Adidas Minta Maaf Eks Tentara Israel Difabel Jadi Bintang Iklan Single Shoe

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 09 September 2026 | 12:40 WIB
Adidas Minta Maaf Eks Tentara Israel Difabel Jadi Bintang Iklan Single Shoe
Adidas meminta maaf atas keterlibatan mantan tentara Israel dalam kampanye layanan sepatu tunggal difabel. (Adidas)
baca 10 detik
  • Adidas meminta maaf usai iklan layanan sepatu difabel di Israel memicu kecaman publik internasional.

  • Keterlibatan mantan prajurit Israel dalam promosi tersebut memicu seruan boikot dari berbagai pihak.

  • Manajemen menegaskan promosi tersebut dibuat tim lokal dan bukan bagian dari kampanye global.

Suara.com - Produsen perlengkapan olahraga asal Jerman, Adidas, menyampaikan permohonan maaf resmi usai kampanye promosi lokal mereka di Israel memicu gelombang kecaman hingga seruan boikot global. Langkah ini diambil manajemen Adidas setelah publik menyoroti keterlibatan seorang mantan prajurit Israel yang kehilangan kakinya saat bertugas.

Model dalam iklan tersebut adalah Shalev Biton, veteran tentara Israel yang mengalami cedera dan amputasi kaki kiri pada tahun 2021. Pihak Adidas menampilkan foto Biton bersama sepuluh atlet difabel lainnya di toko-toko resmi mereka di Israel untuk mempromosikan program inovatif layanan khusus.

Sayangnya, pemilihan Biton sebagai figur iklan langsung membentur sensitivitas publik yang membandingkan kondisinya dengan penderitaan ribuan warga Palestina di Gaza yang mengalami kecacatan akibat konflik tentara Israel. Aktor kenamaan asal Spanyol, Javier Bardem, bahkan secara terbuka mengajak jutaan pengikutnya untuk memboikot produk Adidas.

Seruan boikot global terhadap Adidas meluas setelah mempromosikan mantan tentara Israel dalam kampanye terbarunya. (Al Jazeera)
Seruan boikot global terhadap Adidas meluas setelah mempromosikan mantan tentara Israel dalam kampanye terbarunya. (Al Jazeera)

Merespons tekanan massal yang kian membesar, manajemen pusat Adidas akhirnya merilis pernyataan resmi untuk meredam situasi. Perusahaan mengakui adanya kekeliruan dalam pemilihan figur promosi dan menyampaikan rasa penyesalannya.

“Kami mengakui bahwa gambar yang digunakan selama inisiatif lokal baru-baru ini telah menimbulkan kekhawatiran dan reaksi keras. Tidak pernah ada niat kami untuk menyinggung siapa pun dan kami meminta maaf kepada mereka yang terdampak,” ungkap pernyataan resmi Adidas seperti dikutip oleh kantor berita Turki, Anadolu.

Pihak produsen apparel olahraga tersebut memberikan klarifikasi bahwa materi promosi tersebut murni dirancang oleh tim lokal mereka di Israel. Manajemen memastikan strategi pemasaran itu bukan bagian dari kampanye global perusahaan yang dijalankan secara serentak di negara lain.

Inisiatif yang menjadi sorotan tersebut sebenarnya merupakan bagian dari program layanan bertajuk Single Shoe. Program inklusif ini dirancang khusus untuk mempermudah konsumen difabel amputasi agar dapat membeli satu buah sepatu saja tanpa harus membayar sepasang penuh.

Sistem pembelian khusus ini sejatinya telah diluncurkan sejak Januari di 23 negara kawasan Eropa dengan skema harga setengah dari harga normal. Adidas sebenarnya berencana memperluas jangkauan program ini ke berbagai pasar baru di Eropa, Asia, hingga Timur Tengah.

Isu ini mencuat di tengah meningkatnya sensitivitas masyarakat dunia terhadap latar belakang figur yang diangkat dalam promosi komersial merek global, terutama yang berkaitan dengan latar belakang militer Israel. Sorotan publik internasional dengan cepat mengubah program kemanusiaan untuk difabel ini menjadi kontroversi politik dan sosial.

baca juga

Tekanan publik serta seruan aksi boikot dari kalangan figur publik internasional akhirnya memaksa Adidas bertindak cepat guna menjaga reputasi globalnya. Raksasa perlengkapan olahraga tersebut kini memikul tantangan besar untuk tetap melanjutkan program inklusifnya tanpa memicu ketegangan baru di wilayah sensitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Adidas Diboikot?

Kenapa Adidas Diboikot?

News | Rabu, 09 September 2026 | 12:11 WIB

Seruan Boikot Adidas Meluas Usai Promosi Sepatu Gandeng Mantan Tentara Israel

Seruan Boikot Adidas Meluas Usai Promosi Sepatu Gandeng Mantan Tentara Israel

News | Rabu, 09 September 2026 | 11:49 WIB

Serangan Zionis Israel di Lebanon Tewaskan Belasan Orang

Serangan Zionis Israel di Lebanon Tewaskan Belasan Orang

Video | Rabu, 09 September 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang Pekan Ini, Hidup Terasa Jauh Lebih Mudah

5 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang Pekan Ini, Hidup Terasa Jauh Lebih Mudah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Temui Abdul Mu'ti, DPR Minta Penanganan Bullying Tak Hanya Jadi Tugas Kemendikdasmen

Temui Abdul Mu'ti, DPR Minta Penanganan Bullying Tak Hanya Jadi Tugas Kemendikdasmen

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:34 WIB

IPO BUMN Paling Cepat Bisa Berlangsung 2028

IPO BUMN Paling Cepat Bisa Berlangsung 2028

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Dari Ancaman PHK hingga Pemulihan Industri, 3 Kebijakan Ini Jadi Sorotan

Dari Ancaman PHK hingga Pemulihan Industri, 3 Kebijakan Ini Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kuota BBM Pertalite Mau Ditambah, APBN Bisa Jebol?

Kuota BBM Pertalite Mau Ditambah, APBN Bisa Jebol?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Biaya Hidup Meroket, Gaji Stagnan: Kenapa Anak Muda yang Disalahkan?

Biaya Hidup Meroket, Gaji Stagnan: Kenapa Anak Muda yang Disalahkan?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:25 WIB

×