- Ibu dan anak asal Bogor tewas dibunuh suami siri di Madiun.
- Pembunuhan dipicu motif cemburu dan kebohongan pelaku yang terbongkar di hotel.
- Jasad korban digiling dan dibakar pelaku untuk menghilangkan jejak kejahatan.
Pasalnya, saat membawa jasad korban ke rumah, pelaku langsung mengarah ke area belakang pekarangan rumah tanpa sepengetahuan sang istri.
Fakta kepolisian juga mengungkap bahwa istri sah sama sekali tidak mengetahui bahwa suaminya telah menikah siri lagi dengan korban, mengingat DBM sebelumnya mengaku telah menduda saat mendekati Dini.
Polisi pun meluruskan bahwa istri sah tidak pernah melarikan diri dari proses penyelidikan.
4. Jasad Korban Digiling dan Dibakar untuk Hilangkan Jejak
Cara pelaku menghilangkan jejak tergolong luar biasa dingin dan terencana. DBM diketahui sengaja membeli sebuah mesin penggiling daging baru.
Jasad kedua korban kemudian digiling, lalu dibakar di area belakang rumah.
Pelaku bahkan sempat membeli kantong plastik sampah berukuran besar dari tetangganya yang memiliki usaha plastik.
Tetangga sekitar sempat mendengar suara mencurigakan seperti membacok sesuatu di tengah malam, tapi tak menyangka suara tersebut berasal dari aksi pembunuhan.
Setelah aksi biadabnya selesai, mesin penggiling tersebut langsung dijual kembali oleh pelaku guna menghilangkan jejak kejahatan.
5. Sempat Temani Keluarga Korban Lapor Polisi
Sikap dingin DBM terlihat dari kepiawaiannya bersandiwara. Setelah menghabisi kedua korban, DBM justru mendampingi keluarga Dini yang datang jauh-jauh dari Bogor untuk membuat laporan orang hilang di Mapolres Madiun Kota pada 5 Oktober.
Aksi pura-pura cemas ini sempat membuat pihak keluarga dan aparat meyakini bahwa ibu dan anak itu benar-benar menghilang selama hampir satu bulan, sebelum akhirnya tim Jatanras mencium kejanggalan dari keterangan pelaku.
6. Bersembunyi di Jombang sebelum Diringkus Tim Jatanras
Setelah menyadari penyelidikan polisi mulai mengerucut padanya, DBM melarikan diri ke luar kota.
Pelarian tersangka akhirnya berakhir di tempat persembunyiannya di kediaman salah satu kerabatnya di kawasan Jombang, Jawa Timur dan diringkus oleh tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim pada Minggu (25/10).
7. Pelaku Dikenal Sosok Pendiam dan Baruu Saja Pergi Haji
Di lingkungan tempat tinggalnya, pelaku dikenal sebagai sosok pria yang berkepribadian pendiam dan tidak pernah terlibat tindak kriminal.
Tak hanya itu, pelaku juga diketahui baru saja ibadah Haji beberapa bulan lalu dan sosoknya dikenal baik.