Ringan Dikantong, Jawa 42 Bobber Edisi Black Mirror

Suara NTB

Kamis, 14 September 2023 | 11:54 WIB
Ringan Dikantong, Jawa 42 Bobber Edisi Black Mirror
Ilustrasi sepeda motor India, Jawa Motorcycle, kembali memukau pecinta roda dua dengan peluncuran terbaru ANTARA suaradotcom (Mutt Motorcycles via ANTARA)

NTB.Suara.com - Pabrikan sepeda motor India, Jawa Motorcycle, kembali memukau pecinta roda dua dengan peluncuran terbaru mereka, Jawa 42 Bobber Edisi Black Mirror.

Kendaraan ini tidak hanya menghadirkan gaya dan desain yang keren, tetapi juga menawarkan harga yang sangat terjangkau, membuatnya menjadi pesaing serius bagi Benelli Patagonian Eagle 250 yang harganya lebih tinggi. 

Dengan spek yang mengesankan dan harga yang bersaing, Jawa 42 Bobber Edisi Black Mirror memberikan nilai luar biasa bagi pengendara yang mencari pengalaman berkendara yang istimewa tanpa harus menguras kantong. Jawa 42 Bobber Edisi Black Mirror memikat mata dengan tampilannya yang elegan dan berkelas. 

Kendaraan ini tetap mempertahankan ciri khas Jawa dengan lampu depan bundar yang ikonik, kluster instrumen digital yang modern, dan setang yang lurus untuk memberikan kenyamanan dalam berkendara. Salah satu elemen desain yang paling mencolok adalah tangki bahan bakar yang dilapisi dengan kromium, memberikan kesan seperti cermin yang sangat menarik.

Jok tunggal berlapis kulit sintetis menambahkan nuansa kemewahan pada kendaraan ini, sementara ukuran jarak sumbu roda yang diperpanjang hingga 1.485 mm memberikan stabilitas ekstra dalam berkendara. Lengkungan spakbor yang menyatu dengan gaya bobber menciptakan tampilan yang kohesif dan unik. Beberapa panel samping diberi sentuhan cat hitam mengilap, sementara sebagian besar ruang mesin disemprot dengan warna hitam matte, memberikan kontras yang menarik.

Jawa 42 Bobber Edisi Black Mirror juga hadir dengan pelek cast wheel (CW) sembilan palang dual tone yang memberikan tampilan yang lebih modern. Namun, penggemar gaya klasik mungkin akan lebih menyukai roda jari-jari seperti yang ada pada tipe reguler.

Meskipun begitu, secara visual, Jawa 42 Bobber Edisi Black Mirror tetap memikat hati dan tidak kalah tampan dibandingkan dengan saingannya, seperti Triumph Bonneville Bobber. Yang terbaik dari semua, kendaraan ini tidak hanya mengesankan dari segi desain, tetapi juga ramah di kantong.

Untuk urusan jantung pacu Jawa 42 Bobber Edisi Black Mirror tetap menggunakan mesin yang sama dengan versi reguler. Mesin ini adalah mesin 334 cc DOHC injeksi langsung yang memberikan performa yang luar biasa.

Tidak hanya tenaganya yang besar, tetapi juga dorongan torsi yang kuat membuat pengalaman berkendara menjadi lebih menyenangkan.

Mesin ini identik dengan yang digunakan pada Jawa Perak, dan dengan pembakaran silinder tunggal yang efisien, mesin ini menghasilkan torsi puncak sebesar 32,74 Nm dan tenaga maksimal sebesar 30 PS.

Penyaluran tenaga ke roda belakang dilakukan melalui girboks manual 6-percepatan yang memberikan pengendalian yang luar biasa.

Pemasangan Assist & Slipper Clutch juga membuat perpindahan gigi menjadi lebih mulus, sementara tuas kopling yang ringan memudahkan dalam pengoperasian.

Salah satu hal yang membuat Jawa 42 Bobber Edisi Black Mirror begitu menonjol adalah harganya yang sangat terjangkau. Di India, kendaraan ini dijual dengan harga sekitar rs 2,25,187, atau setara dengan Rp 41,56 juta.

Konsumen di India juga memiliki opsi untuk melakukan pemesanan dengan membayar booking fee sebesar rs 5,000, atau sekitar Rp 922 ribu.

Dengan harga yang begitu bersaing, Jawa 42 Bobber Edisi Black Mirror menjadi pilihan yang sangat menarik bagi pengendara yang mencari gaya dan performa tanpa harus merogoh terlalu dalam ke kantong mereka.

Kehadiran Jawa 42 Bobber Edisi Black Mirror di India telah mendapatkan respons positif dari pecinta sepeda motor. Namun, pertanyaan besar yang muncul adalah apakah kendaraan ini akan dipasarkan di Indonesia. Masalah harga dan pajak mungkin menjadi faktor penentu dalam keputusan tersebut.

Di Indonesia, pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc hingga 500 cc mencapai 60 persen.

Ini bisa membuat harga kendaraan sekelas Jawa 42 Bobber Edisi Black Mirror menjadi jauh lebih tinggi. Namun, bagi mereka yang menghargai gaya dan kualitas, harga mungkin bukanlah faktor utama dalam pengambilan keputusan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UltraLuxe Festival 2023 Hadirkan Sederet Barang Mewah Bernilai Seni Terbaik: Dari Perhiasan Hingga Jam Tangan

UltraLuxe Festival 2023 Hadirkan Sederet Barang Mewah Bernilai Seni Terbaik: Dari Perhiasan Hingga Jam Tangan

Lifestyle | Minggu, 10 September 2023 | 08:37 WIB

5 Busana Mewah Ameena Anak Atta Aurel, Ada Dress Senilai 2 Kali Lipat UMR Jakarta

5 Busana Mewah Ameena Anak Atta Aurel, Ada Dress Senilai 2 Kali Lipat UMR Jakarta

Lifestyle | Jum'at, 08 September 2023 | 18:32 WIB

Terkini

Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid

Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid

Sumbar | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:12 WIB

Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh

Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB

6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis

6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?

Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:09 WIB

BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat

BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat

Sumut | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:09 WIB

Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI

Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:07 WIB

Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar

Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar

Kalbar | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:06 WIB

Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun

Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:06 WIB

Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara

Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara

Bekaci | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:05 WIB

Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?

Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:05 WIB