- Nemerina Uamang berhasil dievakuasi tim gabungan setelah bertahan 21 hari di hutan Papua Tengah.
- Korban disandera kelompok TPNPB-OPM di Distrik Jila sejak 17 Agustus hingga ditemukan 7 September 2026.
- Rekan korban bernama Yosina meninggal dunia di hutan akibat tidak mendapatkan asupan makanan yang memadai.
Nemerina kemudian dibawa menggunakan Helikopter Bell Polri P-3002 milik Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026. Dia tiba di Landasan Heli Mako Yon B Pelopor Sat Brimobda Papua Tengah sekitar pukul 09.08 WIT sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Timika.
“Kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara yang ada di Timika untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan untuk mendukung fisiknya agar kembali menjadi baik dan stabil. Sekarang masih dalam proses pemulihan,” jelas Yusuf.
Kasus penyanderaan tersebut merupakan bagian dari aksi kelompok bersenjata di Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Agustus 2026.
Total sembilan perempuan dilaporkan disandera dan dibawa ke dalam hutan. Sementara dua warga lainnya menjadi sasaran setelah menolak ikut dibawa.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak sebelumnya menyebut seorang ibu tewas ditembak, sedangkan anak perempuannya dibuang ke jurang hingga mengalami patah kaki.