar dan posisi pasukan AS di pangkalan Al Dhafra dan Al Minhad di Uni Emirat Arab," kata Angkatan Darat Iran.

Gempuran udara Iran tidak hanya berhenti di kawasan Uni Emirat Arab semata. Fasilitas pemantauan militer AS di Pangkalan Udara Sheikh Isa, Bahrain, turut menjadi sasaran tembak utama.

Pihak militer Iran mengklaim telah menghantam "instalasi radar dan titik-titik berkumpul" pasukan AS di area strategis tersebut. Pengoperasian drone tempur ini dinilai efektif menembus ruang udara yang dijaga ketat oleh sistem pertahanan sekutu.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengambil tanggung jawab penuh atas gelombang serangan yang lebih luas. Operasi gabungan tersebut meluas hingga menjangkau kawasan Yordania serta Erbil di wilayah Kurdistan, Irak.

Langkah invasif IRGC ini diklaim sebagai tindakan responsif atas dugaan keterlibatan tentara Amerika dalam aksi kekerasan di wilayah kedaulatan Iran. Pihak IRGC menuduh pangkalan AS di Kuwait menjadi titik awal operasi yang memicu jatuhnya korban jiwa dari kalangan sipil.

baca juga

"melancarkan serangan gabungan menggunakan rudal dan drone ke Pangkalan Ali Al Salem," tegas pihak IRGC terkait gempuran di Kuwait.

Fokus gempuran di Pangkalan Ali Al Salem targetnya sangat spesifik dan terukur. Kompleks markas besar beserta area kediaman perwira tinggi militer Amerika menjadi sasaran utama rudal Iran.

Penyerangan skala besar ini berakar dari insiden berdarah yang menimpa warga lokal di wilayah Iran selatan. Sebuah pesta pernikahan warga di Kabupaten Sirik mendadak berubah menjadi tragedi mengerikan akibat gempuran udara.

Peristiwa kelam tersebut menyebabkan empat orang tewas di lokasi kejadian dan puluhan tamu undangan lainnya mengalami luka serius. Tehran menuduh keterlibatan langsung pangkalan militer AS di Kuwait sebagai dalang utama di balik penyerangan pesta pernikahan tersebut.

Secara historis, keberadaan pangkalan serta fasilitas militer Amerika Serikat di negara-negara Teluk memang kerap menjadi pemicu gesekan geopolitik yang memanas. Konflik berkepanjangan ini terus mengancam stabilitas keamanan dan ekonomi di seluruh wilayah Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal Iran Hantam Pangkalan AS Respons Atas Tragedi Pernikahan Kuhestak

Rudal Iran Hantam Pangkalan AS Respons Atas Tragedi Pernikahan Kuhestak

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:27 WIB

Dari Lemari Pengap Menuju Kebebasan: Membaca The War That Saved My Life

Dari Lemari Pengap Menuju Kebebasan: Membaca The War That Saved My Life

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 18:00 WIB

Iran Janji Balas Serangan Militer AS ke Pesta Pernikahan di Sirik

Iran Janji Balas Serangan Militer AS ke Pesta Pernikahan di Sirik

News | Rabu, 02 September 2026 | 10:42 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×