Lawan Abu Anak Krakatau, Pemprov DKI Kerahkan Damkar dan Water Mist untuk Bersihkan Udara

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Senin, 07 September 2026 | 17:42 WIB
Lawan Abu Anak Krakatau, Pemprov DKI Kerahkan Damkar dan Water Mist untuk Bersihkan Udara
Pemprov DKI Jakarta menyiram sejumlah wilayah untuk menekan penyebaran abu vulkanik pascaletusan Gunung Anak Krakatau. (Dok. Dinas LH DKI Jakarta)
baca 10 detik
  • Gubernur Pramono memerintahkan pemilik gedung tinggi mengaktifkan penyemprotan uap air di Jakarta pada Senin, 7 September 2026.
  • Petugas gabungan mengerahkan penyemprotan air masif di jalan protokol untuk meluruhkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau demi kesehatan warga.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga membagikan masker gratis secara masif dan mengimbau masyarakat waspada saat beraktivitas luar ruangan.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah taktis untuk membersihkan sisa abu vulkanik yang masih menyelimuti langit ibu kota hingga Senin (7/9/2026).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menginstruksikan seluruh pemilik gedung tinggi di Jakarta untuk mengaktifkan fasilitas penyemprotan uap air atau water mist.

Langkah ini dilakukan guna mempercepat luruhnya partikel abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang dinilai bisa mengganggu kesehatan pernapasan warga.

"Kami minta untuk bisa dilakukan itu," kata Pramono saat memberikan keterangan di Balai Kota Jakarta.

Selain mengandalkan gedung pencakar langit, petugas gabungan juga diterjunkan ke jalanan untuk melakukan penyemprotan air secara masif di sepanjang jalan protokol.

Instansi seperti Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, hingga Satpol PP dikerahkan untuk memastikan operasi pembersihan polusi abu ini berjalan lancar.

"Untuk water mist itu terus kami lakukan sampai besok," tutur Pramono.

Abu vulkanik yang terbawa hingga wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), membuat sejumlah kendaraan warga tertutup endapan abu cukup tebal. [Dok @txtdrjkt]
Abu vulkanik yang terbawa hingga wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), membuat sejumlah kendaraan warga tertutup endapan abu cukup tebal. [Dok @txtdrjkt]

Upaya penjernihan udara dengan metode semprot air ini ditargetkan terus berlangsung hingga kondisi kualitas udara Jakarta dinyatakan benar-benar pulih.

Tak hanya menyemprotkan air, Pemprov DKI juga membagikan masker gratis secara masif kepada para pengguna jalan.

baca juga

Pramono mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan selalu mengenakan masker saat harus beraktivitas di luar ruangan.

Eks Seskab ini menegaskan, pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan selalu berkoordinasi dengan otoritas terkait di tingkat nasional.

"Tentunya yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, kami persilakan sepenuhnya kepada pemerintah pusat," pungkas Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lima Bandara Buka 24 Jam untuk Tampung Penerbangan Terdampak Krakatau

Lima Bandara Buka 24 Jam untuk Tampung Penerbangan Terdampak Krakatau

Foto | Senin, 07 September 2026 | 17:33 WIB

Masih Diselimuti Abu Krakatau! PJJ Sekolah di Jakarta Diperpanjang hingga Besok

Masih Diselimuti Abu Krakatau! PJJ Sekolah di Jakarta Diperpanjang hingga Besok

News | Senin, 07 September 2026 | 17:01 WIB

Pemerintah Didesak Tegur Sekolah Bandel yang Abaikan PJJ Saat Erupsi Anak Krakatau

Pemerintah Didesak Tegur Sekolah Bandel yang Abaikan PJJ Saat Erupsi Anak Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 16:49 WIB

4 Bandara Bersih dari Abu Vulkanik, Soekarno-Hatta hingga Husein Sastranegara Bisa Segera Dibuka

4 Bandara Bersih dari Abu Vulkanik, Soekarno-Hatta hingga Husein Sastranegara Bisa Segera Dibuka

News | Senin, 07 September 2026 | 16:20 WIB

Gunung Anak Krakatau Apakah Berbahaya? Ini 6 Ancaman yang Patut Diwaspadai

Gunung Anak Krakatau Apakah Berbahaya? Ini 6 Ancaman yang Patut Diwaspadai

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 17:27 WIB

Terkini

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×