Alasan Kain Mikrofiber Sebaiknya Tidak Digunakan Lagi Setelah Terjatuh

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:10 WIB
Alasan Kain Mikrofiber Sebaiknya Tidak Digunakan Lagi Setelah Terjatuh
Ilustrasi kain mikrofiber. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Pemilik kendaraan menggunakan kain mikrofiber lembut untuk membersihkan bodi serta kaca mobil secara efektif.
  • Kain mikrofiber yang terjatuh ke tanah berisiko memerangkap pasir dan kerikil mikroskopis pada serat halusnya.
  • Penggunaan kain terkontaminasi tersebut berdampak pada timbulnya goresan halus yang mengurangi estetika permukaan mobil.

Suara.com - Penggunaan kain mikrofiber kini menjadi andalan para pemilik kendaraan untuk merawat bodi mobil agar tetap bersih dan terawat. Dibandingkan dengan spons tradisional atau kain lap biasa, handuk ini jauh lebih lembut, memiliki daya serap tinggi, efektif untuk membersihkan kaca, serta aman digunakan pada permukaan cat mobil.

Kain mikrofiber umumnya terbuat dari serat poliester yang sangat halus. Tingkat ketebalan seratnya dapat bervariasi berdasarkan kualitas, di mana ukuran seratnya bisa mencapai 1/100 dari diameter rambut manusia. Dalam satu inci persegi, handuk ini mampu memuat lebih dari 200.000 serat yang sangat efektif mengangkat kotoran, debu, dan residu menempel di bagian eksterior maupun interior.

Kendati demikian, karakteristik serat tersebut membuat kain mikrofiber mudah memerangkap kotoran kecil. Apabila handuk tidak sengaja terjatuh saat proses pencucian atau pengeringan, serat halusnya berisiko menempelkan partikel pasir atau kerikil mikroskopis dari tanah.

"Semua serat itu dapat memerangkap kotoran yang tidak diinginkan dan menimbulkan risiko ketika digunakan kemnbali," dikutip dari Carscoops, Senin (26/10/2026).

Jika handuk yang telah terkontaminasi pasir tersebut tetap dipakai mengelap bodi mobil, permukaannya berisiko menimbulkan goresan halus melingkar yang dapat mengurangi estetika kendaraan. Walaupun kain mikrofiber bisa dicuci menggunakan mesin cuci atau deterjen khusus pembersih sisa minyak, lilin, dan poles, pencucian tidak selalu menjamin seluruh partikel debu hilang sepenuhnya.

Apabila kain mikrofiber terjatuh ke tanah, langkah paling aman adalah tidak menggunakannya lagipada bodi kendaraan. Pemilik mobil dapat memanfaatkan kembali handuk tersebut untuk keperluan lain yang tidak berisiko, atau dialihkan khusus untuk membersihkan area interior mobil seperti panel pintu dan dasbor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinar UV Mengancam Bodi Mobil, Ini Cara Mencegah Cat Kusam Saat Musim Kemarau

Sinar UV Mengancam Bodi Mobil, Ini Cara Mencegah Cat Kusam Saat Musim Kemarau

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

Cara Mengatasi Bintik Karat Pada Bodi Mobil yang Tak Bisa Dianggap Sepele

Cara Mengatasi Bintik Karat Pada Bodi Mobil yang Tak Bisa Dianggap Sepele

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 14:17 WIB

Sederhana, Ini Cara Merawat Cat Mobil agar Tidak Kusam Terkena Cuaca Panas

Sederhana, Ini Cara Merawat Cat Mobil agar Tidak Kusam Terkena Cuaca Panas

Otomotif | Selasa, 07 April 2026 | 08:15 WIB

Terkini

Alasan Kain Mikrofiber Sebaiknya Tidak Digunakan Lagi Setelah Terjatuh

Alasan Kain Mikrofiber Sebaiknya Tidak Digunakan Lagi Setelah Terjatuh

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Raih Medali Emas Panahan, Daffa Indika dan Dimas Maulana Kompak Angin Jadi Tantangan

Raih Medali Emas Panahan, Daffa Indika dan Dimas Maulana Kompak Angin Jadi Tantangan

Surakarta | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Dikeroyok Perguruan Silat hingga 7 Tahun Koma, Kompol Aditia Menghembuskan Nafas Terakhir

Dikeroyok Perguruan Silat hingga 7 Tahun Koma, Kompol Aditia Menghembuskan Nafas Terakhir

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Jakarta Running Festival dan Konser Kanye West Beri Dampak Ekonomi Rp625 Miliar

Jakarta Running Festival dan Konser Kanye West Beri Dampak Ekonomi Rp625 Miliar

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Prabowo Panggil Yusril Bahas Definisi Korupsi, Revisi UU Tipikor Mengemuka

Prabowo Panggil Yusril Bahas Definisi Korupsi, Revisi UU Tipikor Mengemuka

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Musim Hujan Butuh Skincare Apa? Ini List Produk Wajib agar Kulit Tetap Sehat

Musim Hujan Butuh Skincare Apa? Ini List Produk Wajib agar Kulit Tetap Sehat

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Turun Langsung ke Cilacap, Ini Deretan Aspirasi Warga yang Diterima Wapres Gibran dan Sekda Jateng

Turun Langsung ke Cilacap, Ini Deretan Aspirasi Warga yang Diterima Wapres Gibran dan Sekda Jateng

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Mentan Sebut Indonesia Mulai Ekspor Singkong Pekan Depan

Mentan Sebut Indonesia Mulai Ekspor Singkong Pekan Depan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:56 WIB

1314 Orang Ditangkap dalam Demonstrasi di Prancis, 53 Petugas Keamanan Jadi Korban

1314 Orang Ditangkap dalam Demonstrasi di Prancis, 53 Petugas Keamanan Jadi Korban

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Wali Kota Janjikan Halte Transjabodetabek Bekasi Setara Milik Jakarta

Wali Kota Janjikan Halte Transjabodetabek Bekasi Setara Milik Jakarta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:56 WIB

×