- Alvin Tedjo yang berdarah Tionghoa-Indonesia terpilih menjadi wali kota Mississauga, Kanada, pada Senin, 26 Oktober 2026.
- Ia berhasil memenangkan pemilihan setelah mengalahkan dua tokoh politik berpengaruh, yaitu Carolyn Parrish dan Bonnie Crombie.
- Tedjo meraih 39,21 persen suara dan akan fokus menangani biaya hidup, perumahan, serta keamanan.
Suara.com - Alvin Tedjo terpilih menjadi wali kota Mississauga, Ontario, Kanada, setelah mengalahkan petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie dalam pemilihan pada Senin, 26 Oktober 2026.
Kemenangan politikus berusia 43 tahun itu menarik perhatian karena Tedjo berasal dari keluarga keturunan Tionghoa-Indonesia yang merantau ke Kanada.
Media Kanada, Urban Mag, melaporkan bahwa orang tua Tedjo menetap di Mississauga ketika ia berusia empat tahun.
Keluarganya meninggalkan Indonesia untuk membangun kehidupan di negara tersebut, sementara Tedjo tumbuh dan mengembangkan karier politiknya di kota yang kini akan dipimpinnya.
Pesan Orang Tua Membentuk Pandangan Hidup
Pengalaman keluarganya sebagai imigran turut membentuk cara Tedjo memandang kehidupan bermasyarakat.
Dalam podcast pada 2025, seperti dikutip Urban Mag, ia mengingat berbagai tantangan yang dihadapi keluarganya setelah menetap di Kanada.
Tedjo juga mengenang pesan orang tuanya yang mendorongnya untuk berani mengambil tindakan ketika melihat sesuatu yang tidak benar.
“Jika melihat sesuatu yang salah, lakukan sesuatu,” demikian pesan orang Tedjo.
![Politisi keturunan Indonesia, Alvin Tedjo memenangkan pemilihan wali kota Mississauga, Kanada, setelah mengalahkan petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/27/98295-alvin-tedjo.jpg)
Tedjo tumbuh di pusat kota Mississauga, tidak jauh dari balai kota, dan mulai menunjukkan ketertarikan terhadap kepemimpinan sejak masih bersekolah.
Ia pernah menjadi presiden dewan siswa di sekolah menengah dan bergabung dengan dewan penasihat pemuda wali kota.
Pada pertengahan 1990-an, ia juga menerima penghargaan Young Citizen of the Year dan bertemu dengan wali kota Mississauga saat itu, Hazel McCallion.
Menempuh Pendidikan Politik dan Teknologi Media
Perjalanan akademik Tedjo mempertemukan bidang ilmu politik dan teknologi komunikasi.
Menurut biografi resminya di situs pemerintah Kota Mississauga, ia menempuh pendidikan sarjana di Queen's University dan meraih gelar magister dalam desain media digital dari Harvard University.
Sebelum terpilih menjadi pejabat publik, Tedjo bekerja sebagai staf politik dan konsultan.
Ia juga berkarier di bidang hubungan pemerintahan serta strategi komunikasi di lingkungan pendidikan tinggi.
Pengalaman tersebut menjadi bekal ketika ia memutuskan terjun langsung ke politik elektoral.
Pada 2018, ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif Ontario di daerah pemilihan Oakville North–Burlington, tetapi hanya menempati posisi ketiga.
Setahun kemudian, Tedjo mengikuti kontestasi kepemimpinan Partai Liberal Ontario.
Upaya tersebut belum membawanya ke posisi tertinggi partai, tetapi menjadi bagian dari perjalanan politiknya sebelum terpilih sebagai anggota Dewan Kota Mississauga pada 2022.
Sempat Kalah, Kini Menang Melawan Dua Tokoh Politik
Sebelum kemenangan pada 2026, Tedjo pernah mencoba merebut jabatan wali kota Mississauga dalam pemilihan sela 2024.
Ia berada di posisi kedua di bawah Carolyn Parrish, yang kemudian menjabat sebagai wali kota.
Dua tahun kemudian, Tedjo kembali mengikuti kontestasi dengan menghadapi Parrish dan Bonnie Crombie, mantan wali kota yang sebelumnya memimpin Mississauga selama sembilan tahun.
Menurut The Local, Tedjo meraih 39,21 persen suara, mengungguli Parrish dengan 27,30 persen dan Crombie dengan 22,74 persen dalam hasil yang saat itu masih menunggu pengesahan resmi.
Fokus pada Biaya Hidup, Perumahan, dan Keamanan
Sebagai wali kota terpilih, Tedjo menghadapi sejumlah persoalan yang menjadi perhatian warga Mississauga, termasuk biaya hidup, ketersediaan perumahan, kemacetan, serta keamanan lingkungan.
Selama menjadi anggota dewan kota, ia terlibat dalam sejumlah komite yang menangani perencanaan pembangunan dan transportasi.
Dalam kampanye wali kota, ia juga mengusulkan pembekuan pajak properti kota serta sejumlah langkah untuk meningkatkan keamanan masyarakat.
Tedjo turut memperoleh dukungan dari Peel Regional Police Association. Menurut The Local, dukungan itu menjadi pengesahan kandidat wali kota pertama dalam sejarah organisasi tersebut.