NTB.Suara.com – Gerhana Matahari Hibrida besok, Kamis 20 April 2023 akan melewati Indonesia. Namun, tidak semua wilayah Indonesia berkesempatan dapat menyaksikan gerhana matahari ini.
Simak sejumlah wilayah yang akan dilewati dan tidak dilewati gerhana matahari hibrida berikut ini.
Peneliti dari Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin menyampaikan bahwa gerhana matahari hibrida dapat disaksikan hampir seluruh wilayah Indonesia, meski dalam wujud Gerhana Sebagian.
“Untuk 38 provinsi secara umum mengalami gerhana Matahari sebagian, kecuali lima kabupaten/ kota di Provinsi Aceh," ungkap Andi, dikutip NTB.Suara.com pada Rabu (19/4).
Selain gerhana matahari sebagian, akan ada sejumlah daerah yang mengalami Gerhana Matahari Total ketika gerhana matahari hibrida sedang terjadi.
Hal ini disebabkan oleh permukaan bumi yang melengkung, sehingga kondisi terjadinya gerhana bergantung pada lokasi pengamat.
Berikut sejumlah wilayah Indonesia yang dapat menyaksikan Gerhana Matahari Total.
Maluku
- Pulau Kisar: 13.23.09 WIT (1 menit 10 detik)
- Pulau Maopora: 13.25.05 WIT (0 menit 59 detik)
- Pulau Damar: 13.28.25 WIT (1 menit 24 detik)
- Pulau Watubela: 13.40.49 WIT (1 menit 5 detik)
Papua Barat
- Kepulauan Antalisa: 13.45.14 WIT (1 menit 11 detik)
- Randepandai: 13.50.32 WIT (1 menit 1 detik)
- Roswar: 13.51.45 WIT (0 menit 57 detik)
- Pulau Num: 13.54.45 WIT (1 menit 5 detik)
Baca Juga: Catat! Gerhana Matahari Terjadi 20 April 2023, Tahun Ini Ada 4 Kali, Ini Waktunya
Papua
- Wooi: 13.55.08 WIT (1 menit 11 detik)
- Serui: 13.55.08 WIT (1 menit 11 detik)
- Biak Kota: 13.57.18 WIT (1 menit 5 detik)
Untuk wilayah yang mengalami gerhana matahari hibrida sebagian, Yogyakarta akan menjadi lokasi paling awal gerhana matahari sebagian.
Sedangkan lokasi yang paling awal mengakhiri gerhana Matahari sebagian adalah kota Medan.
Sementara itu, akan ada lima wilayah kabupaten/kota di Provinsi Aceh yang tidak doaat menyaksikan gerhana matahari sebagian. Yaitu Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Besar, dan Kabupaten Pidie. (*/Haryo)