Warga Bangkok Protes WN Israel Diduga Caplok Lahan di Thailand

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 11 September 2026 | 09:31 WIB
Warga Bangkok Protes WN Israel Diduga Caplok Lahan di Thailand
Aksi protes mendesak penertiban kepemilikan lahan dan bisnis pengusaha Israel meletus di Bangkok. (Anadolu)
baca 10 detik
  • Unjuk rasa di Kedutaan Israel Bangkok menuntut penertiban kepemilikan lahan dan bisnis nominee ilegal.

  • Sondhi Limthongkul memimpin aksi mendesak warga Israel menghormati hukum serta adat istiadat Thailand.

  • Gelombang protes dipastikan bakal meluas ke beberapa provinsi seperti Chonburi, Chanthaburi, dan Khon Kaen.

Suara.com - Demo skala besar pecah di depan Kedutaan Besar Israel di Bangkok. Pendemo menuntut pengetatan pengawasan kepemilikan aset asing warga Israel dan praktik nominee. Massa mendesak seluruh warga negara asing tanpa terkecuali untuk tunduk pada regulasi hukum serta adat istiadat setempat.

Para demonstran memadati area luar Gedung Ocean Tower II di Jalan Sukhumvit 21 dengan membentangkan beragam atribut protes.

Beberapa tulisan di spanduk menegaskan sikap warga lokal, di antaranya “Thailand menyambut wisatawan, bukan penjahat perang,” “Tidak ada pad thai untuk penjahat perang,” “Boikot Israel” dan “Hentikan Genosida,” menurut The Nation.

Inisiator aksi menegaskan langkah ini murni demi memproteksi kedaulatan negara, aset domestik, serta daya saing pelaku usaha lokal. Mantan pimpinan People’s Alliance for Democracy, Sondhi Limthongkul, turun langsung memimpin barisan melalui gerakan “Take Thailand Back”.

Aksi ini juga dihadiri barisan tokoh kritis seperti Ketua Thailand Watch Foundation Panthep Puapongpan, Nitithorn Lamlue, hingga pimpinan Network of Students and People for Reform of Thailand Pichit Chaimongkol.

Di hadapan massa, Sondhi membacakan sikap resminya melalui surat terbuka berbahasa Thailand dan Inggris. Sondhi mendesak Kedutaan Besar Israel dan pemerintah Thailand untuk mengambil langkah konkret, bukan sekadar menerima petisi yang disampaikan para demonstran.

Demonstran mendesak diplomat Israel memerintahkan warganya agar patuh pada budaya lokal dan tak melindungi oknum bermasalah. Selain itu, otoritas diminta mengusut tuntas kepemilikan tanah mencurigakan serta operasional jaringan pusat Chabad di Thailand.

Isu kemanusiaan global turut disuarakan agar pemerintah Israel segera menghentikan kejahatan perang dan mematuhi hukum internasional. Mereka menyayangkan sikap sebagian oknum warga Israel yang dinilai sering memicu gesekan sosial akibat pengabaian aturan lokal.

Dugaan penguasaan lahan di Chachoengsao serta ekspansi pusat Chabad memicu kekhawatiran akan adanya upaya pendudukan teritorial secara halus. Untuk memperluas tekanan, gelombang protes serupa dijadwalkan bakal merembet ke kawasan Chonburi, Chanthaburi, hingga Khon Kaen.

baca juga

Aksi ini berlatar belakang meningkatnya keresahan publik Thailand terhadap maraknya penguasaan properti oleh pihak asing secara ilegal. Praktik penguasaan aset lewat nama warga lokal (nominee) dinilai mengancam kedaulatan ekonomi dan ruang hidup masyarakat setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNPB: Water Bombing Tak Berguna Jika Api Karhutla Sudah Membesar

BNPB: Water Bombing Tak Berguna Jika Api Karhutla Sudah Membesar

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:08 WIB

Duduk Perkara Dugaan PT PSMI Serobot Lahan Inhutani V hingga Berujung Sitaan Rp1 Triliun

Duduk Perkara Dugaan PT PSMI Serobot Lahan Inhutani V hingga Berujung Sitaan Rp1 Triliun

News | Kamis, 10 September 2026 | 19:12 WIB

Muncul Isu Aksi Massa Black September, Analis Yakin Polri Mampu Tangani

Muncul Isu Aksi Massa Black September, Analis Yakin Polri Mampu Tangani

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:20 WIB

Terkini

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:39 WIB

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:28 WIB

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:26 WIB

×