Update Kondisi TKI Pasca Serangan Houthi ke Makkah Arab Saudi, Apakah Ada Evakuasi?

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 17 September 2026 | 15:48 WIB
Update Kondisi TKI Pasca Serangan Houthi ke Makkah Arab Saudi, Apakah Ada Evakuasi?
Milisi Houthi merilis video klaim penembakan jet F-15 Arab Saudi di wilayah Marib. (Houthi)
baca 10 detik
  • Pekerja migran Indonesia di Arab Saudi belum mengajukan aduan kepulangan pascaserangan drone Houthi.

  • Pemerintah Indonesia meningkatkan koordinasi dan imbauan keamanan bagi seluruh WNI di Timur Tengah.

  • Pasukan pertahanan udara Arab Saudi berhasil mencegat drone Houthi sebelum memasuki ruang udara Makkah.

Suara.com - Pemerintah Indonesia belum mencatat adanya permintaan pulang dari TKI atau WNI di Arab Saudi pascamasuknya ancaman udara militer Houthi ke Mekkah Arab Saudi. Para pekerja migran Indonesia dipastikan masih bertahan dan menjalankan aktivitas pekerjaan seperti biasa.

Kondisi lapangan yang relatif terkendali membuat situasi kerja maupun aktivitas ibadah umrah tetap bergulir tanpa hambatan berarti. Meskipun demikian, otoritas terkait terus memperketat pengawasan di kawasan rawan konflik.

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia memastikan tidak ada laporan darurat yang masuk dari WNI pasca-insiden keamanan tersebut. Seluruh perwakilan diplomatik terus bersiap mendampingi warga di lapangan.

Ekspansi Houthi di Laut Merah memaksa negara Teluk mempertimbangkan diplomasi langsung dengan Iran demi stabilitas ekonomi. (Media Houthi)
Ekspansi Houthi di Laut Merah memaksa negara Teluk mempertimbangkan diplomasi langsung dengan Iran demi stabilitas ekonomi. (Media Houthi)

"Belum ada aduan dari PMI (yang) mau pulang terkait dengan adanya serangan kemarin, belum," kata Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis.

Laporan berkala terus dikirimkan oleh pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah guna memastikan keselamatan warga negara. Penjagaan ketat pasukan Arab Saudi berhasil menghalau potensi bahaya sebelum mendekati kawasan pemukiman dan tempat suci.

Langkah preventif langsung diambil oleh Kementerian Luar Negeri melalui seluruh saluran komunikasi resmi di kawasan Timur Tengah. Himbauan berisi peringatan bahaya telah disebarkan secara masif agar seluruh warga tetap waspada.

"Sampai hari ini, dari perwakilan kami sudah memberikan peringatan-peringatan kepada WNI kita agar menghindari wilayah-wilayah yang potensinya terdampak konflik; tetapi sampai hari ini, seperti (ibadah) umroh, berjalan seperti biasa. Jadi, belum ada sesuatu yang signifikan terjadi," jelas Mukhtarudin.

Pemerintah mengandalkan skema pemantauan intensif bersama para diplomat dan atase ketenagakerjaan di negara-negara semenanjung Arab. Langkah mitigasi bencana dan rencana evakuasi telah disiapkan apabila situasi politik kawasan mendadak memburuk.

"Kami sudah melakukan komunikasi rutin dengan perwakilan kami yang ada di luar negeri, khususnya negara-negara timur tengah, ya. Ada atase kami di sana, ada Kementerian (Luar Negeri) juga, kami rajin untuk me-monitor situasi," kata Mukhtarudin.

baca juga

Ketegangan militer ini bermula saat sistem pertahanan udara Arab Saudi berhasil melumpuhkan pesawat nirawak musuh di sektor selatan. Serangan udara yang mengincar ruang udara Kota Suci Makkah tersebut langsung dinetralisir sebelum memakan korban.

Eskalasi keamanan di wilayah Semenanjung Arabia kembali meningkat setelah milisi Houthi meluncurkan serangan udara terarah pada Selasa malam, 15 September 2026, pukul 18.50 waktu setempat. Ini menjadi insiden kedua yang mengancam kawasan Makkah setelah percobaan penembakan rudal balistik pada Juli 2017 silam.

