Dandelion Bisa Hasilkan Karet untuk Bahan Baku Ban Kendaraan

Liberty Jemadu Suara.Com
Sabtu, 23 Agustus 2014 | 10:25 WIB
Dandelion Bisa Hasilkan Karet untuk Bahan Baku Ban Kendaraan
Ilustrasi tanaman dandelion (Shutterstok).

Suara.com - Seorang ilmuwan perempuan asal Belanda menemukan bahwa bunga dandelion ternyata menyimpan bahan yang berkualitas untuk membuat ban kendaraan bermotor.

Dandelion yang lebih sering dianggap sebagai hama ternyata mempunyai getah yang cukup pada akarnya, yang kualitasnya setara dengan getah karet di negara-negara tropis Asia, seperti Indonesia.

"Orang mengira ini tumbuhan yang mengerikan dan meragukan bagaimana bisa memperoleh material yang cukup dari akar yang berukuran kecil," kata Ingrid van der Meer, pakar biologi Belanda yang berjasa mengungkap keajaiban itu.

Van der Meer dan timnya menemukan getah berkualitas itu pada tipe dandelion yang berasal dari Kazakhstan. Getah pada akar dandelion itu mengandung partikel yang biasa digunakan pada ban kendaraan.

Dalam sebuah uji coba berskala kecil di Amerika Serikat, ditemukan bahwa satu hektar dandelion bisa menyediakan karet yang jumlahnya setara dengan yang dihasilkan oleh perkebunan pohon karet di Asia.

Apa lagi, tanaman dandelion tersebut bisa tumbuh di daerah subtropis seperti Eropa dan Amerika, bahkan pada tanah yang tidak begitu subur. Hal ini tentu saja lebih menguntungkan produsen mobil, karena akan mengurangi biaya impor karet dari wilayah tropis.

Sejauh ini sudah ada beberapa produsen ban yang tertarik dengan riset tersebut. Misalnya saja Bridgestone Corp dan Continental AG, yang bersedia menggelontorkan jutaan dolar untuk melanjutkan riset tersebut.

Industri ban, yang mengonsumsi sekitar dua pertiga karet alam dunia, sejak lama sangat bergantung pada hasil pohon karet di Asia Tenggara, yang nilainya bisa mencapai 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp292 triliun setiap tahunnya.

Bahkan lebih dari 100 tahun sejak karet sintetis ditemukan, industri ban global masih tergantung pada material unik yang hanya bisa dihasilkan oleh pohon karet dan tidak bisa diciptakan oleh teknologi manusia.

Ban mobil penumpang misalnya harus mengandung 10 sampai 40 persen karet alam agar bisa tetap lentur di suhu rendah dan tidak cepat retak. Pada ban truk atau pesawat terbang, kadar karet alam bahkan lebih besar. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI