Seperti Apa Puasa dalam Agama Buddha? Ternyata Tidak Boleh Tidur di Kasur Mewah hingga Pakai Wewangian!

Suara NTB Suara.Com
Selasa, 21 Maret 2023 | 17:15 WIB
Seperti Apa Puasa dalam Agama Buddha? Ternyata Tidak Boleh Tidur di Kasur Mewah hingga Pakai Wewangian!
Ternyata Puasa dalam Agama Buddha juga Tidak Boleh Tidur di Kasur Mewah hingga Pakai Wewangian (Youtube vdk Channel)

NTB.Suara.com - Hampir semua agama mengenal puasa atau menahan diri dari berbagai hal. Terutama makanan. Dalam agama Buddha, juga ada laku puasa.

Bhante Pannavaro Mahathera kepada Achmad Munjid menjelaskan umat Buddha juga memiliki laku atau praktik keagamaan yang disebut dalam bahasa Sansekerta yakni upowasa atau dalam bahasa Pali disebut Uposatha.

“Umat Buddha dianjurkan untuk menjalankan atau praktik puasa pada hari-hari tertentu,” tandas Bhante Pannavaro Mahathera melalui kanal Youtube vdk Channel 28 Mei 2021, dikutip, Selasa (21/3/2023).

Dia mengatakan, yang dianjurkan pada kitab suci adalah pada bulan purnama sempurna, paroh gelap (seminggu setelah Purnama), kemudian bulan gelap, dan paro terang (seminggu setelah bulan gelap). Sekadar diketahui, Bulan Purnama dalam penanggalan dalam Buddha adalah akhir bulan, sehingga, tanggal 1 adalah sehari setelah Bulan Purnama.

“(Puasa) sehari semalam. Mulai pada saat terang tanah, yaitu saat dau-daun sudah tidak terlihat hitam, tapi sudah terlihat hijau, itu adalah awal dari hari. Akhirnya besok menjelang terang tanah,” tandasnya.

Dalam sehari semalam melakukan puasa. Dalam sebulan 4 kali. Jika dijumlahkan, dalam satu tahun terdapat 48 hari Uposatha.

Walau begitu, Bhante Pannavaro mengatakan, lazimnya atau umumnya umat Buddha melakukan pada bulan Purnama dan bulan gelap atau sebulan dua kali.

“Itu pun tidak banyak. Karena puasa yang saya sebutkan itu tidak diwajibkan. Kalau saya boleh pinjam istilah umat Muslim, itu sunah,” tandasnya.

Dalam berpuasa, umat Buddha tidak boleh makan, namun masih boleh minum. Selain itu, juga ada delapan aturan moralitas (Atthasila). Yakni tidak membunuh makhluk hidup, tidak mencuri, tidak melakukan hubungan seksual, tidak bohong.

Baca Juga: Pasti Seruuu, Raffi Ahmad-Nagita Slavina Duet Jadi Host Acara Ramadhan

Selain itu, juga tidak minum-minuman keras maupun obat-obat yang dapat melemahkan kesadaran, tidak makan setelah lewat tengah hari, tidak menikmati hiburan (tarian, musik, pertunjukan, dan sejenisnya) dan memakai wangi-wangian maupun kosmetik untuk mempercantik diri.

Bahkan, dalam puasa ala Buddha ini ada pantangan atau menghindari penggunaan tempat duduk dan tempat tidur yang mewah. (*) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI