ntb

Oknum Mengaku Staf Khusus Gubernur NTB Diduga Tipu Perempuan Asal Kalteng Rp1 Miliar

Suara NTB Suara.Com
Kamis, 23 Maret 2023 | 12:40 WIB
Oknum Mengaku Staf Khusus Gubernur NTB Diduga Tipu Perempuan Asal Kalteng Rp1 Miliar
SA (tengah), perempuan asal Kalimantan Tengah yang diduga jadi korban penipuan. ((ist))

NTB.Suara.com - Seorang pria berinisial MI yang mengaku sebagai Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) H Zulkieflimansyah diduga telah menipu seorang perempuan asal Kalimantan Tengah (Kalteng) berinisial SA (43).

Perempuan itu bahkan telah melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Polres Mataram dengan laporan dugaan penipuan sebesar Rp1 miliar. 

"Saya mencoba melapor ke Polres dan mendapat respon positif, dan saya masih menunggu proses penanganannya. Saya merasa sangat putus asa, saya menangis, saya menjerit, di mana letak keadilan buat saya," katanya.

SA menceritakan kronologis dirinya mengenal MI saat liburan di Bima, beberapa tahun lalu. Ketika itu, MI menjadi seorang sopir kendaraan yang digunakan untuk liburan di Bima. 

Selanjutnya, ia kembali bertemu di Kota Mataram, dan saat itu MI mengaku sebagai Staf Khusus) Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, yang dipekerjakan di Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) NTB.

Bahkan, kata SA, oknum MI tersebut mengaku sebagai Ketua organisasi Islam terbesar di NTB, dan murid Tuan Guru Bajang.

"MI meminta saya buat kerja sama dengannya. Dia mengatakan mumpung karena dia orang dalam dan bisa gampang dapat proyek," ujarnya.

Ia mengatakan MI sering mengirim foto sedang mengikuti rapat dengan kepala dinas dan gubernur. Bahkan sering video call ketika bersama pejabat.

Melihat fakta tersebut, SA mengaku tidak ragu mentransfer uang tanpa ada kuitansi atau pun surat perjanjian dan uang tersebut katanya untuk proyek di Dinas PU, Dinas Perkim, dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB.

Baca Juga: Resep Menu Berbuka Unik untuk Si Kecil, Biar Makin Semangat Menjalankan Puasa

"Saya mentransfer secara bertahap sesuai dengan kebutuhan yang diminta MI. Dana yang saya transfer mencapai kurang lebih Rp1 miliar," tuturnya.

Ia mengatakan MI juga mengaku sebagai duda. Bahkan, berani bersumpah anak dan ibunya mati jika ia berbohong.

Sampai pada akhirnya, SA mengaku mau diajak menikah pada 17 September 2022. Namun setelah menikah MI meminta dirinya mentransfer uang sebesar Rp300 juta. 

"Setelah menikah selama satu bulan, muncul kecurigaan. Akhirnya saya memutuskan untuk melakukan penyelidikan," ucapnya.

Setelah melakukan penyelidikan di Dinas PU, ternyata MI bukan seorang PNS dan Staf Khusus Gubernur NTB yang dipekerjakan di Dinas PU dan Dinas Perkim NTB.

Mengetahui hal itu, SA mengaku terpukul hingga dua kali masuk UGD Rumah Sakit Siloam Mataram. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI