NTB.Suara.com – Terlihat harmonis, bukan berarti rumah tangga Inul Daratista dengan suaminya, Adam Suseno mulus-mulus saja. Pasangan yang menikah 28 tahun lalu ini ternyata kerap diterpa badai rumah tangga yang kadang berujung pada permintaan Inul untuk bercerai dari Mas Adam.
Penyanyi dangdut yang terkenal dengan goyang ngebor ini menikah dengan Adam pada 1995. Usia keduanya terpaut sangat jauh. Bahkan, Inul masih sangat muda belia. Inul menikah pada saat usia 16 tahun. Sedangkan Adam pada usia 35 tahun.
Rumah tangga keduanya pun sempat digoyang prahara karena Inul kerap meminta cerai dari Mas Adam. Salah satunya adalah ketika keduanya belum memiliki momongan.
Sebagaimana diketahui, pasangan ini cukup lama belum mendapat anak. Belasan tahun Inul tak kunjung hamil.
Kondisi ini membuat Inul frustasi. Bahkan, dia sempat menyatakan kepada pamannya kalau dia tidak bisa memberi keturunan untuk Adam Suseno, maka biar dicerai saja. Apalagi, dia seperti tidak memiliki harapan bisa punya anak.
“Aku sih sempat minta pisah. Karena kan aku yakin setiap suami itu mengharapkan keturunan,” kata Inul dalam podcast dengan Deddy Corbuzier 27 Oktober 2020 lalu, dikutip Suara Denpasar, Jumat (24/2/2023).
Inul mengatakan, saat itu sudah pernah periksa ke dokter. Kemudian diketahu bahwa sperma Adam sehat. Yang jadi masalah adalah pada Inul karena di dinding Rahim, tempat masuknya sperma, ada miom atau kista yang menghalangi.
“Dan itu tidak bisa hamil. Kekurangan ada di saya. Saya minta cerai. Supaya Mas Adam punya anak dengan yang lain,” terangnya.
Namun, dalam kondisi demikian, Adam mengatakan bahwa dia tidak pernah terbersit untuk menceraikan Inul gara-gara masalah belum punya anak. Dia malah menyatakan ke paman dari Inul bahwa dia tidak akan menceraikan Inul hanya soal anak.
“Mas Adam bilang ke Pak De bahwa punya anak tidak punya anak, susah-senang berdua dinikmati aja,” ujar Inul.
“Gila, wuidih,” kata Deddy menengok ke Adam.
Adam mengatakan mengapa dia begitu dewasa dan sangat bijaksana, karena proses mendapatkan Inul Daratista sebagai istri tidak mudah. Dia bercerita, awalnya perkawinan Adam dan Inul sama-sama tidak direstui dari kedua keluarga masing-masing.
Pernikahan keduanya ditentang karena mereka dari keluarga yang berbeda agama dan suku. Inul Islam dan Jawa, sedangkan Adam beragama Kristen dan Tionghoa.
“Jadi aku mikirnya dari prosesnya (susah bisa menikah dengan Inul),” terang dia.
Adam melanjutkan, dia bersama Inul dikaruniai anak setelah usia pernikahan 14 tahun. Dalam kurun waktu pernikahan 14 tahun itu, dia tidak pernah mempersoalkan masalah anak atau menuntut Inul punya anak.