Kekerasan Seksual Dominasi Kasus di Sekolah, Pelaku Didominasi Orang Dewasa

Bella, Lilis Varwati

Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB
Kekerasan Seksual Dominasi Kasus di Sekolah, Pelaku Didominasi Orang Dewasa
ilustrasi kekerasan seksual (freepik)
baca 10 detik
  • FSGI mencatat kekerasan seksual mendominasi 60 persen dari total 100 kasus kekerasan di sekolah sepanjang Januari-September 2026.
  • Pelaku kekerasan seksual sebagian besar adalah orang dewasa di lingkungan pendidikan yang menyalahgunakan relasi kuasa mereka.
  • Dampak serius dari kekerasan tersebut meliputi kehamilan dan empat korban kekerasan fisik yang meninggal dunia pada 2026.

Suara.com - Kekerasan seksual menjadi jenis kekerasan yang paling banyak ditemukan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Dari 100 kasus kekerasan yang dicatat FSGI, sebanyak 60 persen di antaranya merupakan kekerasan seksual.

Berbeda dengan kekerasan fisik yang mayoritas dilakukan sesama murid, pelaku kekerasan seksual justru didominasi orang dewasa di lingkungan pendidikan.

"Pelaku kekerasan seksual didominasi oleh orang dewasa di sekolah seperti guru/ustad, kepala sekolah/pimpinan ponpes, satpam dan pembina eksul. Sejumlah santriwati korban kekerasan seksual hamil, bahkan ada yang melahirkan dalam pondok pesantren tanpa bantuan tenaga medis," kata Ketua Umum FSGI Fahriza Marta Tanjung dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).

FSGI menemukan sejumlah modus yang memanfaatkan posisi dan relasi kuasa pelaku terhadap anak.

Modus tersebut antara lain mengancam korban dengan nilai jelek atau tidak naik kelas, melakukan child grooming, mengirim foto maupun video tidak senonoh ke ponsel korban, hingga merekam korban ketika tertidur dalam kegiatan di luar sekolah, perlombaan, atau ekstrakurikuler.

Ada pula pelaku yang menggunakan iming-iming pendidikan gratis, biaya kuliah, pengobatan penyakit, hingga pemberian keberkahan untuk mendekati korban.

Dampak yang dialami korban juga serius. FSGI mencatat sejumlah santriwati korban kekerasan seksual sampai mengalami kehamilan. Bahkan, terdapat korban yang melahirkan di lingkungan pondok pesantren tanpa bantuan tenaga medis.

"Selain itu kekerasan seksual secara daring seperti menggunakan AI dan kirim materi pornografi juga terjadi, tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa tetapi juga murid. Korban kekerasan seksual tidak hanya siswi/santriwati tetapi juga siswa/santri," lanjut Fahriza.

Sementara itu, kekerasan fisik mencapai 36 persen dari keseluruhan kasus. Jenis kekerasan ini lebih banyak dilakukan sesama murid dan mayoritas berupa pengeroyokan serta penganiayaan.

baca juga

FSGI mencatat empat korban kekerasan fisik pada 2026 meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Korban termuda yang tercatat berusia tujuh tahun, yakni murid SD di Pemalang, Jawa Tengah.

Dalam catatan sebelumnya, FSGI juga menyebut pelaku kekerasan seksual di lingkungan pendidikan didominasi pihak internal yang memiliki posisi terhadap korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

100 Kasus Kekerasan di Sekolah Selama 2026, FSGI Minta Permendikdasmen Nomor 6/2026 Dievaluasi

100 Kasus Kekerasan di Sekolah Selama 2026, FSGI Minta Permendikdasmen Nomor 6/2026 Dievaluasi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:26 WIB

FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah hingga September 2026, 60 Persen Kekerasan Seksual

FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah hingga September 2026, 60 Persen Kekerasan Seksual

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Geruduk DPR Siang Ini, BEM SI Bawa 4 Tuntutan: Realisasikan Pendidikan Gratis Sekarang!

Geruduk DPR Siang Ini, BEM SI Bawa 4 Tuntutan: Realisasikan Pendidikan Gratis Sekarang!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:03 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Dari Lantai Pabrik ke Laku Hening, Perjalanan Guru Sabdo Roso Mengenalkan Kawruh Jawa

Dari Lantai Pabrik ke Laku Hening, Perjalanan Guru Sabdo Roso Mengenalkan Kawruh Jawa

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:00 WIB

Kabar Baik Guru dan Nakes! APBN 2027 Tanggung Gaji PPPK Daerah Rp23 Triliun

Kabar Baik Guru dan Nakes! APBN 2027 Tanggung Gaji PPPK Daerah Rp23 Triliun

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:16 WIB

Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN 2027, Pemerintah Siapkan Rp 23 Triliun

Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN 2027, Pemerintah Siapkan Rp 23 Triliun

News | Selasa, 29 September 2026 | 13:00 WIB

Komnas Perempuan Catat 17 Kasus Perkosaan Libatkan Pejabat Publik

Komnas Perempuan Catat 17 Kasus Perkosaan Libatkan Pejabat Publik

News | Senin, 28 September 2026 | 19:51 WIB

Komnas Perempuan Catat 225 Kasus Pemaksaan Aborsi, 90,7% Pelakunya Pasangan intim

Komnas Perempuan Catat 225 Kasus Pemaksaan Aborsi, 90,7% Pelakunya Pasangan intim

News | Senin, 28 September 2026 | 14:46 WIB

Terkini

Review Reborn Rookie: Ketika Kehilangan Segalanya Membawa Perubahan Baik

Review Reborn Rookie: Ketika Kehilangan Segalanya Membawa Perubahan Baik

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:30 WIB

PELOPOR 2026, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi

PELOPOR 2026, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi

Sumbar | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:29 WIB

6 Fakta Sapi Madura Berkaki Enam Juara Kontes APPSI Piala Presiden 2026

6 Fakta Sapi Madura Berkaki Enam Juara Kontes APPSI Piala Presiden 2026

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:28 WIB

BGN Uji Coba MBG Model Prasmanan di 60 Dapur, Klaim Makanan Masih Hangat dan Habis

BGN Uji Coba MBG Model Prasmanan di 60 Dapur, Klaim Makanan Masih Hangat dan Habis

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:27 WIB

100 Kasus Kekerasan di Sekolah Selama 2026, FSGI Minta Permendikdasmen Nomor 6/2026 Dievaluasi

100 Kasus Kekerasan di Sekolah Selama 2026, FSGI Minta Permendikdasmen Nomor 6/2026 Dievaluasi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:26 WIB

BRI dan KPK Perkuat Gerakan Antikorupsi melalui PELOPOR 2026

BRI dan KPK Perkuat Gerakan Antikorupsi melalui PELOPOR 2026

Jogja | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Ada Helikopter, Pesawat, Hingga BYD, Daftar Kendaraan Mewah Korupsi MBG Disita Kejagung

Ada Helikopter, Pesawat, Hingga BYD, Daftar Kendaraan Mewah Korupsi MBG Disita Kejagung

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Surat MA Nyasar ke PA, Bupati Gowa Duga Sabotase Usai Putusan Pemakzulan

Surat MA Nyasar ke PA, Bupati Gowa Duga Sabotase Usai Putusan Pemakzulan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:22 WIB

BRI-KPK Siapkan Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

BRI-KPK Siapkan Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

Jawa Tengah | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:22 WIB

Urutan Zodiak Paling Berkuasa Ditakuti dan Disegani dalam Lingkungan Sosial

Urutan Zodiak Paling Berkuasa Ditakuti dan Disegani dalam Lingkungan Sosial

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:20 WIB

×