Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:47 WIB
Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Menteri Meutya Hafid mendorong platform digital menerapkan transparansi batasan usia melalui mekanisme penilaian mandiri.
  • Kemenkomdigi menyampaikan aturan baru ini pada seminar Kosgoro 1957 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.
  • Kebijakan tersebut bertujuan agar platform menyediakan pengaturan sesuai usia serta mencegah paparan konten berbahaya bagi anak.

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) mendorong penyedia platform digital di Indonesia agar lebih transparan dalam menetapkan batasan usia penggunanya melalui mekanisme penilaian mandiri.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyampaikan hal tersebut dalam acara seminar dan diskusi publik yang diselenggarakan oleh Kosgoro 1957 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/10/2026).

"Kita ingin nanti ke depan mereka seperti di perfilman, Bapak/Ibu, mereka sudah bisa jujur untuk menilai dirinya sendiri: 'Kami pantas untuk 17 tahun ke atas atau dewasa,' 'Kami pantas untuk anak-anak,' gitu. Jadi supaya ada keterbukaan," ujar Meutya.

Ia mengungkapkan, bahwa selama ini para platform digital belum menerapkan keterbukaannya soal batasan usia pengguna.

"Hal yang sangat sederhana seperti itu sebelumnya tidak pernah dilakukan, semua merasa bahwa mereka cukup aman untuk 13 tahun ke atas," tuturnya.

Menurutnya, langkah ini didorong melalui Peraturan Pemerintah (PP) untuk memastikan platform menyediakan pengaturan yang sesuai usia serta menerapkan verifikasi pengguna.

Ia meyakini perkembangan teknologi terkini dapat membantu platform mengenali profil usia penggunanya.

"Tapi kita yakini dengan era AI saat ini, dengan teknologi yang berbagai macam inovasinya, kita meyakini bahwa platform sebetulnya bisa mengetahui penggunanya ini ada di usia berapa. Mulai dari foto-foto yang tentu sering di-upload, kemudian juga perilaku. Jadi perilaku anak sama perilaku orang tua beda," jelasnya.

Selain penilaian risiko dan verifikasi usia, Meutya juga menegaskan kewajiban platform untuk menyediakan mekanisme pelaporan yang mudah diakses serta aktif mencegah dan mengurangi risiko paparan konten berbahaya bagi anak.

baca juga

"Menyediakan mekanisme pelaporan yang mudah diakses, mencegah dan mengurangi risiko paparan konten berbahaya, dan lain-lain," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Akibat Paparan Matahari Usia 45 Tahun

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Akibat Paparan Matahari Usia 45 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:05 WIB

4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Urutan Pemakaian Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas, 7 Langkah Bikin Kulit Awet Muda

Urutan Pemakaian Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas, 7 Langkah Bikin Kulit Awet Muda

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Kolaborasi Unik Stanley 1913 x ZO&FRIEND Resmi Hadir, Siap Jadi Item Wajib Penggemar G-DRAGON!

Kolaborasi Unik Stanley 1913 x ZO&FRIEND Resmi Hadir, Siap Jadi Item Wajib Penggemar G-DRAGON!

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:41 WIB

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Bahlil: Pertamina Selalu Diremehkan!

Bahlil: Pertamina Selalu Diremehkan!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:28 WIB

DPR Soroti Perundungan di Sekolah hingga Kampus, Pemerintah Diminta Segera Bergerak

DPR Soroti Perundungan di Sekolah hingga Kampus, Pemerintah Diminta Segera Bergerak

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:25 WIB

3 Urutan Skincare Malam Skintific untuk Tampilan Glass Skin, Wajah Bening Bercahaya

3 Urutan Skincare Malam Skintific untuk Tampilan Glass Skin, Wajah Bening Bercahaya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Gen Z Suka Code-Mixing, Memperkaya atau Justru Merusak Bahasa Indonesia?

Gen Z Suka Code-Mixing, Memperkaya atau Justru Merusak Bahasa Indonesia?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Stasiun BNI City Makin Padat, Akses Pejalan Kaki dari Kawasan Karet Mulai Dibangun

Stasiun BNI City Makin Padat, Akses Pejalan Kaki dari Kawasan Karet Mulai Dibangun

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Alasan Kain Mikrofiber Sebaiknya Tidak Digunakan Lagi Setelah Terjatuh

Alasan Kain Mikrofiber Sebaiknya Tidak Digunakan Lagi Setelah Terjatuh

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×