Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Galih Prasetyo

Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB
Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System
Ilustrasi Anggota Polri - Penerimaan Tamtama Polri (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan jurnalisme warga berfungsi sebagai peringatan dini bagi kepolisian di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
  • Analis politik Boni Hargens menilai Polri harus beradaptasi dengan memanfaatkan informasi digital masyarakat untuk mengevaluasi fungsi penegak hukum.
  • Informasi dari warga dapat menjadi instrumen strategis memetakan ancaman keamanan apabila dikelola secara tepat dan diverifikasi.

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menilai maraknya citizen journalism atau jurnalisme warga dapat menjadi sistem peringatan dini (early warning system) bagi institusi kepolisian.

Pernyataan itu disampaikan Listyo Sigit dalam acara Kompolnas Awards di Jakarta, Jumat (18/9/2026). Menurutnya, keluhan dan laporan masyarakat kini semakin mudah tersebar melalui berbagai platform digital.

Di era digital, masyarakat dapat merekam, melaporkan, sekaligus menyebarluaskan sebuah peristiwa secara langsung. Media sosial, kanal video daring, hingga grup percakapan menjadi bagian dari lanskap informasi yang bergerak cepat dan sulit dikendalikan secara terpusat.

Analis politik dan isu intelijen Boni Hargens menilai pandangan Kapolri tersebut menunjukkan adanya upaya Polri beradaptasi dengan perubahan zaman.

Menurut Boni, perkembangan teknologi digital semestinya diikuti perubahan paradigma dalam pelaksanaan fungsi kepolisian, terutama dalam membaca informasi yang muncul dari masyarakat.

"Era digital yang ditandai oleh amorfisme informasi di ruang maya sudah seharusnya membawa perubahan pada paradigma penegak hukum dalam mengevaluasi dan meredefinisi makna dan pelaksanaan dari peran serta fungsi mereka di tengah masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Boni.

Akademisi Universitas Indonesia itu menjelaskan, amorfisme informasi menggambarkan karakter informasi digital yang tidak memiliki bentuk tetap. Informasi dapat berubah, menyebar ke berbagai arah, dan sulit dikontrol hanya melalui satu pusat informasi.

Karena itu, menurut Boni, kepolisian tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan konvensional dalam mengumpulkan informasi. Institusi penegak hukum membutuhkan pola kerja yang lebih responsif dan adaptif terhadap perkembangan ruang digital.

"Dibutuhkan sebuah paradigma baru yang lebih responsif, adaptif, dan mampu memanfaatkan sumber-sumber informasi terbuka secara cerdas dan terstruktur," kata Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) tersebut.

baca juga

Citizen Journalism sebagai Sumber Informasi Terbuka

Boni juga melihat citizen journalism sebagai salah satu sumber informasi terbuka atau open source yang dapat dimanfaatkan institusi keamanan dan penegak hukum.

Menurut dia, informasi yang berasal dari masyarakat dapat menjadi bahan analisis untuk membaca berbagai potensi gangguan keamanan, sepanjang dikelola dengan metode yang tepat dan diverifikasi secara memadai.

"Informasi yang berasal dari masyarakat luas ini, bila dikelola dengan metode yang tepat, dapat menjadi instrumen strategis dalam pemetaan potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan keamanan (ATHG)," ujar Boni.

Kerangka ATHG, kata Boni, merupakan salah satu instrumen yang digunakan dalam kajian keamanan nasional. Pemanfaatan informasi dari jurnalisme warga dinilai dapat memperkaya analisis karena berasal dari kondisi lapangan yang aktual.

"Dengan memanfaatkan citizen journalism sebagai salah satu sumber masukan, analisis ATHG dapat dilakukan secara lebih komprehensif, berbasis data lapangan yang aktual, dan mencerminkan kondisi riil yang dirasakan masyarakat," katanya.

Polri Dinilai Perlu Adaptif

Boni menilai pernyataan Listyo Sigit menunjukkan pola pikir yang menurutnya cerdas, ideal, dan kontekstual dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.

"Lebih dari sekadar respons terhadap fenomena media, ini mencerminkan kesiapan institusi Polri untuk bertransformasi sesuai tuntutan demokrasi modern," kata Boni dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu (20/9/2026).

Ia menjelaskan, pemanfaatan kecerdasan kolektif masyarakat digital dapat menjadi salah satu sumber informasi terbuka untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Namun, informasi dari masyarakat tetap membutuhkan pengelolaan dan verifikasi. Arus informasi digital yang cepat juga membuat aparat perlu memilah antara informasi faktual, laporan awal, dan informasi yang belum terkonfirmasi.

Boni menilai pendekatan tersebut juga sejalan dengan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam negara hukum. Terlebih, batas antara ruang fisik dan ruang digital semakin tipis seiring cepatnya pertukaran informasi.

Dalam pandangannya, hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam negara demokrasi tidak semestinya berjalan satu arah. Warga yang aktif memberikan informasi dapat menjadi bagian dari ekosistem keamanan, sementara aparat tetap memiliki tanggung jawab untuk memverifikasi dan menindaklanjuti laporan sesuai prosedur hukum.

"Warga yang aktif melapor dan berpartisipasi melalui jurnalisme digital merupakan mitra strategis dalam menjaga keamanan nasional," ujar Boni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

Kapolri Minta Pengusaha Tak Takut Laporkan Premanisme: Jangan Bikin Investor Ragu

Kapolri Minta Pengusaha Tak Takut Laporkan Premanisme: Jangan Bikin Investor Ragu

News | Jum'at, 11 September 2026 | 14:20 WIB

Jamin Keamanan Investasi, Kapolri Perintahkan Sikat Habis Premanisme di Kawasan Industri!

Jamin Keamanan Investasi, Kapolri Perintahkan Sikat Habis Premanisme di Kawasan Industri!

News | Jum'at, 11 September 2026 | 14:02 WIB

Dapat Gangguan Pungli? Kapolri Minta Pengusaha Segera Lapor Polisi

Dapat Gangguan Pungli? Kapolri Minta Pengusaha Segera Lapor Polisi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:55 WIB

Terkini

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 17:25 WIB

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:20 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 17:03 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 17:00 WIB

Manga The Failure at God School Karya Natsu Hyuga Resmi Diadaptasi Anime TV

Manga The Failure at God School Karya Natsu Hyuga Resmi Diadaptasi Anime TV

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:58 WIB

Nelayan 60 Tahun Hilang Saat Melaut, Perahu Ditemukan Tanpa Awak

Nelayan 60 Tahun Hilang Saat Melaut, Perahu Ditemukan Tanpa Awak

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:56 WIB

Daftar Weton Paling Pandai Mencari Uang dan Pantang Menyerah

Daftar Weton Paling Pandai Mencari Uang dan Pantang Menyerah

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 16:40 WIB

Warna Mobil Pembawa Hoki: Begini Cara Memilihnya Menurut Panduan Feng Shui

Warna Mobil Pembawa Hoki: Begini Cara Memilihnya Menurut Panduan Feng Shui

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 16:39 WIB

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Sore Ini: Tembus 10 Besar Raup 4 Medali

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Sore Ini: Tembus 10 Besar Raup 4 Medali

Sport | Minggu, 20 September 2026 | 16:37 WIB

×