YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB
YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak
Menkomdigi, Meutya Hafid menyampaikan, menetapkan aturan bahwa platform yang memiliki tingkat risiko tinggi tidak diperbolehkan untuk diakses oleh anak-anak. Hal tersebut dipaparkannya dalam acara seminar dan diskusi publik yang diselenggarakan oleh Kosgoro 1957 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/10/2026). [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Kemenkomdigi menerapkan pendekatan berbasis risiko untuk membatasi akses anak terhadap media sosial berisiko tinggi.
  • Menteri Meutya Hafid menyampaikan aturan tersebut di Kompleks Parlemen Jakarta pada hari Senin tanggal 26 Oktober 2026.
  • Kebijakan ini bertujuan mendorong penyedia platform digital agar merancang sistem yang aman bagi tujuh puluh juta anak Indonesia.

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) menerapkan pendekatan berbasis risiko (risk-based approach) untuk membatasi akses anak-anak terhadap platform media sosial di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan bahwa Indonesia menetapkan aturan yang melarang anak-anak mengakses platform dengan tingkat risiko tinggi.

Hal tersebut dipaparkannya dalam seminar dan diskusi publik yang diselenggarakan Kosgoro 1957 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/10/2026).

"Jadi berbeda dengan Australia yang langsung mengatakan platform A, B, C—sebut saja seluruh sosial media yang kita kenal—itu langsung dikatakan ini di-ban untuk anak-anak. Nah, kalau di Indonesia kita mengatakan platform dengan risiko tinggi itu tidak boleh untuk anak-anak," kata Meutya.

Ia pun mengungkapkan platform media sosial yang masuk dalam penilaian berisiko tinggi bagi anak-anak.

"Platform YouTube kita anggap berisiko tinggi, berarti tidak boleh untuk anak-anak. Platform seluruh grup Meta: Instagram, Threads, apa lagi itu juga kita anggap risiko tinggi, maka tidak boleh untuk anak-anak," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa klasifikasi tersebut bertujuan mendorong penyedia layanan media sosial untuk berbenah dan merancang platform yang aman bagi pengguna berusia muda.

"Ini artinya memberi ruang kalau platformnya mau berubah menjadi platform yang ramah anak, maka dia bisa kita turunkan risikonya dan dapat diakses anak-anak kita," ungkapnya.

Meutya mengatakan pemerintah juga ingin mendorong platform media sosial untuk menurunkan tingkat risiko bagi anak-anak.

baca juga

"Kita harapkan adalah gerakan dari para platform risiko tinggi untuk merendahkan risiko mereka demi mengakses pangsa pasar digital anak-anak di Indonesia yang angkanya adalah 70 juta anak-anak. Jadi di bawah 16 tahun itu adalah 70 juta," jelasnya.

Penilaian risiko sebuah platform didasarkan pada kriteria 7K yang disusun bersama para pakar, akademisi, dan dokter, meliputi:

Konten: Konten yang dianggap tidak pantas untuk anak-anak.
Kontak: Fitur yang memungkinkan anak berkomunikasi dengan orang tak dikenal, seperti pesan langsung (direct message/DM).
Kecanduan: Unsur yang berpotensi memicu adiksi pada pengguna.
Komersialisasi: Praktik komersialisasi yang melibatkan anak.
Kesehatan mental: Potensi gangguan psikologis pada anak.
Kondisi fisik: Dampak fisik akibat penggunaan berlebihan, seperti gangguan pada mata.
Keamanan data: Perlindungan terhadap data pribadi anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Take Down Konten Kebakaran Hutan, Meutya Hafid Singgung Algoritma

Bantah Take Down Konten Kebakaran Hutan, Meutya Hafid Singgung Algoritma

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:55 WIB

YouTube Uji Coba Sembunyikan Tombol Dislike, Pengguna Harus Klik Menu Tambahan

YouTube Uji Coba Sembunyikan Tombol Dislike, Pengguna Harus Klik Menu Tambahan

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Kecanduan hingga Child Grooming, Meutya Hafid Ungkap Alasan Akses Digital Anak Dibatasi

Kecanduan hingga Child Grooming, Meutya Hafid Ungkap Alasan Akses Digital Anak Dibatasi

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Pakai Facebook dan Instagram untuk Bisnis? Meta Berpotensi Mengambil Data Situs Web

Pakai Facebook dan Instagram untuk Bisnis? Meta Berpotensi Mengambil Data Situs Web

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:31 WIB

Bukan Sekadar Dokumen, Meutya Hafid Dorong Arsip Digital Jadi Dasar Kebijakan

Bukan Sekadar Dokumen, Meutya Hafid Dorong Arsip Digital Jadi Dasar Kebijakan

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Langganan Konten Eksklusif Artis, Worth It atau Justru Bikin Rugi?

Langganan Konten Eksklusif Artis, Worth It atau Justru Bikin Rugi?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Indonesia Cari Jalan Cepat Kejar AS China di Sektor Digital

Indonesia Cari Jalan Cepat Kejar AS China di Sektor Digital

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Cara Berhenti Langganan Instagram Eksklusif Artis, Begini Langkah Mudahnya

Cara Berhenti Langganan Instagram Eksklusif Artis, Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Langganan Instagram Eksklusif Syifa Hadju Bayar Berapa? Isi Kontennya Jadi Sorotan

Langganan Instagram Eksklusif Syifa Hadju Bayar Berapa? Isi Kontennya Jadi Sorotan

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:22 WIB

250 Frekuensi Diamankan untuk MotoGP Mandalika, Komdigi Cegah Gangguan Komunikasi

250 Frekuensi Diamankan untuk MotoGP Mandalika, Komdigi Cegah Gangguan Komunikasi

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Terkini

Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh

Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Perbedaan Melasma, Lentigo, dan Hiperpigmentasi Bekas Jerawat pada Kulit: Kenali Ciri-cirinya

Perbedaan Melasma, Lentigo, dan Hiperpigmentasi Bekas Jerawat pada Kulit: Kenali Ciri-cirinya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra

Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Kolaborasi Unik Stanley 1913 x ZO&FRIEND Resmi Hadir, Siap Jadi Item Wajib Penggemar G-DRAGON!

Kolaborasi Unik Stanley 1913 x ZO&FRIEND Resmi Hadir, Siap Jadi Item Wajib Penggemar G-DRAGON!

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:41 WIB

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Bahlil: Pertamina Selalu Diremehkan!

Bahlil: Pertamina Selalu Diremehkan!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:28 WIB

DPR Soroti Perundungan di Sekolah hingga Kampus, Pemerintah Diminta Segera Bergerak

DPR Soroti Perundungan di Sekolah hingga Kampus, Pemerintah Diminta Segera Bergerak

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:25 WIB

3 Urutan Skincare Malam Skintific untuk Tampilan Glass Skin, Wajah Bening Bercahaya

3 Urutan Skincare Malam Skintific untuk Tampilan Glass Skin, Wajah Bening Bercahaya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×