Habisi Nyawa Majikan Lantaran Sakit Hati, PRT: 'Mulut Korban Lebih Sakit!'

Suara NTB

Kamis, 20 April 2023 | 14:19 WIB
Habisi Nyawa Majikan Lantaran Sakit Hati, PRT: 'Mulut Korban Lebih Sakit!'
Polda Metro Jaya tengah mengusut kasus pembunuhan Naema S Bachmid (63) oleh FM (31) dan SDS (49). (Suara.com)

NTB.Suara.com - FM (31) dan SDS (49) menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap majikannya sendiri, Naema S Bachmid (61). Keduanya sengaja membunuh majikannya karena sakit hati.

Berdasarkan keterangan Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indriwienny Panjiyoga, kedua tersangka semula hendak membunuh korban dengan menggunakan racun tikus. Namun, tersangka tak tahan lagi dengan perkataan korban yang menyakiti sehingga memutuskan untuk menghabisi nyawa majikannya sendiri dengan jeratan tali.

"Pelaku sudah enggak tahan jadi tidak jadi menggunakan racun tikus," jelas Panjiyoga di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/4/2023).

Lebih lanjut, tersangka memaparkan sakit hati lantaran korban yang kerap berkata kasar. Bahkan, mereka menuturkan bahwa rasa sakit hati yang dirasakan lebih besar daripada luka yang dialami korban.

"Mulut korban lebih sakit," tutur SDS dengan singkat di Polda Metro Jaya, Jakarta pada Kamis (20/4/2023)

Hasil pemeriksaan awal pihak kepolisian menyebutkan bahwa motif pembunuhan karena sakit hati, di sisi lain juga hendak menguasai mobil milik korban. 

"Awalnya menurut pelaku korban baik. Namun setelah berjalan muncul sikap korban kurang baik. Di situ mereka timbul awalnya mau mencuri kendaraan berkembang membunuh," jelas Panjiyoga.

FM yang merupakan pria berusia 31 dan SDS perempuan 49 tahun hendak melarikan diri ke Bali dan berhasil ditangkap di Banyuwangi, Jawa Timur. 

Narsis

baca juga

Kedua tersangka dihadirkan dalam ekspose yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya lengkap dengan baju tahanan yang berwarna oranye. Namun, tidak seperti tahanan lainnya, tersangka SDS terlihat narsis di hadapan awak media. Tersangka SDS pun sempat menyuruh tersangka FM untuk menunjukan wajahnya ke arah kamera.

"Eh hadap ke sana," tutur SDS sembari menunjuk kamera.

Seusai kegiatan ekspose, SDS pun sempat menyapa ketika disorot kamera. 

"Halo," sapa SDS berjalan kembali ke ruang tahanan dengan tersangka lainnya, FM yang terus menunduk. (*/Haryo)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Fakta Duo ART Habisi Bos Penginapan Pakai Lakban, Terancam Hukuman Mati

5 Fakta Duo ART Habisi Bos Penginapan Pakai Lakban, Terancam Hukuman Mati

News | Kamis, 20 April 2023 | 14:03 WIB

Asa Menjadi PRT Infal Demi Cuan, Cerita Atminati Rela Tinggalkan Keluarga Saat Hari Raya

Asa Menjadi PRT Infal Demi Cuan, Cerita Atminati Rela Tinggalkan Keluarga Saat Hari Raya

News | Kamis, 20 April 2023 | 13:32 WIB

Melihat Indahnya Fenomena Gerhana Matahari Hibrida di Langit Jakarta

Melihat Indahnya Fenomena Gerhana Matahari Hibrida di Langit Jakarta

Foto | Kamis, 20 April 2023 | 13:17 WIB

Terkini

Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia

Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:03 WIB

Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati

Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:01 WIB

Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela

Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:00 WIB

Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit

Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit

Jogja | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:00 WIB

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:56 WIB

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:45 WIB

7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking

7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:43 WIB

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?

Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:40 WIB

×