Masa Pakai Kulkas Idealnya Berapa Lama? Kenali 7 Tanda Kerusakan yang Sering Diabaikan

Husna Rahmayunita

Selasa, 08 September 2026 | 20:11 WIB
Masa Pakai Kulkas Idealnya Berapa Lama? Kenali 7 Tanda Kerusakan yang Sering Diabaikan
Ilustrasi masa pakai dan tanda kerusakan kulkas. (Pexels/Polina Tankilevitch)
baca 10 detik
  • Masa pakai ideal sebuah kulkas biasanya berkisar antara 9 hingga 13 tahun.
  • Berbagai tanda kerusakan kulkas sering tidak disadari dan dinggap sepele.
  • Cek jika mulai terjadi penumpukan bunga es, suhu tidak dingin, serta suara dengung keras.

Suara.com - Kulkas menjadi salah satu peralatan rumah tangga yang awet meski dipakai terus menerus untuk menyimpan bahan makanan.

Tak heran jika banyak orang baru memperhatikan kondisinya ketika makanan mulai cepat basi atau suhu di dalamnya terasa berubah.

Padahal, kulkas rusak biasanya menunjukkan sejumlah tanda sebelum benar-benar berhenti berfungsi. Sama seperti alat elektronik lain, kulkas juga memiliki masa pakai.

Lantas, berapa lama masa pakai kulkas yang ideal dan apa saja tanda kerusakan yang sering disepelekan.

Masa Pakai Kulkas

Mengutip laman Sharp, masa pakai kulkas umumnya berada di kisaran 9 hingga 13 tahun. Namun, angka tersebut bukan patokan mutlak.

Kulkas Samsung. [Shopee/Samsung Official Shop]
Kulkas Samsung. [Shopee/Samsung Official Shop]

Cara penggunaan, intensitas pemakaian, kondisi lingkungan, hingga perawatan rutin dapat memengaruhi usia sebuah kulkas. Dengan perawatan yang tepat, kulkas bahkan bisa digunakan lebih lama.

7 Tanda Kulkas Rusak yang Sering Tidak Disadari

1. Bunga es menumpuk di freezer

Lapisan bunga es yang semakin tebal bukan sekadar mengurangi ruang penyimpanan. Kondisi ini dapat membuat sistem pendinginan bekerja lebih keras dan menghambat sirkulasi udara dingin.

Penyebabnya bisa beragam, termasuk pintu freezer yang sering dibuka atau sistem pencairan bunga es yang bermasalah.

baca juga

2. Suhu kulkas tidak lagi dingin

Ini merupakan salah satu tanda kulkas rusak yang paling mudah dikenali. Jika makanan dan minuman tidak lagi cukup dingin meski pengaturan suhu sudah sesuai, jangan langsung menganggap masalahnya sepele.

Komponen seperti termostat, kipas, atau kompresor mungkin perlu diperiksa untuk mengecek kondisinya.

3. Suara dengung terdengar lebih keras

Dengungan dari kulkas sebenarnya normal karena kompresor dan komponen lainnya sedang bekerja.

Namun, jika suara berubah menjadi jauh lebih keras, terus-menerus, atau disertai bunyi tidak biasa, kondisi tersebut patut diperiksa karena dapat menandakan komponen bekerja terlalu berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Dulu Panggil Tukang Servis! Lakukan 3 Cara Ini untuk Memperbaiki Kulkas Penuh Bunga Es

Jangan Dulu Panggil Tukang Servis! Lakukan 3 Cara Ini untuk Memperbaiki Kulkas Penuh Bunga Es

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 13:51 WIB

7 Jenis Buah dan Sayur yang Dilarang Disimpan di Kulkas, Ternyata Bisa Merusak Nutrisinya

7 Jenis Buah dan Sayur yang Dilarang Disimpan di Kulkas, Ternyata Bisa Merusak Nutrisinya

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 06:15 WIB

Tren Kulkas Jepang di Dapur Modern, Teknologi hingga Desain Jadi Pertimbangan

Tren Kulkas Jepang di Dapur Modern, Teknologi hingga Desain Jadi Pertimbangan

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 19:35 WIB

5 Perbedaan Kulkas Direct Cooling vs No Frost, Penting Diketahui sebelum Membeli

5 Perbedaan Kulkas Direct Cooling vs No Frost, Penting Diketahui sebelum Membeli

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 14:43 WIB

Mengapa Mencongkel Bunga Es dengan Benda Tajam Sangat Berbahaya?

Mengapa Mencongkel Bunga Es dengan Benda Tajam Sangat Berbahaya?

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 11:54 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×