PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB
PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (ANTARA/Prisca Triferna)
baca 10 detik
  • Sekjen PKS M Kholid menyatakan partainya telah berkomunikasi dengan PDIP pada Rabu 28 Oktober 2026 mengenai polemik ijazah Gibran.
  • PDIP menyambut baik aspirasi publik tersebut sementara PKS masih menunggu respons dari partai politik lainnya di DPR.
  • Kholid mengatakan, partai-partai lainnya juga masih ditunggu responsnya terhadap polemik ijazah ini.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), M Kholid, menyampaikan progres terkini pihaknya dalam menjalin komunikasi dengan partai-partai lain terkait polemik ijazah Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Pimpinan PKS sebelumnya menugaskan fraksinya di DPR RI untuk menjajaki komunikasi lintas partai untuk menindaklanjuti potensi menggulirkan Pansus atau Hak Angket soal ijazah Gibran.

Kholid menuturkan, pihaknya kekinian sudah menjalin komunikasi dengan PDI Perjuangan lewat Sekjennya Hasto Kristiyanto.

"Terakhir komunikasi dengan Sekjen PDIP Mas Hasto. Beliau sampaikan PDIP menyambut baik aspirasi publik terkait Ijazah Gate ini," kata Kholid kepada wartawan, Rabu (28/10/2026).

Sekretaris Jenderal PKS, M Kholid di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026). [Suara.com/Bagaskara]
Sekretaris Jenderal PKS, M Kholid di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026). [Suara.com/Bagaskara]

Usai PDIP memberikan respons positif, Kholid mengatakan, partai-partai lainnya juga masih ditunggu responsnya terhadap polemik ijazah ini.

"Nanti kita liat respon kawan kawan lainnya di DPR ya," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, PKS masih akan terus membuka ruang komunikasi dengan semua pihak.

Saat ditanya penegasan apakah PKS optimis terkait polemik ijazah Gibran ini bisa ditindaklanjuti dengan Pansus atau Hak Angket di DPR, Kholid mengaku kekinian pihaknya akan terus berikhtiar.

"Buat kami ikhtiar dulu, sampaikan aspirasi publik di DPR sambil kita jajaki komunikasi politik dengan kawan-kawan," pungkasnya.

baca juga

Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan kesiapannya untuk mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait polemik ijazah Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

PKS menilai aspirasi publik perlu disuarakan karena kepemimpinan yang baik harus berlandaskan pada kepercayaan (trust).

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera, mengungkapkan, bahwa langkah ini merupakan arahan langsung dari pimpinan partai untuk merespons aduan dari berbagai elemen masyarakat.

"Arahan dari Presiden Al Muzzammil Yusuf, PKS wajib mendengar suara masyarakat. Barusan tadi saya di DPP bertemu dengan banyak sekali elemen yang mengangkat masalah ini, karena mereka menilai keputusan MK punya landasan-landasan hukum yang kuat, sehingga masalah yuridis selesai, sekarang masalah politis," ujar Mardani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Ia menambahkan, bahwa DPP PKS telah menginstruksikan pengurus harian untuk membangun komunikasi politik dengan partai-partai lain guna menyikapi dinamika tersebut.

Putusan MK

Untuk diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menerima gugatan pada Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan pada pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat Pilpres 2024 dengan nomor perkara 01/PHPU.PRES-XXIV/2026.

“Dalam pokok permohonan: menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima,” kata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).

Dalam amar putusannya, MK tidak menerima sejumlah petitum yang sebelumnya diajukan oleh para pemohon.

Di sisi lain, majelis hakim menegaskan bahwa pihaknya tidak menemukan bukti bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sahroni Sebut NasDem Fokus Bekerja Dukung Pemerintah, Belum Ada Perintah Soal Ijazah Gibran

Sahroni Sebut NasDem Fokus Bekerja Dukung Pemerintah, Belum Ada Perintah Soal Ijazah Gibran

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Januari 2027, Progres Sudah 83 Persen

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Januari 2027, Progres Sudah 83 Persen

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:23 WIB

PKS Jajaki Komunikasi dengan Partai Lain soal Polemik Ijazah Gibran

PKS Jajaki Komunikasi dengan Partai Lain soal Polemik Ijazah Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Terkini

PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan

Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB

3 Parfum Lokal yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan, dari Aroma Woody Hangat hingga Manis Nyaman

3 Parfum Lokal yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan, dari Aroma Woody Hangat hingga Manis Nyaman

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Tak Perlu Mahal, Ini 4 Lip Balm untuk Bibir Hitam dan Kering di Bawah Rp30 Ribu

Tak Perlu Mahal, Ini 4 Lip Balm untuk Bibir Hitam dan Kering di Bawah Rp30 Ribu

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan

Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Mainkan Peran Ganda di Film Kembar Tak Sama, Endy Arfian Bongkar Tantangan Terberatnya

Mainkan Peran Ganda di Film Kembar Tak Sama, Endy Arfian Bongkar Tantangan Terberatnya

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:32 WIB

×