Profil dan Rekam Jejak Arif Sugiyanto, Eks Bupati Kebumen dan Mantan Polisi yang Terjaring OTT KPK

Bangun Santoso

Rabu, 16 September 2026 | 11:45 WIB
Profil dan Rekam Jejak Arif Sugiyanto, Eks Bupati Kebumen dan Mantan Polisi yang Terjaring OTT KPK
Mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto (kiri) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (15/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto terjaring OTT KPK di Jabodetabek pada Senin, 14 September 2026.
  • KPK menetapkan Arif sebagai tersangka kasus suap pengurusan HGB Summarecon Bogor di Kementerian ATR/BPN.
  • Arif Sugiyanto bersama tujuh tersangka lainnya resmi ditahan di Rutan KPK selama 20 hari pertama.

Suara.com - Nama mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto alias Gus Arif, menjadi sorotan publik usai terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Jabodetabek pada Senin (14/9/2026).

Arif resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) Summarecon Bogor dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Penetapan status hukum tersebut menambah panjang babak perjalanan hidup Arif Sugiyanto yang sebelumnya dikenal memiliki latar belakang beragam, mulai dari anggota kepolisian, pengusaha, hingga pimpinan daerah.

Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan

Arif Sugiyanto lahir di Kebumen, Jawa Tengah, pada 10 Juni 1977. Ia merupakan putra dari pasangan Sugito, seorang sopir, dan Satinah, seorang guru taman kanak-kanak. Masa kecil Arif dihabiskan di Dukuh Ketugon, Desa Muktisari, Kecamatan Kebumen.

Pendidikan formal tingkat dasar ditempuhnya di SD Negeri 6 Panjer. Arif kemudian melanjutkan studi ke SMP Negeri 3 Kebumen dan menamatkan pendidikan menengah atas di SMA Negeri Prembun.

Setelah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah, Arif menempuh jenjang sarjana di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI) Jakarta.

Berdasarkan dokumen profil pasangan calon Pilkada 2024, ia juga menyelesaikan pendidikan magister hukum di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) pada periode 2021–2023.

Karier di Kepolisian dan Dunia Bisnis

baca juga

Sebelum memasuki arena birokrasi dan politik praktis, Arif Sugiyanto meniti karier sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Pengabdiannya di korps Bhayangkara berlangsung selama dua dekade, terhitung sejak 1997 hingga masa dinasnya berakhir pada 2017.

Selepas dari kepolisian, Arif merambah sektor swasta dengan menduduki posisi strategis sebagai komisaris di PT Bumi Indah Properties pada rentang waktu 2017 hingga 2018.

Pengalaman di dunia korporasi tersebut dijalaninya sebelum memutuskan masuk ke birokrasi pemerintahan daerah.

Kiprah Politik dan Kepemimpinan di Kebumen

Karier politik Arif bermula saat terpilih menjadi Wakil Bupati Kebumen sisa masa jabatan 2019–2021, mendampingi Bupati Yazid Mahfudz.

Pada Pilkada Kebumen 2020, Arif melangkah maju sebagai calon bupati bersama Ristawati Purwaningsih sebagai calon wakil bupati.

Sebagai pasangan calon tunggal yang berhadapan dengan kotak kosong, pasangan Arif-Ristawati berhasil memenangkan kontestasi dengan perolehan suara sekitar 60,8 persen.

Arif dilantik menjadi Bupati Kebumen pada 26 Februari 2021. Selama menjabat, ia sempat menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Koperasi tingkat Madya dari Dewan Koperasi Indonesia pada 2022.

Di ranah sosial kemasyarakatan, Arif pernah mengemban amanah sebagai Bendahara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen, memimpin Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kebumen, serta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kebumen.

Ia juga tercatat sebagai Wakil Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) Jawa Tengah.

Pada Pilkada Kebumen 2024, Arif kembali berpasangan dengan Ristawati Purwaningsih.