"Pada Selasa malam, 15 September 2026, pukul 18.50 waktu setempat, Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah drone musuh yang diluncurkan oleh milisi Houthi teroris, sebelum memasuki wilayah udara terlarang di Kota Suci Makkah," kata juru bicara tersebut.

Juru bicara resmi Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, mengutuk keras manuver militer yang menyasar kawasan penyebaran agama Islam tersebut. Pihak koalisi menilai tindakan ini sebagai bentuk provokasi ekstrem yang membahayakan jutaan umat Muslim di dunia.

"Tindakan ini hanya dapat digambarkan sebagai perbuatan tercela dan upaya untuk menargetkan tempat turunnya wahyu, tanah tempat risalah disampaikan, serta tujuan yang menjadi tempat berlabuhnya hati jutaan umat Islam dari seluruh dunia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Houthi Kasih Bukti Tembak Jatuh Jet F-15 Arab Saudi, Kondisinya Mengerikan

Houthi Kasih Bukti Tembak Jatuh Jet F-15 Arab Saudi, Kondisinya Mengerikan

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:39 WIB

Rudal Pencegat Arab Saudi Tipis, Kerajaan Minta Bantuan ke Prancis dan Inggris Bertahan dari Houthi

Rudal Pencegat Arab Saudi Tipis, Kerajaan Minta Bantuan ke Prancis dan Inggris Bertahan dari Houthi

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:41 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Terkini

Kecoa Sering Keluar dari Saluran Air Kamar Mandi? Ini Cara Membasmi-Mencegahnya Datang Lagi

Kecoa Sering Keluar dari Saluran Air Kamar Mandi? Ini Cara Membasmi-Mencegahnya Datang Lagi

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 15:45 WIB

Menteri HAM Pigai: Aparat Selalu Bela Non-Papua, Rasisme Jadi Penghambat Keadilan di Papua!

Menteri HAM Pigai: Aparat Selalu Bela Non-Papua, Rasisme Jadi Penghambat Keadilan di Papua!

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:42 WIB

Dividen Rp120 Triliun Jadi Sorotan, Danantara Segera Bertemu Menkeu Baru

Dividen Rp120 Triliun Jadi Sorotan, Danantara Segera Bertemu Menkeu Baru

Video | Kamis, 17 September 2026 | 15:40 WIB

Infinix XPAD 30 Pro Resmi di Indonesia: Layar 2.5K, Baterai 8.200 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Infinix XPAD 30 Pro Resmi di Indonesia: Layar 2.5K, Baterai 8.200 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 15:40 WIB

Houthi Kasih Bukti Tembak Jatuh Jet F-15 Arab Saudi, Kondisinya Mengerikan

Houthi Kasih Bukti Tembak Jatuh Jet F-15 Arab Saudi, Kondisinya Mengerikan

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:39 WIB

Cedera Otot Jay Idzes Tak Bisa Dianggap Sepele, Timnas Indonesia Terancam Tanpa Kapten

Cedera Otot Jay Idzes Tak Bisa Dianggap Sepele, Timnas Indonesia Terancam Tanpa Kapten

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 15:38 WIB

Buka Rekening BritAma di Platarun Makassar Langsung Dapat Cashback!

Buka Rekening BritAma di Platarun Makassar Langsung Dapat Cashback!

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 15:36 WIB

Menyingkap Filosofis dan Makna Tersirat di Balik Film The Sheep Detectives

Menyingkap Filosofis dan Makna Tersirat di Balik Film The Sheep Detectives

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 15:35 WIB

Eks PSIM Yogyakarta Ungkap Sisi Gila Sepak Bola Indonesia: Sampai Tak Bisa Keluar Rumah

Eks PSIM Yogyakarta Ungkap Sisi Gila Sepak Bola Indonesia: Sampai Tak Bisa Keluar Rumah

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 15:34 WIB

Apakah Aman Menaruh Microwave di Atas Kulkas? Hati-Hati, 4 Bahaya Ini Mengintai Dapur

Apakah Aman Menaruh Microwave di Atas Kulkas? Hati-Hati, 4 Bahaya Ini Mengintai Dapur

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 15:33 WIB

×