Modus Baru Kejahatan Siber Internasional: Tak Lagi Retas Sistem, tapi Manipulasi Korban

Arief Apriadi

Minggu, 06 September 2026 | 16:24 WIB
Modus Baru Kejahatan Siber Internasional: Tak Lagi Retas Sistem, tapi Manipulasi Korban
Ilustrasi hacker (Freepik)
baca 10 detik
  • Sindikat peretas global kini mengeksploitasi kelemahan psikologis manusia melalui taktik rekayasa sosial untuk membobol keamanan.
  • Akar Inti Enterprise menggelar kampanye kesadaran berjudul "Now You See: Now You Aware" untuk meningkatkan literasi digital.
  • Dr. Wani Sabu menyatakan bahwa 99 persen kasus pembobolan perbankan bermula dari kelengahan individu akibat rekayasa sosial.

Suara.com - Lanskap kejahatan siber internasional tengah mengalami pergeseran. Sindikat peretas global tak lagi sekadar berupaya membobol sistem pertahanan komputer.

Tren ancaman digital lintas negara kini justru menjadikan kelemahan psikologis manusia sebagai celah utama melalui taktik manipulatif yang dikenal sebagai rekayasa sosial atau social engineering.

Menghadapi disrupsi keamanan siber berskala global ini, industri teknologi di berbagai negara mulai menyadari bahwa pertahanan terkuat bukan hanya perangkat lunak, melainkan juga kesadaran pengguna.

Fenomena kerentanan manusia di tengah pesatnya digitalisasi tersebut direspons serius oleh Akar Inti Enterprise, perusahaan penyedia solusi teknologi informasi berbasis di Indonesia.

Sebagai integrator sistem kelas bisnis, perusahaan ini menggelar kampanye kesadaran bertajuk "Now You See: Now You Aware" bagi para pemangku kepentingan industri.

Krisis Kesadaran di Tengah Gempuran Digital

Ilustrasi serangan siber dengan kecerdasan buatan. [Gemini AI]
Ilustrasi serangan siber dengan kecerdasan buatan. [Gemini AI]

CEO Akar Inti Enterprise, Astari Kartika Hadinata, menggarisbawahi bahwa lonjakan kejahatan virtual dalam beberapa tahun terakhir belum diimbangi dengan literasi digital masyarakat.

"Kejahatan siber meningkat pesat dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, tetapi kesadaran atas ancaman tersebut belum tinggi," ujar Astari Kartika Hadinata.

Berbagai kajian keamanan siber global menunjukkan bahwa serangan modern semakin terpersonalisasi untuk menyerang emosi korban, baik melalui rasa cemas maupun euforia sesaat.

baca juga

Hal ini diamini Senior Adviser Fraud Banking Investigation BCA, Dr. Wani Sabu, yang membeberkan fakta mengenai modus operandi penipuan di sektor keuangan.

Di sektor perbankan modern, nyaris 99 persen kasus pembobolan ternyata bermula dari rekayasa sosial yang menargetkan kelengahan individu.

Ancaman Sindikat Penipuan Perbankan

Sindikat kejahatan lintas batas kerap menyamar sebagai layanan pelanggan bank atau instansi resmi untuk menebar jebakan berupa tautan palsu hingga pengumuman undian fiktif.

"Kejahatan siber yang menyasar melalui social engineering memang masih menjadi masalah krusial di Indonesia, terutama untuk beberapa kalangan," kata Wani.

Wani menegaskan bahwa rasa takut tertinggal tren atau FOMO sering kali membuat calon korban bertindak gegabah tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bareskrim Sita Rp51,99 Miliar dari Jaringan Judi Online

Bareskrim Sita Rp51,99 Miliar dari Jaringan Judi Online

Foto | Kamis, 03 September 2026 | 19:30 WIB

BNI dan BI Edukasi Pengunjung wondrX 2026 Waspadai Kejahatan Siber

BNI dan BI Edukasi Pengunjung wondrX 2026 Waspadai Kejahatan Siber

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:09 WIB

Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026

Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:49 WIB

Ancaman Siber Mobil Modern Ternyata Lebih Mengerikan dari Sekadar Aksi Peretasan di Film

Ancaman Siber Mobil Modern Ternyata Lebih Mengerikan dari Sekadar Aksi Peretasan di Film

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×