- Kota Semarang menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXI yang berlangsung pada 11-20 September 2026.
- Perhelatan akbar tersebut melibatkan 2.242 peserta dan diperkirakan menghasilkan perputaran ekonomi mencapai Rp1,2 triliun.
- Pemerintah daerah dan pusat telah mempersiapkan 12 venue perlombaan serta berbagai kegiatan pendukung wisata.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Abu Rokhmad memastikan perangkat perlombaan MTQ Nasional telah disiapkan secara penuh.
Menurut dia, penetapan peserta, dewan hakim, panitera, hingga perangkat perlombaan lainnya telah mencapai 100 persen. Kementerian Agama juga menyiapkan majelis kode etik untuk mengantisipasi persoalan selama perlombaan.
Sebanyak 2.242 peserta telah ditetapkan mengikuti MTQ Nasional XXXI, terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan. Mereka akan berkompetisi dalam delapan cabang dan 24 golongan lomba dengan 48 kategori yang dipertandingkan. Panitia juga telah menyiapkan 5.257 butir soal.
“Mulai tanggal 11 kita sudah mulai kedatangan tamu-tamu dari seluruh provinsi di Indonesia sampai tanggal 20 September. Kita sukseskan MTQ ke-31 di Semarang ini,” ujar Abu Rokhmad.
MTQ Nasional tahun ini juga menghadirkan sesuatu yang baru, yakni eksibisi bagi penyandang disabilitas sensorik tuli. Sebanyak 24 peserta dari berbagai provinsi telah menyatakan kesiapan mengikuti eksibisi tersebut.
Abu Rokhmad mengatakan, eksibisi tersebut menjadi langkah awal untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas dalam penyelenggaraan MTQ.
Kementerian Agama berencana mengembangkan eksibisi tersebut menjadi salah satu cabang lomba resmi pada penyelenggaraan MTQ berikutnya.