Pasangan petahana ini mendaftar ke KPU Kabupaten Kebumen pada 28 Agustus 2024 dengan dukungan koalisi partai politik, termasuk PDI Perjuangan, Golkar, PPP, PKS, PAN, Perindo, PBB, dan Partai Buruh, serta mengantongi rekomendasi resmi dari DPD Partai Golkar Kebumen.

Namun, kontestasi tersebut dimenangkan oleh pasangan penantang, Lilis Nuryani-Zaeni Miftah, yang sekaligus menyudahi masa jabatan Arif sebagai orang nomor satu di Kebumen.

Tersandung Operasi Tangkap Tangan KPK

KPK melakukan penangkapan terhadap 17 orang dalam OTT di Jabodetabek pada Senin (14/9/2026), termasuk Arif Sugiyanto.

Setelah pemeriksaan intensif selama 1x24 jam dan gelar perkara di Gedung Merah Putih KPK, penyidik menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam perkara pengurusan HGB Summarecon Bogor.

Empat dari delapan tersangka disebut merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, yakni politikus Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, Arif Sugiyanto, Erwin, dan Muhammad Fakhry. Keempatnya diduga berperan sebagai perantara sekaligus pengepul uang pengurusan izin pertanahan.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyampaikan penetapan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti.

"Betul ada empat orang yang diduga kepercayaan menteri, ya. Ini kan kita dapat berdasarkan keterangan-keterangan yang dikumpulkan oleh tim, kemudian juga beberapa dari barang bukti BBE yang diamankan oleh penyidik," ujar Taufik dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Empat tersangka lainnya dalam perkara ini adalah Dirjen Pengendalian Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Direktur Utama PT Summarecon Adrianto Pitojo Adi, dan pihak swasta Rizal Pahlevi.

KPK melakukan penahanan terhadap para tersangka selama 20 hari pertama, terhitung sejak 15 September hingga 4 Oktober 2026, di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Kali Jadi Tersangka KPK, Fahd A Rafiq Terancam Hukuman Maksimal sebagai Residivis

Tiga Kali Jadi Tersangka KPK, Fahd A Rafiq Terancam Hukuman Maksimal sebagai Residivis

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:27 WIB

Bos Blueray Akui Setor Rp21 M untuk Djaka, KPK Tunggu Fakta Persidangan

Bos Blueray Akui Setor Rp21 M untuk Djaka, KPK Tunggu Fakta Persidangan

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:23 WIB

Seharusnya Jadi Saksi, Eks Menhub Budi Karya Sumadi Tak Hadir di Sidang Banding Kasus DJKA

Seharusnya Jadi Saksi, Eks Menhub Budi Karya Sumadi Tak Hadir di Sidang Banding Kasus DJKA

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:15 WIB

Peran 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Suap HGB Summarecon

Peran 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Suap HGB Summarecon

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:07 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:58 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Terkini

Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup

Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:45 WIB

Pemain Ini Dianggap Biang Kerok Kekalahan Memalukan Manchester United dari Chelsea

Pemain Ini Dianggap Biang Kerok Kekalahan Memalukan Manchester United dari Chelsea

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:42 WIB

Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim

Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:41 WIB

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:21 WIB

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:15 WIB

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:13 WIB

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:12 WIB

Jejak Kontroversi Willie Salim: dari Rendang Hilang, Giveaway Settingan hingga Viral di Bundaran HI

Jejak Kontroversi Willie Salim: dari Rendang Hilang, Giveaway Settingan hingga Viral di Bundaran HI

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 16:05 WIB

Super Gemas! 5 Lip Scrub Kemasan Jar Mungil untuk Bibir Halus dan Lembap

Super Gemas! 5 Lip Scrub Kemasan Jar Mungil untuk Bibir Halus dan Lembap

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:00 WIB

Kiky Saputri Ngenyek Rakyat Jelata dari Jet Pribadi Viral Lagi, Windah Basudara Serukan Rumbling

Kiky Saputri Ngenyek Rakyat Jelata dari Jet Pribadi Viral Lagi, Windah Basudara Serukan Rumbling

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 16:00 WIB

×