Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!

Muhamad Yasir

Senin, 07 September 2026 | 13:49 WIB
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Sejumlah warga mencari masker di kawasan Pasar Asemka, Jakarta di tengah ancaman abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. [Suara.com/Agustin]
baca 10 detik
  • Permintaan masker KF95  meningkat akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • Stok masker KF95 dan berbagai merek lain mengalami kelangkaan di Pasar Asemka, jakarta karena lonjakan kebutuhan masyarakat.
  • Sejumlah penjual daring menaikkan harga masker secara drastis hingga membatalkan pesanan secara sepihak kepada pembeli.

Suara.com - Masker KF95 mulai langka di pasaran di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Penjual masker di kawasan Pasar Asemka, Jakarta, Eko, mengatakan KF95 dan masker model duckbill menjadi jenis yang paling banyak ditanyakan pembeli dalam beberapa hari terakhir.

“Yang banyak dicari tipe KF95, duckbill,” kata Eko saat ditemui Suara.com, Senin (7/9/2026).

Namun, tingginya permintaan tersebut tidak diimbangi ketersediaan stok. Eko mengatakan masker KF95 dan duckbill saat ini justru tidak tersedia di tokonya.

Kondisi itu membuat Eko belum dapat memastikan harga terbaru masker tersebut. Padahal, KF95 biasanya dijual sekitar Rp20 ribu.

“Biasanya dijual Rp20 ribu, sekarang nggak tahu, soalnya dari kemarin barangnya nggak ada,” ujarnya.

Tak hanya KF95 dan duckbill, sejumlah merek masker juga mulai sulit diperoleh. Eko menyebut Muson, I Care, dan One Care sebagai beberapa produk yang stoknya tengah bermasalah.

“Barang merek Muson, I Care, One Care lagi susah tuh barangnya,” katanya.

Menurut Eko, kelangkaan stok tersebut sudah terjadi sejak sehari sebelumnya seiring meningkatnya permintaan masker.

baca juga

“Dari kemarin barangnya nggak ada,” ujar Eko.

Ilustrasi: Warga menggunakan masker saat berolahraga pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (6/9/2026). Pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan karena adanya indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU
Ilustrasi: Warga menggunakan masker saat berolahraga pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (6/9/2026). Pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan karena adanya indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU

Harga Masker Melonjak

Kelangkaan sejumlah jenis masker di tengah permintaan masyarakat meningkat setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Banten, dan Lampung.

Di tengah kondisi tersebut, keluhan mengenai harga masker yang melonjak drastis turut bermunculan di media sosial. Sejumlah warga mengaku mendapati harga masker berubah berkali-kali lipat setelah melakukan pemesanan melalui marketplace.

Salah satunya disampaikan akun Threads @lydixxxxxxxxx. Ia mengaku harga masker yang semula sekitar Rp200 ribu tiba-tiba berubah menjadi Rp1,3 juta saat hendak membeli di toko daring EquipmentSupply.

"Seller alasan barang habis makanya dia naikin harga biar nggak ada yang checkout. Dia pikir pembelinya anak TK bisa dibodohin pake alasan kek gitu," tulisnya.

Dalam tangkapan layar percakapan yang diunggah, penjual menyebut stok barang kosong. Namun, ketika dipersoalkan soal perubahan harga, penjual mengaku sengaja menaikkan harga agar tidak ada pembeli yang melakukan checkout.

Keluhan serupa disampaikan akun Threads @bapxxxx. Ia mengaku pesanan masker yang dibuat pada malam hari dibatalkan keesokan paginya dengan alasan harga mengalami perubahan.

"Semalem gw checkout terus tadi pagi dicancel katanya naik harga pas liat harga barunya bener-bener naik 10x lipat gw doain debu di rumah lu muter terus ya?????!!!!!" tulis akun tersebut.

Sementara akun @sheixxxxxxx mengunggah tangkapan layar pengembalian dana senilai Rp262.770 untuk pesanan masker. Dalam keterangannya, pembatalan disebut terjadi karena penjual tidak mengatur pengiriman tepat waktu.

Reporter : Agustin Dwi Anggraini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Minta Harga Masker Tak Dimainkan di Tengah Erupsi Anak Krakatau

DPR Minta Harga Masker Tak Dimainkan di Tengah Erupsi Anak Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 12:54 WIB

2 Negara Tetangga RI Keluarkan Peringatan Pasca Gunung Anak Krakatau Meletus

2 Negara Tetangga RI Keluarkan Peringatan Pasca Gunung Anak Krakatau Meletus

News | Senin, 07 September 2026 | 11:31 WIB

Harga Masker Melonjak Drastis saat Erupsi Anak Gunung Krakatau! Warga Keluhkan Aksi Nakal Seller

Harga Masker Melonjak Drastis saat Erupsi Anak Gunung Krakatau! Warga Keluhkan Aksi Nakal Seller

News | Senin, 07 September 2026 | 07:47 WIB

Terkini

Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih

Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 12:36 WIB

7 Tips Menyetrika Kemeja agar Rapi Sempurna, Jangan Asal Gosok

7 Tips Menyetrika Kemeja agar Rapi Sempurna, Jangan Asal Gosok

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:35 WIB

Penyebab Mesin Cuci Bergetar Hebat Saat Spin, Ini Cara Mengatasinya

Penyebab Mesin Cuci Bergetar Hebat Saat Spin, Ini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:34 WIB

9 Rekomendasi Cushion Instaperfect untuk Kulit Matang, Apa Shade Kamu?

9 Rekomendasi Cushion Instaperfect untuk Kulit Matang, Apa Shade Kamu?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:32 WIB

10 Jenazah Dievakuasi dari Bangunan Roboh karena Serangan Udara Israel di Gaza

10 Jenazah Dievakuasi dari Bangunan Roboh karena Serangan Udara Israel di Gaza

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:32 WIB

KB Pascapersalinan Bukan Sekadar Kontrasepsi, Tapi Pastikan Anak Dapat ASI dan Pola Asuh Optimal

KB Pascapersalinan Bukan Sekadar Kontrasepsi, Tapi Pastikan Anak Dapat ASI dan Pola Asuh Optimal

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:30 WIB

Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang

Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 12:28 WIB

Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil

Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 12:22 WIB

Ciri-Ciri Kulit Wajah Over Cleansing Akibat Terlalu Sering Cuci Muka

Ciri-Ciri Kulit Wajah Over Cleansing Akibat Terlalu Sering Cuci Muka

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:22 WIB

Jeritan Hati Ibu Korban Pencabulan di Palmerah: 4 Bulan Lapor Polisi, Pelaku Belum Juga Ditangkap

Jeritan Hati Ibu Korban Pencabulan di Palmerah: 4 Bulan Lapor Polisi, Pelaku Belum Juga Ditangkap

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:20 WIB

×