Indonesia Segera Kalahkan Thailand Sebagai Pengekspor Mobil Terbesar di ASEAN

Liberty Jemadu

Kamis, 02 Oktober 2014 | 09:41 WIB
Indonesia Segera Kalahkan Thailand Sebagai Pengekspor Mobil Terbesar di ASEAN
Ribuan mobil pemudik terjebak kemacetan panjang di kawasan gerbang Tol Plumbon 4 di ruas tol Palikanci, Cirebon, Jabar, Minggu (3/8). [Antara/Andika Wahyu]

Suara.com - Sebuah laporan terbaru dari Economist Inteligence Unit (EIU) memprediksikan bahwa Indonesia akan mengalahkan Thailand sebagai negara pengekspor dan konsumen mobil terbesar di kawasan Asia Tenggara setelah penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Indonesia akan segera merebut posisi Thailand sebagai "Detroit dari Timur" saat MEA diberlakukan akhir tahun depan, demikian kesimpulan laporan EIU bertajuk "ASEAN automotive: Looking to 2015" yang diterima suara.com, Selasa (30/9/2014).

Dengan pemberlakuan MEA, Indonesia dengan populasi yang besar dan ekonomi yang terus bertumbuh akan bisa mendukung industri otomotif di pasar domestik maupun kawasan Asia Tenggara.

Dalam MEA rintanga-rintangan perdagangan bebas di kawasan ASEAN akan mulai dihilangkan. Hilangnya rintangan perdagangan bebas akan melancarkan arus perdagangan dan membuka luas pasar tenaga kerja di negara-negara anggota ASEAN, sehingga meningkatkan kompetisi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menghadapi perkembangan itu, produsen-produsen mobil melihat Asia Tenggara sebagai fokus dalam strategi global. Apa lagi sudah lebih dari 3,6 juta mobil yang terjual di kawasan ini.

Dalam lima tahun ke depan, diperkirakan pasar mobil Asia Tenggara akan naik menjadi 5,3 juta unit, setara dengan penjualan mobil di Rusia dikombinasikan dengan pasar otomotif Brasil.

Dampak utama dari integrasi ekonomi ASEAN adalah kompetisi yang semakin sengit untuk menarik investasi perusahaan-perusahaan otomotif.

"Ini adalah peluang besar bagi kawasan ASEAN untuk menarik investasi dari produsen mobil global, untuk melayani permintaan mobil domestik maupun kawasan," kata Ana Nicholls, analis pasar industri otomotif EIU.

Apa lagi, jelas Nichols, industri otomotif sudah terbukti bisa mengangkat perekonomian sebuah negara dan karenanya pemerintah-pemerintah ASEAN harus memastikan bahwa negara mereka siap menampung investasi dari produsen-produsen mobil di dunia.

Adapun Malaysia tampaknya akan menjadi negara yang paling berat menghadapi MEA, karena produsen-produsen mobil lokalnya seperti Proton dan Perodua, akan menghadapi gempuran produsen-produsen mobil asing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masyarakat Ekonomi ASEAN Akan Membuat Buruh Semakin Miskin

Masyarakat Ekonomi ASEAN Akan Membuat Buruh Semakin Miskin

Bisnis | Senin, 22 September 2014 | 17:15 WIB

Jelang MEA, Bank Lokal Disarankan untuk Merger

Jelang MEA, Bank Lokal Disarankan untuk Merger

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2014 | 13:20 WIB

Tugas Berat Pertama Presiden Terpilih, Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN

Tugas Berat Pertama Presiden Terpilih, Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN

Bisnis | Senin, 14 Juli 2014 | 11:46 WIB

Jelang MEA 2015, Perbankan Nasional Harus Lakukan Konsolidasi

Jelang MEA 2015, Perbankan Nasional Harus Lakukan Konsolidasi

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2014 | 13:30 WIB

Jakarta, Kota Paling Menarik di Mata Perusahaan Asing

Jakarta, Kota Paling Menarik di Mata Perusahaan Asing

Bisnis | Selasa, 15 April 2014 | 11:28 WIB

2015, Indonesia Berpotensi Diserbu Pekerja Asing

2015, Indonesia Berpotensi Diserbu Pekerja Asing

Bisnis | Kamis, 03 April 2014 | 18:02 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×