Bukan Gegara Sowan ke Jokowi, PDIP Buka Pemicu Pemecatan Achmad Hidayat: Ada Pidana dan Perdata!

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 14 September 2026 | 16:27 WIB
Bukan Gegara Sowan ke Jokowi, PDIP Buka Pemicu Pemecatan Achmad Hidayat: Ada Pidana dan Perdata!
Ketua DPP PDIP, Said Abdullah. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Ketua DPP PDIP Said Abdullah membantah klaim Achmad Hidayat bahwa pemecatannya disebabkan oleh kunjungan ke Joko Widodo.
  • Said Abdullah menyatakan pemecatan Achmad Hidayat dilatarbelakangi oleh berbagai pelanggaran internal partai yang bersifat perdata dan pidana.
  • Achmad Hidayat menyampaikan terima kasih kepada DPP PDIP setelah dipecat karena pernah berkontribusi dalam pemenangan Pemilu 2024.

Suara.com - PDI Perjuangan (PDIP) akhirnya angkat bicara meluruskan klaim mantan kadernya, Achmad Hidayat, mengenai alasan pemecatannya.

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, secara tegas membantah isu yang menyebutkan bahwa pencabutan status keanggotaan Achmad murni disebabkan oleh aksi sowan ke Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Said mengungkapkan ada sederet rekam jejak pelanggaran lain yang menjadi pertimbangan utama partai banteng tersebut.

"Oh, ada anggota dari PDI Perjuangan namanya Achmad Hidayat. Dia menyatakan bahwa menurut dia, dia dipecat karena sowan ke Pak Jokowi," kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Menurut Said, publik tidak tahu bahwa pelanggaran yang dilakukan oleh Achmad sudah menumpuk di internal partai.

"Yang terjadi sesungguhnya, terlalu banyak pelanggaran yang dilakukan oleh Achmad Hidayat yang tidak kami sampaikan ke publik, dan bahkan Achmad Hidayat ini berkoar-koar, kalau kita ngelihat record-nya dia di Instagram dia, dia itu berani mati untuk membela Ibu Mega. Tapi kelakuannya jauh dari apa yang menjadi concern partai dan instruksi Ibu Mega," katanya.

Menurutnya, tidak ada yang bisa dipercaya dari pernyataan Achmad Hidayat soal dirinya dipecat karena sowan ke Jokowi.

"Sudahlah, kan bukan hanya dia yang ke Pak Jokowi. Orang tiap hari mondar-mandir ke Pak Jokowi, kita biasa-biasa saja. Pak Jokowi ke mana, kita ke mana, kita jalannya sudah berbeda. Sehingga nggak ada urusan. Tidak ada orang datang ke Pak Jokowi dipecat," ujarnya.

Saat ditanya soal pelanggaran yang dilakukan Achmad, Said menyinggung soal pelanggaran pidana juga ada pelanggaran perdata.

baca juga

"Ada perdata, ada pidana. Nah, silakan kepada berbagai pihak yang kena korban dari Achmad Hidayat untuk menuntut ke APH," pungkasnya.

Sebelumnya, Achmad Hidayat buka suara setelah DPP PDI Perjuangan atau PDIP memutuskan memecat dirinya dari keanggotaan partai.

Alih-alih memberikan perlawanan, Achmad menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang pernah diberikan untuk berkontribusi dalam perjalanan politik PDI Perjuangan.

Achmad mengakui kontribusinya terhadap partai tidak besar. Namun, dia merasa pernah terlibat dalam sejumlah agenda pemenangan PDI Perjuangan di Surabaya, termasuk pada Pemilu 2024.

Salah satu kontribusi yang disebutnya adalah membantu mempertahankan kepemimpinan PDI Perjuangan di DPRD Kota Surabaya setelah Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

“Terima kasih DPP PDI Perjuangan sudah diberikan kesempatan berpartisipasi walaupun kecil terhadap perjalanan pemenangan partai pada Pileg 2024, mempertahankan kepemimpinan Ketua DPRD di Kota Surabaya,” kata Achmad melansir Beritajatim--jaringan Suara.com, Senin (14/9/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi

Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:05 WIB

Jokowi Diminta Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Serahkan Keputusan ke Hakim

Jokowi Diminta Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Serahkan Keputusan ke Hakim

News | Sabtu, 12 September 2026 | 10:41 WIB

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:16 WIB

Terkini

Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman

Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:50 WIB

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×